MACHUNGMACHUNG

Jurnal Sains dan Aplikasi Keilmuan Teknik Industri (SAKTI)Jurnal Sains dan Aplikasi Keilmuan Teknik Industri (SAKTI)

PT X adalah perusahaan yang bergerak dalam produksi kendaraan besar, khususnya bus. Perusahaan saat ini memiliki departemen sub-assembly yang bertanggung jawab untuk menyediakan bahan-bahan pendukung yang digunakan dalam proses produksi. Dalam departemen sub-assembly, terdapat beberapa kendala yang mempengaruhi proses produksi yang berlangsung. Kendala-kendala ini dapat menyebabkan berbagai kerugian bagi perusahaan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi dan memahami kendala yang ada di departemen sub-assembly. Proses identifikasi masalah menggunakan tahap empathize dari design thinking, bertujuan untuk menentukan pentingnya setiap masalah. Untuk mencapai hal ini, digunakan sistem peringkat yang dikenal sebagai Failure Mode Effects and Analysis. Hasil menunjukkan adanya enam masalah dalam departemen sub-assembly. Setelah proses prioritas, ditentukan bahwa masalah utama berputar di sekitar prosedur administratif yang tidak memadai. Berdasarkan temuan ini, direncanakan evaluasi terhadap perusahaan, khususnya fokus pada departemen sub-assembly. Tujuan adalah untuk segera mengatasi masalah-masalah ini dan mencegah dampak signifikan terhadap perusahaan. Abstrak ini menekankan pentingnya mengidentifikasi masalah departemen dan memprioritaskan solusi segera.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di departemen sub-assembly PT X, telah diidentifikasi beberapa tantangan bersama dengan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap masalah-masalah tersebut.Masalah-masalah ini telah diprioritaskan berdasarkan urgensi perusahaan untuk menanganinya.Urutan masalah yang dihadapi perusahaan meliputi proses administratif, proses pasca-produksi, proses produksi, penerbitan laporan untuk item output, penerbitan item output kepada pengguna, dan waktu produksi.Masalah-masalah ini telah menyebabkan keterlambatan dan hilangnya bagian produksi.Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi implementasi solusi canggih untuk mengatasi masalah-masalah mendesak ini dan menilai dampaknya terhadap perusahaan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem manajemen data yang terintegrasi di departemen sub-assembly. Sistem ini dapat membantu dalam melacak dan mengelola data secara real-time, memastikan ketersediaan data yang akurat dan terkini. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap proses produksi dan distribusi, khususnya dalam hal koordinasi dan komunikasi antara departemen sub-assembly dengan departemen lain. Dengan demikian, dapat diidentifikasi dan diatasi hambatan-hambatan yang menyebabkan keterlambatan dan hilangnya bagian produksi. Terakhir, penting untuk mempertimbangkan pelatihan dan pendidikan bagi karyawan terkait pentingnya penggunaan catatan pengambilan barang dan prosedur distribusi yang tepat. Dengan meningkatkan kesadaran dan pemahaman, dapat mengurangi risiko kehilangan barang dan meningkatkan efisiensi proses produksi.

  1. Problem Analysis in Sub-Assembly Department Using Empathize Design Thinking and Failure Mode Effects... doi.org/10.33479/jtiumc.v3i1.47Problem Analysis in Sub Assembly Department Using Empathize Design Thinking and Failure Mode Effects doi 10 33479 jtiumc v3i1 47
  2. Manajemen Risiko Perencanaan Optimalisasi Pembangunan Jembatan Utama PT Wijaya Karya dengan Metode Failure... doi.org/10.33479/jtiumc.v1i2.9Manajemen Risiko Perencanaan Optimalisasi Pembangunan Jembatan Utama PT Wijaya Karya dengan Metode Failure doi 10 33479 jtiumc v1i2 9
  3. Perancangan Strategi Pemasaran dan Peningkatan Kualitas Produk Pakan Burung pada IKM Sinar Mas Malang... sakti.machung.ac.id/index.php/JTIUMC/article/view/21Perancangan Strategi Pemasaran dan Peningkatan Kualitas Produk Pakan Burung pada IKM Sinar Mas Malang sakti machung ac index php JTIUMC article view 21
Read online
File size390.83 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test