UNISMUHUNISMUH

JED (Jurnal Etika Demokrasi)JED (Jurnal Etika Demokrasi)

Penelitian ini membahas isu krusial dalam menjembatani kesenjangan antara jaminan hukum dan realisasi praktis hak-hak perempuan di penjara Indonesia, khususnya di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Sungguminasa. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi sejauh mana hak‑hak dasar—seperti layanan kesehatan, nutrisi, perlindungan, dan pengembangan—terwujud bagi narapidana perempuan dalam kerangka perundang‑undangan nasional dan standar internasional. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, menggunakan sampel purposif narapidana perempuan dan staf koreksi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman untuk menjamin rigor dan kredibilitas. Temuan menunjukkan bahwa institusi telah mencatat kemajuan signifikan dalam menyediakan layanan kesehatan komprehensif, nutrisi yang disesuaikan, lingkungan yang aman serta program rehabilitasi yang relevan, mencerminkan penerjemahan efektif nilai regulasi ke praktik operasional, meskipun tantangan keberlanjutan dan alokasi sumber daya masih ada. Penelitian menyimpulkan bahwa pendekatan holistik berbasis hak dapat secara substansial meningkatkan layanan koreksi yang sensitif gender.

Penelitian ini menyintesis pelaksanaan hak dasar perempuan dalam lembaga pemasyarakatan Indonesia, menyoroti kemajuan signifikan pada layanan kesehatan, nutrisi, keamanan, dan rehabilitasi yang bersifat responsif gender.Meskipun terdapat kemajuan, tantangan seperti keberlanjutan sumber daya, stigma sosial, dan kebutuhan pembelajaran institusional terus menghambat pemenuhan hak secara menyeluruh.Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut, termasuk studi longitudinal, eksplorasi subkelompok rentan, serta analisis ekosistem kebijakan dan masyarakat yang memengaruhi reintegrasi pasca‑bebas.

Saran penelitian lanjutan meliputi: (1) melakukan studi longitudinal yang membandingkan pelaksanaan hak dasar perempuan di beberapa lembaga pemasyarakatan kelas II A di Indonesia untuk mengidentifikasi faktor‑faktor yang memengaruhi keberlanjutan program kesehatan, nutrisi, dan rehabilitasi; (2) meneliti secara kualitatif pengalaman subkelompok rentan seperti narapidana hamil, ibu menyusui, dan perempuan lanjut usia dalam konteks perlindungan dan akses layanan, guna mengungkap kebutuhan khusus yang belum terpenuhi; (3) mengkaji interaksi antara kebijakan publik, dukungan masyarakat sipil, dan mekanisme reintegrasi pasca‑bebas melalui pendekatan mixed‑methods, sehingga dapat memetakan hambatan struktural dan strategi pengurangan stigma yang efektif. Penelitian‑penelitian ini diharapkan dapat memperluas bukti empiris, memperkuat kebijakan berbasis hak, serta meningkatkan kapasitas institusional dalam menyediakan layanan yang adil dan berkelanjutan bagi narapidana perempuan.

  1. Pemenuhan Hak Narapidana Hamil dan Menyusui di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan | Indonesian Journal... journal.umy.ac.id/index.php/ijclc/article/view/15526Pemenuhan Hak Narapidana Hamil dan Menyusui di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Indonesian Journal journal umy ac index php ijclc article view 15526
  2. Salud integral de las mujeres del sistema penal de Lima-Perú | Revista de Ciencias Sociales. https... doi.org/10.31876/rcs.v29i.40477Salud integral de las mujeres del sistema penal de Lima Pery Revista de Ciencias Sociales https doi 10 31876 rcs v29i 40477
  3. Full article: Social rights and street-level services for women in homelessness: a qualitative study.... tandfonline.com/doi/full/10.1080/2156857X.2022.2132529Full article Social rights and street level services for women in homelessness a qualitative study tandfonline doi full 10 1080 2156857X 2022 2132529
Read online
File size381.41 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test