UNRAMUNRAM
Journal of Microbiology, Biotechnology and ConservationJournal of Microbiology, Biotechnology and ConservationBakteri patogen tumbuhan Xanthomonas campestris adalah bakteri Gram-negatif berbentuk batang yang menyebabkan kerusakan pada daun tanaman. Penyakit ini dapat mengakibatkan kerugian ekonomi yang signifikan dan penurunan kualitas produk pertanian. Salah satu metode alternatif untuk mengatasi bakteri ini adalah dengan memanfaatkan rizosfer kangkung pagar (Ipomoea carnea) sebagai agen pengendali hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi antibakteri bakteri rizosfer dari Ipomoea carnea terhadap X. campestris dan untuk mengidentifikasi isolat bakteri dengan aktivitas antibakteri yang ditingkatkan menggunakan metode difusi cakram. Sebanyak 13 isolat bakteri diperoleh dari rizosfer kangkung pagar, menunjukkan koloni bulat yang khas, tepi rata, dan berwarna putih atau krem. Sebanyak 12 isolat Gram-positif dan satu isolat Gram-negatif berhasil diidentifikasi. Penelitian ini menggunakan Analisis Varians (ANOVA) diikuti dengan uji Beda Nyata Terkecil (LSD), menghasilkan temuan bahwa aktivitas penghambatan tertinggi terhadap X. campestris ditunjukkan oleh isolat R1, R3, dan R11, dengan rata-rata diameter zona hambat masing-masing sebesar 20,01 mm, 20,79 mm, dan 20,57 mm. Nilai-nilai ini termasuk dalam kategori penghambatan sangat kuat.
Penelitian ini berhasil mengisolasi 13 isolat bakteri dari rizosfer akar tanaman kangkung pagar (Ipomoea carnea), yang menunjukkan karakteristik morfologi beragam, dengan mayoritas (12 isolat) bersifat Gram-positif dan satu isolat Gram-negatif.Semua isolat bakteri tersebut terbukti memiliki kemampuan antibakteri dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen Xanthomonas campestris.Secara khusus, isolat R1, R3, dan R11 menunjukkan aktivitas penghambatan yang sangat kuat, dengan rata-rata diameter zona hambat masing-masing sebesar 20,01 mm, 20,79 mm, dan 21,57 mm.
Penelitian lanjutan dapat berfokus pada identifikasi taksonomi yang lebih mendalam terhadap isolat-isolat bakteri rizosfer yang menunjukkan potensi penghambatan sangat kuat, seperti R1, R3, dan R11, hingga tingkat spesies menggunakan metode molekuler seperti sekuensing 16S rRNA. Hal ini krusial untuk memahami keanekaragaman mikroba yang berperan dan memastikan keamanan serta efektivitasnya dalam aplikasi pertanian. Selain itu, investigasi lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi secara spesifik senyawa metabolit sekunder yang bertanggung jawab atas aktivitas antibakteri tersebut, bukan hanya menyebutkan jenis senyawanya secara umum. Pemahaman mendalam tentang komponen bioaktif ini akan membuka jalan bagi pengembangan formulasi biopestisida yang lebih terarah dan efisien. Mengingat bahwa studi ini baru bersifat in vitro, tahap berikutnya yang sangat penting adalah menguji efektivitas isolat-isolat tersebut secara in vivo pada tanaman yang terinfeksi Xanthomonas campestris di lingkungan terkontrol atau lapangan. Pengujian spektrum luas terhadap patogen tanaman lain, baik bakteri maupun fungi, juga akan memberikan gambaran komprehensif tentang potensi aplikasi isolat ini sebagai agen pengendali hayati yang serbaguna. Terakhir, penelitian tentang optimasi kondisi pertumbuhan bakteri dan produksi metabolit antibakteri, serta eksplorasi mekanisme kerja spesifik dari senyawa-senyawa tersebut dalam menghambat patogen, akan sangat berharga untuk meningkatkan efikasi dan keberlanjutan solusi biokontrol ini dalam praktik pertanian.
- AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI BAKTERI ENDOFIT ASAL AKAR CIPLUKAN (Physalis angulata L.) TERHADAP Staphylococcus... doi.org/10.23917/biomedika.v13i1.11009AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI BAKTERI ENDOFIT ASAL AKAR CIPLUKAN Physalis angulata L TERHADAP Staphylococcus doi 10 23917 biomedika v13i1 11009
- Perbanyakan anggrek Dendrobium sp. secara in vitro: Faktor-faktor keberhasilannya | Filogeni: Jurnal... doi.org/10.24252/filogeni.v1i2.21992Perbanyakan anggrek Dendrobium sp secara in vitro Faktor faktor keberhasilannya Filogeni Jurnal doi 10 24252 filogeni v1i2 21992
- Efektivitas Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiactica L.) Sebagai Anti Kontaminan Dalam Pertumbuhan Kultur... doi.org/10.55043/agroteknika.v5i1.147Efektivitas Ekstrak Daun Pegagan Centella asiactica L Sebagai Anti Kontaminan Dalam Pertumbuhan Kultur doi 10 55043 agroteknika v5i1 147
- http://jurnal.iainambon.ac.id/index.php/BS/login?source=/index.php/BS. pengaruh pgpr akar bambu kompos... doi.org/10.33477/bs.v12i2.5597jurnal iainambon ac index php BS login source index php BS pengaruh pgpr akar bambu kompos doi 10 33477 bs v12i2 5597
| File size | 466.21 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNITRIUNITRI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan program SIPLO dalam budidaya padi di Desa Jati Sari, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. DataPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan program SIPLO dalam budidaya padi di Desa Jati Sari, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Data
BIOTROPBIOTROP Selanjutnya, kandungan diastase ditentukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis dan zona inhibisi bakteri menggunakan metode difusi cakram. Analisis komponenSelanjutnya, kandungan diastase ditentukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis dan zona inhibisi bakteri menggunakan metode difusi cakram. Analisis komponen
UNPARUNPAR Gugus fungsi hidroksilat, hidroksi-fenolat, dan kandungan lignin yang tinggi menyebabkan sifat hidrofobik pada gambut. Perbedaan penggunaan lahan menyebabkanGugus fungsi hidroksilat, hidroksi-fenolat, dan kandungan lignin yang tinggi menyebabkan sifat hidrofobik pada gambut. Perbedaan penggunaan lahan menyebabkan
UNPARUNPAR tanaman-1. Interaksi biochar sekam padi dan bokashi kalakai berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi per rumpun, berattanaman-1. Interaksi biochar sekam padi dan bokashi kalakai berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi per rumpun, berat
UNPARUNPAR Aplikasi metabolit sekunder yang berasal dari T. longibrachiatum dapat menjadi alternatif pengendalian penyakit antraknosa pada buah pepaya pascapanenAplikasi metabolit sekunder yang berasal dari T. longibrachiatum dapat menjadi alternatif pengendalian penyakit antraknosa pada buah pepaya pascapanen
UNPARUNPAR lecanii dapat mencapai mortalitas hingga 80% pada 3 Hari Setelah Aplikasi. Kompatibilitas dengan fungisida berbahan aktif mankozeb menunjukkan prospeklecanii dapat mencapai mortalitas hingga 80% pada 3 Hari Setelah Aplikasi. Kompatibilitas dengan fungisida berbahan aktif mankozeb menunjukkan prospek
UNPARUNPAR Tanaman yang ditanam pada tanah spodosol menghasilkan tanaman lebih tinggi, lebih banyak daun, dan lebih banyak umbi dibandingkan pada tanah gambut. SelainTanaman yang ditanam pada tanah spodosol menghasilkan tanaman lebih tinggi, lebih banyak daun, dan lebih banyak umbi dibandingkan pada tanah gambut. Selain
UNPARUNPAR Umur defoliasi pertama 60 hari menghasilkan jumlah anakan dan bobot segar rumput gajah tertinggi. Interaksi dosis urea 175 kg ha-1 dengan defoliasi 60Umur defoliasi pertama 60 hari menghasilkan jumlah anakan dan bobot segar rumput gajah tertinggi. Interaksi dosis urea 175 kg ha-1 dengan defoliasi 60
Useful /
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Tujuan artikel ini adalah menganalisis upaya NU di bidang pendidikan, khususnya melalui pesantren, madrasah, dan lembaga pendidikan lainnya. Dengan menganalisisTujuan artikel ini adalah menganalisis upaya NU di bidang pendidikan, khususnya melalui pesantren, madrasah, dan lembaga pendidikan lainnya. Dengan menganalisis
UNITRIUNITRI Terdapat interaksi signifikan antara berat bulbil dan jenis pupuk pada tinggi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara berat bulbilTerdapat interaksi signifikan antara berat bulbil dan jenis pupuk pada tinggi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara berat bulbil
BIOTROPBIOTROP Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis secara spasial dan statistik data curah hujan pada 2017–2021 di Kabupaten Sigi dan Poso; data titik panasPenelitian ini dilakukan dengan menganalisis secara spasial dan statistik data curah hujan pada 2017–2021 di Kabupaten Sigi dan Poso; data titik panas
EJOURNALSEJOURNALS The analysis of the operation process of belt conveyor roller mechanisms revealed that bearing supports, crucial working components, frequently fail duringThe analysis of the operation process of belt conveyor roller mechanisms revealed that bearing supports, crucial working components, frequently fail during