AFEBIAFEBI

AFEBI Islamic Finance and Economic ReviewAFEBI Islamic Finance and Economic Review

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perspektif mazhab Hambali terhadap istibdal wakaf, di mana terdapat banyak pendapat di antara para ulama mengenai kemampuan pelaksanaan istibdal pada harta wakaf. Perbedaan pendapat para ulama fiqh dalam menanggapi dinamika wakaf, peraturan terkait wakaf, dan prosedur pengelolaannya penting untuk dibahas karena dapat berdampak pada perumusan kebijakan di masa mendatang. Penelitian ini juga membahas relevansi istibdal wakaf terhadap pengembangan wakaf di Indonesia dari perspektif mazhab Hambali. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif‑kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istibdal wakaf diperbolehkan dalam perspektif mazhab Hambali dan sangat relevan bagi pengembangan wakaf di Indonesia.

Menurut mazhab Hambali, istibdal wakaf diperbolehkan dalam kondisi darurat dan berdasarkan prinsip manfaat, dimana hasil penjualan harta wakaf harus dibeli kembali untuk kepentingan publik.Penjualan harta wakaf hanya dapat dilakukan oleh hakim atau nadzir dengan izin hakim, sesuai dengan regulasi yang ada.Penerapan istibdal wakaf ini relevan dengan kondisi Indonesia dan sejalan dengan Undang‑Undang No.41 Tahun 2004 tentang wakaf, yang bertujuan mengoptimalkan manfaat dan pemberdayaan aset wakaf.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris pelaksanaan istibdal wakaf di lapangan, dengan mengidentifikasi faktor‑faktor yang mempengaruhi efektivitasnya serta dampaknya terhadap kesejahteraan penerima manfaat, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat. Selanjutnya, studi komparatif antara mazhab Hambali dan mazhab lain (misalnya Syafii, Hanafi) mengenai interpretasi dan aplikasi istibdal dapat memperkaya pemahaman teoritis serta memberikan dasar bagi harmonisasi regulasi nasional. Selain itu, analisis dampak ekonomi makro istibdal terhadap pengembangan aset wakaf di Indonesia, termasuk potensi peningkatan nilai aset dan kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan, akan membantu menilai sejauh mana kebijakan istibdal dapat menjadi instrumen strategis dalam mengoptimalkan sumber daya wakaf.

  1. Cooperative-waqf model: a proposal to develop idle waqf lands in Malaysia | Emerald Insight. cooperative... emerald.com/insight/content/doi/10.1108/IJIF-07-2017-0012/full/htmlCooperative waqf model a proposal to develop idle waqf lands in Malaysia Emerald Insight cooperative emerald insight content doi 10 1108 IJIF 07 2017 0012 full html
Read online
File size241.45 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test