OJS INDONESIAOJS INDONESIA

SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan PendidikanSIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara strategi risiko keuangan dan keberlanjutan jangka panjang di sektor perbankan. Tujuannya untuk meneliti bagaimana bank mengelola risiko keuangan serta dampaknya terhadap kelangsungan jangka panjang, dengan fokus pada risiko kredit, pasar, dan operasional. Menggunakan metodologi berbasis pustaka, studi ini meninjau literatur relevan, termasuk buku, jurnal, dan laporan, untuk menganalisis kerangka kerja manajemen risiko serta praktik keberlanjutan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun strategi risiko tradisional seperti Value at Risk penting, integrasi praktik keberlanjutan—seperti CSR dan ESG—meningkatkan ketahanan dan kinerja jangka panjang bank. Penelitian menyimpulkan bahwa bank yang mengadopsi strategi risiko komprehensif yang selaras dengan keberlanjutan berada pada posisi yang lebih baik untuk mencapai kesuksesan jangka panjang.

Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi strategi risiko keuangan dengan praktik keberlanjutan dalam sektor perbankan.Temuan menunjukkan bahwa kerangka manajemen risiko tradisional, seperti Value at Risk dan stress testing, menjadi lebih efektif untuk stabilitas jangka panjang ketika dipadukan dengan faktor CSR dan ESG.Oleh karena itu, bank yang mengadopsi strategi risiko komprehensif selaras dengan tujuan keberlanjutan lebih siap menghadapi volatilitas ekonomi serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Penelitian lanjutan dapat melakukan studi empiris untuk menguji bagaimana implementasi inisiatif CSR dan ESG secara spesifik memengaruhi metrik risiko seperti Value at Risk pada bank-bank di Indonesia, sehingga memberikan bukti kuantitatif mengenai kontribusi keberlanjutan terhadap ketahanan finansial. Selain itu, perbandingan penggunaan alat manajemen risiko digital, termasuk kecerdasan buatan dan teknologi blockchain, dapat dilakukan antara bank besar dan kecil untuk menilai efektivitas teknologi tersebut dalam meningkatkan keberlanjutan jangka panjang. Penelitian juga dapat menyusun analisis longitudinal yang menelusuri dampak perubahan regulasi, misalnya penerapan Basel III, terhadap adaptasi strategi risiko dan kinerja keberlanjutan bank selama sepuluh tahun terakhir. Dengan menggabungkan data primer dari laporan keuangan, survei praktik ESG, serta wawancara dengan manajer risiko, studi tersebut dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memperkuat atau menghambat integrasi risiko dan keberlanjutan. Hasilnya diharapkan memberikan panduan praktis bagi regulator dan institusi keuangan untuk merumuskan kebijakan yang menyeimbangkan stabilitas sistemik dan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Read online
File size372.68 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test