UNTRIMBALIUNTRIMBALI

Journal of Applied Management StudiesJournal of Applied Management Studies

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan yang dipengaruhi oleh tingkat senioritas antara Leader Member Exchange (LMX) dan produktivitas serta kinerja individu di UD. Kerupuk Cap Nemo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan variabel independen LMX (X), variabel dependen produktivitas (Y1) dan kinerja individu (Y2), serta variabel moderasi senioritas (m). Populasi penelitian adalah seluruh karyawan di UD. Kerupuk Cap Nemo. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik sample jenuh, menghasilkan sampel sebanyak 51 karyawan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara LMX terhadap produktivitas dan kinerja individu. Selain itu, variabel senioritas melemahkan pengaruh LMX terhadap produktivitas dan kinerja individu. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman pentingnya LMX dalam mempengaruhi produktivitas dan kinerja individu di perusahaan. Implikasi hasil penelitian dapat digunakan sebagai dasar untuk meningkatkan praktik manajemen sumber daya manusia terkait aspek kepemimpinan dan karakteristik karyawan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel LMX menciptakan efek positif dan signifikan pada individual performance (IP).Semakin besar LMX yang dirasakan karyawan, semakin meningkat individual performance pada karyawan di UD.Variable LMX juga berdampak positif dan nyata terhadap individual productivity.Semakin tinggi LMX yang dirasakan karyawan, individual productivity pada karyawan di UD.Namun, pengaruh LMX terhadap individual performance dan individual productivity diperlemah oleh senioritas.Senioritas karyawan tidak dapat meningkatkan pengaruh LMX terhadap kinerja dan produktivitas individu.Senioritas berpengaruh positif terhadap individual performance dan individual productivity.Karyawan senior memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menyelesaikan masalah dan memiliki jaringan profesional yang luas.Mereka juga memiliki keterampilan pemecahan masalah yang lebih baik dan komitmen yang lebih besar terhadap organisasi.Dengan demikian, perusahaan harus memperhatikan pentingnya hubungan antara atasan dan bawahan dalam meningkatkan produktivitas dan kinerja karyawan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan sampel yang lebih besar dari berbagai jenis organisasi. Hal ini dapat membantu memvalidasi hasil penelitian ini dan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang hubungan antara LMX, senioritas, dan kinerja individu. Selain itu, mengadakan wawancara atau focus group discussion dengan karyawan senior dan junior dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang persepsi mereka terhadap hubungan LMX dan kinerja. Dengan demikian, organisasi dapat memahami dinamika LMX dan faktor-faktor yang memengaruhi kinerja individu secara lebih mendalam. Mendorong organisasi untuk memperhatikan pentingnya membangun hubungan yang baik antara atasan dan bawahan serta memberikan pelatihan kepemimpinan yang efektif dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas karyawan. Dengan memahami dinamika LMX dan faktor-faktor lain yang memengaruhi kinerja individu, organisasi dapat mengimplementasikan strategi yang lebih efektif untuk mencapai tujuan mereka.

  1. Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2021 - Mei 2022) | Jurnal... dinastirev.org/JMPIS/issue/view/42Vol 3 No 1 2022 Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Desember 2021 Mei 2022 Jurnal dinastirev JMPIS issue view 42
Read online
File size533.37 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test