IRIBBIRIBB

Menara PerkebunanMenara Perkebunan

Industri minyak sawit menghasilkan jumlah besar limbah minyak sawit (POME), yang mengandung beragam komunitas mikroba dengan potensi aplikasi bioteknologi. Namun, hanya sejumlah terbatas bakteri lipolitik yang telah diisolasi dan dipelajari. Pemilihan media nutrisi terbatas sebelumnya telah menunjukkan isolasi bakteri asli unik. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri lipolitik baru dari POME dan mengkarakterisasi lipase untuk potensi derivatisasi minyak sawit.

Corynebacterium nuruki PM2 berhasil diisolasi dan diidentifikasi.Morfologi koloni yang berbeda diamati pada media agar yang berbeda.nuruki PM2 (LipCN) menunjukkan aktivitas optimum pada 40-60°C, pH 5.0, dan dengan minyak sayur sebagai substrat.Enzim juga menunjukkan stabilitas tertinggi pada suhu antara 30°C dan 40°C dan pH 7.Enzim tetap stabil dalam metanol, isopropanol, dan n-heksana.Ion logam seperti Mn2 dan surfaktan (misalnya, Triton X-100, Tween-80, dan Tween-20) secara signifikan menghambat aktivitas LipCN.Kromatografi lapisan tipis mengidentifikasi 2-palmitoylglycerol dalam produk hidrolisis LipCN, menyarankan aktivitas spesifik sn-1,3 enzim.

Untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing industri minyak sawit Indonesia, diperlukan pendekatan terintegrasi yang mencakup penanganan FFB yang lebih baik, pengolahan PMO yang dioptimalkan, dan peningkatan logistik untuk meminimalkan degradasi dan menyesuaikan kualitas produksi dengan tuntutan spesifik setiap sektor hilir. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi lipase C. nuruki PM2 dalam aplikasi bioteknologi lainnya, seperti dalam produksi bahan bakar hayati atau produk kimia hijau. Studi ini juga dapat diperluas untuk menyelidiki efek lingkungan dan sosial dari penggunaan lipase dalam industri minyak sawit, serta potensi penggunaan limbah POME sebagai sumber daya terbarukan.

Read online
File size847.51 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test