APTISIAPTISI

Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT)Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT)

Penelitian ini bertujuan untuk secara empiris menguji dan menganalisis pengaruh Harga dan Kualitas Layanan terhadap Niat Kunjungan Kembali, dengan Kepuasan Pelanggan sebagai variabel mediasi. Penelitian berfokus pada pelanggan Tham‑Tham Garage, sebuah bengkel modifikasi mobil di Cirebon, Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 140 pelanggan yang telah mengunjungi bengkel setidaknya lima bulan sebelumnya. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 3.2.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (β = 0.178, p = 0.045), serta Kualitas Layanan juga memiliki pengaruh positif dan sangat signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (β = 0.715, p = 0.000). Selanjutnya, Kepuasan Pelanggan secara signifikan memengaruhi Niat Kunjungan Kembali. Kepuasan Pelanggan berhasil memediasi hubungan antara Harga dan Niat Kunjungan Kembali (β Indirekt = 0.151, p = 0.046), serta hubungan antara Kualitas Layanan dan Niat Kunjungan Kembali (β Indirekt = 0.605, p = 0.000). Temuan ini menegaskan bahwa Kepuasan Pelanggan merupakan faktor krusial dalam mendorong niat kembali menggunakan layanan modifikasi mobil, dimana harga yang terjangkau dan layanan berkualitas tinggi memberikan kontribusi signifikan terhadap kepuasan tersebut.

Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman faktor‑faktor yang memengaruhi Kepuasan Pelanggan dan Niat Kunjungan Kembali pada bisnis berbasis layanan, khususnya pada konteks Tham‑Tham Garage serta industri modifikasi otomotif yang masih kurang diteliti.Temuan menunjukkan bahwa Harga dan Kualitas Layanan secara langsung serta melalui mediasi Kepuasan Pelanggan berperan krusial, menegaskan pentingnya strategi harga yang kompetitif dan layanan berkualitas tinggi untuk mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan yang semakin ketat.Selain itu, penelitian ini menjadi dasar bagi studi lanjutan untuk mengeksplorasi variasi hubungan tersebut di berbagai budaya, wilayah, dan sektor industri lain, sehingga dapat memperkuat strategi retensi pelanggan secara global.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana persepsi keadilan harga memoderasi pengaruh Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pelanggan di sektor layanan publik, misalnya pada layanan kesehatan di wilayah pedesaan, untuk mengetahui apakah faktor keadilan harga memperkuat atau melemahkan hubungan tersebut serta implikasinya bagi kebijakan tarif. Selanjutnya, studi komparatif lintas budaya dapat menguji apakah hubungan mediasi antara Kepuasan Pelanggan dan Niat Kunjungan Kembali yang ditemukan pada bengkel modifikasi mobil di Indonesia tetap berlaku pada pasar otomotif di negara berkembang lainnya, seperti India atau Brasil, dengan mempertimbangkan perbedaan nilai budaya terhadap harga, harapan layanan, dan loyalitas konsumen. Terakhir, penelitian longitudinal dapat mengevaluasi dampak intervensi peningkatan Kualitas Layanan berbasis teknologi digital—misalnya aplikasi penjadwalan layanan, sistem umpan balik real‑time, dan chatbot layanan pelanggan—terhadap perubahan tingkat Kepuasan Pelanggan dan Niat Kunjungan Kembali selama periode dua tahun, guna menilai keberlanjutan efek mediasi dalam konteks digitalisasi layanan otomotif serta potensi skala penerapan pada industri serupa.

  1. The Role of Customer Satisfaction as a Mediator for Price and Service Quality on Revisit Intention |... att.aptisi.or.id/index.php/att/article/view/699The Role of Customer Satisfaction as a Mediator for Price and Service Quality on Revisit Intention att aptisi index php att article view 699
  2. One moment, please.... moment please wait request verified doi.org/10.34306/attOne moment please moment please wait request verified doi 10 34306 att
Read online
File size341.7 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test