IRIBBIRIBB
Menara PerkebunanMenara PerkebunanTandan kosong kelapa sawit (TKKS) adalah limbah biomassa dari pabrik kelapa sawit (PKS) yang melimpah dan berpotensi sebagai bahan baku kompos. Namun, proses pengomposan konvensional TKKS memakan waktu dan tidak efisien. Teknologi Sistem Dekomposisi Cepat (RDS) telah dikembangkan untuk mempercepat dekomposisi TKKS menjadi kompos, dengan memanfaatkan mikroorganisme yang menghasilkan enzim ligninolitik dan selulase. RDS menggabungkan delignifikasi kimia (menggunakan H₂O₂) dan proses biologis secara simultan, yang secara signifikan mengurangi periode pengomposan (umumnya 2–3 bulan menjadi hanya sekitar 45 jam per batch), sekaligus menghasilkan produk samping bernilai seperti asam fulvat dan hormon perangsang pertumbuhan (GSH). Sistem ini dapat mengurangi volume TKKS, sehingga meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan peningkatan skala proses produksi kompos RDS dari TKKS dan kelayakan finansialnya. Simulasi produksi 5 kg kompos RDS pada skala yang lebih besar (peningkatan skala) menggunakan perangkat lunak SuperPro Designer® telah dilakukan. Hasil menunjukkan bahwa 100 kg TKKS dapat menghasilkan 32,67 kg kompos RDS dengan waktu proses 45,01 jam per batch. Skenario finansial, yang mencakup produk utama (kompos) dan produk samping (GSH dan asam fulvat), menghasilkan margin kotor 55%, pengembalian investasi (ROI) 68,67%, dan periode pengembalian modal 1,46 tahun. Analisis kelayakan tekno-ekonomi menghasilkan tingkat pengembalian internal (IRR) 41,08% dan nilai kini bersih (NPV) $24.743.000, menunjukkan bahwa teknologi ini layak dan menguntungkan untuk ditingkatkan ke skala industri.
Studi ini menunjukkan bahwa teknologi Rapid Decomposition System (RDS) mampu mempercepat konversi tandan kosong kelapa sawit (TKKS) menjadi kompos secara efektif dan layak secara finansial.Simulasi peningkatan skala menggunakan perangkat lunak SuperPro Designer® menunjukkan bahwa 100 kg TKKS dapat menghasilkan 32,67 kg kompos dalam 45,01 jam per batch.Dengan skenario produksi kompos, GSH, dan asam fulvat, teknologi ini menghasilkan margin kotor 55%, ROI 68,67%, periode pengembalian modal 1,46 tahun, IRR 41,08%, dan NPV $24.000, yang membuktikan kelayakan dan profitabilitasnya untuk ditingkatkan ke skala industri.
Mengingat hasil simulasi yang menjanjikan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan teknologi Rapid Decomposition System (RDS) ini lebih jauh. Pertama, sangat penting untuk melanjutkan studi ini ke tahap validasi empiris dengan membangun dan mengoperasikan fasilitas skala pilot atau bahkan industri penuh di lingkungan pabrik kelapa sawit yang sebenarnya. Penelitian ini dapat berfokus pada pertanyaan apakah parameter operasional, efisiensi produksi, dan indikator kelayakan finansial, seperti margin kotor dan ROI, yang diprediksi dalam simulasi ini dapat direplikasi dan dipertahankan dalam kondisi operasional nyata. Hal ini akan membantu mengidentifikasi tantangan praktis yang mungkin tidak terlihat dalam model simulasi. Kedua, karena studi ini menyoroti nilai ekonomi produk samping seperti GSH dan asam fulvat, penelitian selanjutnya dapat diarahkan untuk mengoptimalkan proses ekstraksi dan purifikasi senyawa-senyawa ini. Misalnya, pertanyaan penelitian bisa mencakup: metode apa yang paling efisien untuk memaksimalkan hasil dan kualitas asam fulvat serta GSH, atau apakah ada senyawa bioaktif bernilai tinggi lainnya yang dapat diekstrak dari TKKS pasca-proses RDS. Optimasi ini berpotensi meningkatkan nilai tambah dan profitabilitas keseluruhan dari sistem. Ketiga, meskipun teknologi RDS menawarkan solusi pengelolaan limbah, penelitian lebih lanjut tentang dampak lingkungan yang komprehensif diperlukan. Sebuah studi evaluasi siklus hidup (LCA) dapat menjawab pertanyaan mengenai jejak karbon, konsumsi energi total, dan dampak penggunaan bahan kimia seperti H₂O₂ sepanjang siklus hidup produk, sehingga memastikan keberlanjutan proses ini dari perspektif lingkungan yang lebih luas. Melalui pendekatan-pendekatan ini, teknologi RDS dapat berkembang dari model teoretis menjadi solusi industri yang terbukti efektif dan berkelanjutan.
- DOI Name 10.3389 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc prefix frontiers research... doi.org/10.3389DOI Name 10 3389 Values name values index type timestamp data serv crossref desc prefix frontiers research doi 10 3389
- DOI Name 10.1051 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 24z crossref email 38z doiadmin... doi.org/10.1051DOI Name 10 1051 Values doi name values index type timestamp data hs serv 24z crossref email 38z doiadmin doi 10 1051
| File size | 431.07 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IRIBBIRIBB Studi ini bertujuan mengidentifikasi dan mengkarakterisasi protein HSP90 di kopi Arabika melalui analisis in silico, dengan fokus pada adaptabilitasnyaStudi ini bertujuan mengidentifikasi dan mengkarakterisasi protein HSP90 di kopi Arabika melalui analisis in silico, dengan fokus pada adaptabilitasnya
POLTEKATIPDGPOLTEKATIPDG XYZ yang belum pernah dilakukan secara kuantitatif serta untuk menilai efektivitas dosis CaCO3 di claybath. Pengambilan data dilakukan selama 30 hari diXYZ yang belum pernah dilakukan secara kuantitatif serta untuk menilai efektivitas dosis CaCO3 di claybath. Pengambilan data dilakukan selama 30 hari di
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Letawa, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat. Dosis pupuk organik limbah cair pabrik kelapa sawit yang digunakan adalahLetawa, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat. Dosis pupuk organik limbah cair pabrik kelapa sawit yang digunakan adalah
YRPIPKUYRPIPKU Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh nilai kalor briket cangkang inti sawit dengan proses karbonisasi. Metode penelitian eksperimen yang dilakukanTujuan penelitian adalah untuk memperoleh nilai kalor briket cangkang inti sawit dengan proses karbonisasi. Metode penelitian eksperimen yang dilakukan
ICSEJOURNALICSEJOURNAL Model EfficientNetV2B0 yang dikembangkan menunjukkan kinerja sangat baik dalam klasifikasi parasit malaria, dengan akurasi 96%. Hasil penelitian menunjukkanModel EfficientNetV2B0 yang dikembangkan menunjukkan kinerja sangat baik dalam klasifikasi parasit malaria, dengan akurasi 96%. Hasil penelitian menunjukkan
ITKITK Aktivitas penambangan dan penggalian memberikan dampak negatif terhadap lingkungan berupa lubang galian yang menyebabkan tergenangnya air. Air yang tergenangAktivitas penambangan dan penggalian memberikan dampak negatif terhadap lingkungan berupa lubang galian yang menyebabkan tergenangnya air. Air yang tergenang
ICSEJOURNALICSEJOURNAL 8 %, and recall of 98. 5 % on a held-out test set. The resulting TensorFlow-saved model is deployed in the browser via TensorFlow. js, enabling real-time,8 %, and recall of 98. 5 % on a held-out test set. The resulting TensorFlow-saved model is deployed in the browser via TensorFlow. js, enabling real-time,
UNIMALUNIMAL Hasil terbaik diperoleh pada adsorben 1,2 gram dengan waktu kontak 3 jam dengan persen penurunan kadar ALB 15,51 % dan dengan efisiensi penyerapan 35,18Hasil terbaik diperoleh pada adsorben 1,2 gram dengan waktu kontak 3 jam dengan persen penurunan kadar ALB 15,51 % dan dengan efisiensi penyerapan 35,18
Useful /
YRPIPKUYRPIPKU Empat kasus di mana pelat datar bergerak dengan kondisi feathering quasi menghasilkan pusaran yang berguna untuk digunakan dalam studi pusaran MAV. SebuahEmpat kasus di mana pelat datar bergerak dengan kondisi feathering quasi menghasilkan pusaran yang berguna untuk digunakan dalam studi pusaran MAV. Sebuah
UNIMALUNIMAL Rancangan penelitian menggunakan beberapa variabel yaitu variabel tetap pada penelitian ini menggunakan biji kemiri sebanyak 5 kg. Variabel bebas padaRancangan penelitian menggunakan beberapa variabel yaitu variabel tetap pada penelitian ini menggunakan biji kemiri sebanyak 5 kg. Variabel bebas pada
UNIMALUNIMAL Fenomena ini sangat berbahaya dan diketahui sebagai fenomena yang bersifat merusak pada bagian-bagian penting instrumen dalam sebuah proses diantaranyaFenomena ini sangat berbahaya dan diketahui sebagai fenomena yang bersifat merusak pada bagian-bagian penting instrumen dalam sebuah proses diantaranya
UNIMALUNIMAL Namun, kekurangan dari logam yaitu adanya reaksi pengkaratan yang menyebabkan besi keropos sehingga kehilangan kekuatannya. Laju korosi dapat diperlambatNamun, kekurangan dari logam yaitu adanya reaksi pengkaratan yang menyebabkan besi keropos sehingga kehilangan kekuatannya. Laju korosi dapat diperlambat