MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA

Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira CendikiaJurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia

Upaya percepatan penanganan stunting di perkotaan dilakukan melalui pendekatan keluarga. Hal ini dikaitkan dengan pelaksanaan pola asuh di perkotaan yang diberikan oleh pendamping keluarga selain orang tua balita. Keluarga merupakan unit terkecil yang membentuk karakter dan pola kebiasaan anak dalam mengkonsumsi makanan bergizi dan berperilaku hidup bersih dan sehat. Oleh sebab itu perlunya peningkatan pemahaman keluarga tentang peran keluarga dalam pencegahan stunting pada balita. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan pemahaman keluarga adalah pemberian edukasi metode penyuluhan secara terprogram dengan 3 tahapan yaitu pelaksanaan Pre Test, Penyuluhan tentang Stunting dan Peran keluarga dalam pencegahan stunting dan pelaksanaan Post Test. Hasil didapatkan bahwa perdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan keluarga sebesar 4,85 dan pengetahuan keluarga tentang Peran Keluarga dalam pencegahan stunting sebesar 15,7. Hasil monitoring dan evaluasi pada kunjungan berikutnya didapatkan bahwa 100% ibu dapat menjawab benar tentang pencegahan stunting pada balita. Diharapkan adanya peningkatan derajat kesehatan keluarga, terutama pendamping balita sehingga pola asuh dapat diberikan dengan baik.

Hasil dari penyuluhan ini didapatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan keluarga tentang stunting dan pengetahuan keluarga tentang peran keluarga dalam pencegahan stunting pada balita di Kelurahan Harjosari Pekanbaru.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan program pendampingan keluarga yang lebih komprehensif, dengan melibatkan berbagai pihak seperti tenaga kesehatan, pekerja sosial, dan organisasi masyarakat setempat. Program ini dapat mencakup berbagai aspek, seperti pendidikan gizi, stimulasi perkembangan anak, dan promosi perilaku hidup bersih dan sehat. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas program pendampingan keluarga dalam mencegah stunting pada balita. Penelitian ini dapat menggunakan metode eksperimental atau quasi-eksperimental untuk mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku keluarga sebelum dan setelah program. 3. Menganalisis faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang mempengaruhi keberhasilan program pendampingan keluarga. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif atau kuantitatif untuk memahami dinamika keluarga dan komunitas setempat, serta mengembangkan strategi intervensi yang lebih sesuai dengan konteks lokal.

Read online
File size479.62 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test