UNIKOMUNIKOM

Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika TerapanTelekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan

Alat indra merupakan hal yang penting bagi kehidupan manusia. Salah satunya, yaitu mata sebagai indra penglihatan. Manusia yang memiliki keterbatasan dalam indra penglihatan dapat disebut penyandang tunanetra. Penyandang tunanetra akan mengalami kesulitan apabila harus berjalan tanpa mengetahui kondisi sekitar, termasuk ada tidaknya sebuah tangga. Alat pemandu arah bagi penyandang tunanetra ini, dapat memandu arah dan memberi informasi kepada penyandang tunanetra melalui suara. Alat ini juga dapat memberi peringatan kepada penyandang tunanetra apabila terdapat sebuah tangga. Metode yang digunakan untuk dapat mendeteksi tangga, yaitu metode convolutional neural network (CNN). Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan untuk mendeteksi tangga dengan menggunakan metode cnn ini, alat ini berhasil mendapatkan akurasi rata-rata sebesar 93%.

Alat pemandu arah yang menggunakan sensor ultrasonik dan kamera dapat dipasang pada tubuh penyandang tunanetra sehingga memberikan informasi suara tentang keberadaan halangan dan tangga.Sensor ultrasonik mendeteksi objek dengan jarak kurang dari 100 cm, sedangkan kamera mendeteksi tangga dengan akurasi rata‑rata 93% ketika tingkat keyakinan lebih dari 85%.Pengembangan selanjutnya dapat mencakup perhitungan tinggi dan jumlah anak tangga serta penentuan jarak tangga terhadap pengguna untuk meningkatkan kegunaan alat.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi integrasi sensor kedalaman (depth sensor) untuk memperkirakan tinggi dan jumlah anak tangga serta jarak tangga dari penyandang tunanetra, sehingga informasi yang diberikan lebih detail dan aman. Selanjutnya, studi dapat mengembangkan algoritma ambang adaptif pada sensor ultrasonik yang mampu menyesuaikan diri dengan variasi lingkungan seperti cahaya, suhu, dan kebisingan, guna meningkatkan keandalan deteksi halangan. Terakhir, dilakukan evaluasi kegunaan berbasis pengguna dengan melibatkan penyandang tunanetra secara langsung untuk menilai kenyamanan, beban kognitif, dan efektivitas sistem dalam situasi nyata, sehingga desain dapat dioptimalkan untuk kebutuhan sehari‑hari mereka.

Read online
File size474.86 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test