UM SURABAYAUM SURABAYA
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community JournalCamellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community JournalPengembangan sediaan farmasi dalam pengobatan atau pencegahan suatu penyakit menggunakan bahan alam dengan bentuk sediaan granul telah banyak digunakan. Granul merupakan sediaan obat tersendiri, diantaranya granul instan dan granul effervescent. Bahan alam yang diformulasikan untuk dibuat suatu sediaan farmasi harus memenuhi standarisasi untuk menjamin keamanan, khasiat, dan stabilitas sediaan. Review jurnal ini dilakukan untuk memberi informasi terkait standarisasi, formulasi dan evaluasi sediaan granul yang memanfaatkan bahan alam. Metode dilakukan dengan mengkaji literatur nasional dan internasional dari sumber data terstandar seperti Google scholar, Sinta, PubMed, dan Science Direct dengan acuan publikasi jurnal pada rentang tahun 2014-2024. Berdasarkan review jurnal yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa pembuatan granul lebih banyak menggunakan metode granulasi basah dan sediaan granul dibuat dalam bentuk granul effervescent. Dari 21 artikel yang dijadikan sumber, sebanyak 18 artikel memenuhi semua syarat dari evaluasi yang dilakukan sedangkan 3 artikel lainnya hanya memenuhi sebagian syarat uji atau parameter yang dievaluasikan.
Berdasarkan review 21 artikel terkait formulasi dan standardisasi sediaan granul dari bahan alam, proses pembuatan granul lebih banyak menggunakan metode granulasi basah dan menghasilkan granul dalam bentuk effervescent.Granul effervescent dipilih karena mampu memperbaiki rasa serta memberikan efek segar pada sediaan.Standarisasi granul meliputi evaluasi uji organoleptik, kadar air, sudut diam, waktu alir, kompresibilitas, pH, disolusi, dan parameter lain yang relevan.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh variasi jenis bahan pengikat terhadap sifat alir dan kompresibilitas granul effervescent berbasis bahan alam, sehingga dapat diidentifikasi kombinasi optimal untuk meningkatkan performa sediaan. Selain itu, diperlukan evaluasi stabilitas jangka panjang granul effervescent dengan variasi kadar air dan kondisi penyimpanan (suhu, kelembaban) untuk menentukan umur simpan optimal serta mekanisme degradasi yang mungkin terjadi. Selanjutnya, penting mengkaji efektivitas klinis granul effervescent herbal dalam mengurangi gejala penyakit tertentu melalui uji klinis terkontrol, yang meliputi penilaian keamanan, khasiat, dan kepatuhan pasien. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkuat dasar ilmiah serta meningkatkan aplikasi praktis sediaan granul herbal di bidang farmasi.
| File size | 466.5 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIM LPISTIM LPI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pemenuhan kebutuhan dokter pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pemenuhan kebutuhan dokter pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
STIM LPISTIM LPI Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori dan melibatkan 200 responden dari generasi Z dan milenial yang aktif membagikanPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori dan melibatkan 200 responden dari generasi Z dan milenial yang aktif membagikan
STIM LPISTIM LPI Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem antrian online berbasis SIMRS di RSUD Al Ihsan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kualitasPenelitian ini menunjukkan bahwa sistem antrian online berbasis SIMRS di RSUD Al Ihsan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kualitas
OJSOJS Kajian ini membahas konsep dasar manajemen pendidikan Islam, yang mencakup definisi, prinsip-prinsip, fungsi, tujuan, strategi, serta tantangan yang dihadapiKajian ini membahas konsep dasar manajemen pendidikan Islam, yang mencakup definisi, prinsip-prinsip, fungsi, tujuan, strategi, serta tantangan yang dihadapi
OJSOJS Moderasi beragama adalah pedoman krusial untuk menjaga harmoni sosial di Indonesia yang majemuk, dengan menekankan toleransi, saling menghormati, sertaModerasi beragama adalah pedoman krusial untuk menjaga harmoni sosial di Indonesia yang majemuk, dengan menekankan toleransi, saling menghormati, serta
OJSOJS Implikasinya, penguatan budaya religius di sekolah menjadi strategi penting dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan damai, harmonis, dan berdayaImplikasinya, penguatan budaya religius di sekolah menjadi strategi penting dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan damai, harmonis, dan berdaya
STAIRUSTAIRU Indikator utama terdiri atas tren negatif distribusi dana ZIS-DSKL, rata-rata persentase dana yang tidak disalurkan mencapai 27,68%, inversi pertumbuhanIndikator utama terdiri atas tren negatif distribusi dana ZIS-DSKL, rata-rata persentase dana yang tidak disalurkan mencapai 27,68%, inversi pertumbuhan
STAIRUSTAIRU 28 Tahun 1990 yang menjelaskan UUSPN 1989, menetapkan Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah. Sistem madrasah menggabungkan pendidikan pondok dengan28 Tahun 1990 yang menjelaskan UUSPN 1989, menetapkan Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah. Sistem madrasah menggabungkan pendidikan pondok dengan
Useful /
STAIYPIQBAUBAUSTAIYPIQBAUBAU Kegiatan pengabdian masyarakat pada Agritanijaya sebagai pengolah bahan porang telah berhasil dilaksanakan. Kegiatan berjalan dimulai dari perencanaan,Kegiatan pengabdian masyarakat pada Agritanijaya sebagai pengolah bahan porang telah berhasil dilaksanakan. Kegiatan berjalan dimulai dari perencanaan,
STAIYPIQBAUBAUSTAIYPIQBAUBAU Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan di pondok pesantren Ar-Rayyan telah terlaksana dengan baik dan lancar. Tim pengabdi telah memberikanKegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan di pondok pesantren Ar-Rayyan telah terlaksana dengan baik dan lancar. Tim pengabdi telah memberikan
STIM LPISTIM LPI Praktik tersebut menimbulkan risiko pembiayaan bermasalah serta pelanggaran kepatuhan syariah. Untuk mengatasinya, perusahaan menerapkan langkah persuasifPraktik tersebut menimbulkan risiko pembiayaan bermasalah serta pelanggaran kepatuhan syariah. Untuk mengatasinya, perusahaan menerapkan langkah persuasif
UM SURABAYAUM SURABAYA Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik kuantitatif dengan desain komparatif, melibatkan 36 pasien yang memenuhi kriteria inklusi.Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik kuantitatif dengan desain komparatif, melibatkan 36 pasien yang memenuhi kriteria inklusi.