KEMNAKERKEMNAKER
Jurnal KetenagakerjaanJurnal KetenagakerjaanBeberapa hal yang menjadi perhatian buruh/pekerja dan pemberi kerja dalam UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Pertama, adanya kekhawatiran tentang kemungkinan PHK sepihak karena PHK cukup dilakukan melalui pemberitahuan dari pengusaha tanpa harus didahului dengan perundingan. Meski demikian, penting untuk meluruskan bahwa mekanisme PHK yang disederhanakan bukan bertujuan untuk mendorong PHK sepihak oleh Pemberi Kerja. Dalam Pasal 151 UU Cipta Kerja sudah memberikan dasar para pemangku kepentingan perlu mengupayakan tidak terjadi PHK. Pasal-pasal selanjutnya pun masih memberikan ruang apabila Pekerja tidak terima dengan perlakuan Pemberi Kerja. Mekanisme ini lebih sederhana dengan tetap menghargai, melindungi, dan mendukung pemenuhan hak-hak pekerja. Dengan kata lain, mekanisme ini masih berlandaskan asas keadilan. Kedua, tidak terdapat penjelasan yang memadai mengenai alasan pemangkasan kebijakan pengupahan di UU Cipta Kerja padahal hal ini dianggap relevan bagi Pekerja. Revisi dalam kebijakan pengupahan termasuk dalam upaya reformasi pesangon yang tidak lepas dari upaya penguatan fungsi pesangon sebagai perangkat manajemen risiko, seperti resiko kehilangan pekerjaan. Hal ini diperlukan studi empiris yang melihat apakah angka pengali sebagaimana tercantum dalam aturan turunan UU Cipta Kerja, yakni PP No. 35 Tahun 2021 adalah level yang ideal (atau sesuai dengan kemampuan Pemberi Kerja). Ketiga, tidak dapat dipungkiri bahwa implementasi pesangon pun tidak luput dari perhatian Serikat Pekerja. Misalnya, kaum buruh/pekerja keberatan apabila dikatakan pesangon mudah diterima. Menurut mereka ini sering kali menjadi sengketa di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Oleh karena itu, keberhasilan efektivitas implementasi kebijakan pesangon yang baru mensyaratkan adanya penguatan sistem jaminan sosial.
Pekerjaan utama pemerintah adalah memastikan sistem perlindungan sosial yang masih mengalami tantangan walaupun beberapa reformasi penting juga telah dilakukan.Terakhir, kesulitan dalam manajemen sektor ketenagakerjaan salah satunya juga disebabkan oleh terbatasnya data ketenagakerjaan.Dengan demikian, setiap melakukan perumusan kebijakan ketenagakerjaan perlu untuk selalu melihat tiga stakeholders utama (pemberi kerja, pekerja, dan pencari kerja), serta perlu upaya mitigasi potensi dampak negatif dari implementasi kebijakan.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas PP No. 35 Tahun 2021 dalam mengatur angka pengali pesangon, dengan mempertimbangkan kemampuan Pemberi Kerja dan dampaknya terhadap kondisi ketenagakerjaan. Kedua, penelitian mengenai dampak UU Cipta Kerja terhadap sektor informal perlu dilakukan, khususnya terkait dengan perlindungan sosial dan akses terhadap pelatihan keterampilan. Ketiga, penelitian kuantitatif mengenai efektivitas program JKP dalam mengurangi dampak negatif PHK terhadap pekerja perlu dilakukan, dengan fokus pada peningkatan koordinasi antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan serta penyediaan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih efektif dan berkeadilan, serta mampu meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika ketenagakerjaan, pemerintah dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas, meningkatkan kesejahteraan pekerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
| File size | 1.56 MB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKBARSTIKBAR Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengalaman hidup individu lanjut usia yang mengalami kekerasan di provinsi Leyte dan Biliran. Metode penelitianPenelitian ini bertujuan untuk menentukan pengalaman hidup individu lanjut usia yang mengalami kekerasan di provinsi Leyte dan Biliran. Metode penelitian
GOVERNMENTJOURNALGOVERNMENTJOURNAL Tinjauan literatur menunjukkan bahwa pengelolaan sampah perkotaan di Depok menghadapi tantangan kompleks akibat ketidaksesuaian inovasi teknologi denganTinjauan literatur menunjukkan bahwa pengelolaan sampah perkotaan di Depok menghadapi tantangan kompleks akibat ketidaksesuaian inovasi teknologi dengan
UMSUMS Hal ini disebabkan oleh kesadaran tinggi sopir terhadap kesehatan kerja, dengan melakukan peregangan secara teratur dan menjaga postur tubuh yang benarHal ini disebabkan oleh kesadaran tinggi sopir terhadap kesehatan kerja, dengan melakukan peregangan secara teratur dan menjaga postur tubuh yang benar
UMSUMS Sementara itu, nyeri malam hari dan siang hari menunjukkan korelasi sangat kuat dan signifikan dengan skor BCTQ (sig. 0,000; R = 0,928). Hasil uji regresiSementara itu, nyeri malam hari dan siang hari menunjukkan korelasi sangat kuat dan signifikan dengan skor BCTQ (sig. 0,000; R = 0,928). Hasil uji regresi
UNMERPASUNMERPAS Kegiatan dilaksanakan di Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, dengan melibatkan 10 petani sebagai peserta. Metode pelaksanaan dilakukan melaluiKegiatan dilaksanakan di Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, dengan melibatkan 10 petani sebagai peserta. Metode pelaksanaan dilakukan melalui
RIAURIAU Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sehingga penelitian ini berhasil mengumpulkan data primer melalui wawancara dan observasi langsungMetode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sehingga penelitian ini berhasil mengumpulkan data primer melalui wawancara dan observasi langsung
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Terdapat hubungan antara pekerjaan, sosial budaya dan dukungan keluarga dalam pemberian asi eksklusif pada ibu bayi (0-6 bulan) di wilayah kerja puskesmasTerdapat hubungan antara pekerjaan, sosial budaya dan dukungan keluarga dalam pemberian asi eksklusif pada ibu bayi (0-6 bulan) di wilayah kerja puskesmas
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Pekerjaan di sektor informal sangat berperan penting dalam kehidupan masyarakat. Penerapan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di sektor informal seringPekerjaan di sektor informal sangat berperan penting dalam kehidupan masyarakat. Penerapan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di sektor informal sering
Useful /
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Functionally, both fields had the highest concentration of research-oriented bundles, especially in topic bundles in the Hard Sciences and descriptionFunctionally, both fields had the highest concentration of research-oriented bundles, especially in topic bundles in the Hard Sciences and description
APTIKOMAPTIKOM Penelitian ini menggunakan pendekatan rekayasa perangkat lunak dengan model pengembangan sistem waterfall yang terdiri dari tahapan perencanaan, analisis,Penelitian ini menggunakan pendekatan rekayasa perangkat lunak dengan model pengembangan sistem waterfall yang terdiri dari tahapan perencanaan, analisis,
APTIKOMAPTIKOM Karyawan dengan nilai yang lebih merata menempati peringkat yang lebih tinggi dibandingkan dengan karyawan dengan satu nilai menonjol sehingga penilaianKaryawan dengan nilai yang lebih merata menempati peringkat yang lebih tinggi dibandingkan dengan karyawan dengan satu nilai menonjol sehingga penilaian
IAI TABAHIAI TABAH Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menelusuri nilai-nilai pendidikan yang dapat diambil dari asbab al-nuzul dan bagaimana strategi penanamanOleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menelusuri nilai-nilai pendidikan yang dapat diambil dari asbab al-nuzul dan bagaimana strategi penanaman