IKTAIKTA

Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)

Keputihan patologis dapat menimbulkan dampak pada remaja putri karena akan mengganggu fungsi organ reproduksi pada remaja putri, namun dapat diatasi dengan terapi secara farmakologi dan non-farmakologi, salah satunya dengan minum-minuman kunyit asam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui . Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Eksperimental dengan pendekatan desain penelitian one group pretest-posttest research. Jumlah populasi pada penelitian ini yaitu 38 responden remaja putri dengan jumlah sampel yang diambil 15 responden. Penelitian ini menggunakan teknik sampling non-probability. Instrumen pada penelitian ini menggunakan lembar observasi dan ceklist dengan analisis yaitu uji regresi logistik. Remaja putri pada penelitian ini sebagian berusia 14 tahun sejumlah 10 responden (66,7%), dan sebagian kecil berusia 15 tahun sejumlah 5 responden (33,3%), dimana dari 15 responden tersebut mengalami keputihan patologis sebelum diberikan minuman kunyit asam dan mengalami keputihan fisiologis sebanyak 0 (0,0%). Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh sesudah pemberian minuman kunyit asam yang mengalami keputihan fisiologis sejumlah 12 responden (80,0%) dan yang mengalami keputihan patologis sejumlah 3 responden (20,0%). Berdasarkan Analisis regresi logistik diperoleh p value 0,032<0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak Dari hasil penelitian ditemukan adanya .

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa ada pengaruh pemberian kunyit asam terhadap kejadian keputihan pada remaja putri dengan nilai p value = 0,032 (p < 0,05).

Penelitian ini telah menunjukkan indikasi positif terkait pengaruh minuman kunyit asam terhadap kejadian keputihan pada remaja putri. Untuk memperkuat dan memperluas temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, disarankan untuk melakukan studi replikasi dengan desain yang lebih kuat, melibatkan kelompok kontrol dan memperbesar ukuran sampel secara signifikan. Ini juga harus mencakup remaja putri dari berbagai sekolah atau wilayah untuk meningkatkan generalisasi hasil, serta mengevaluasi efektivitas intervensi dalam konteks yang lebih beragam. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada optimasi regimen dosis dan durasi konsumsi minuman kunyit asam, penting untuk menentukan dosis efektif minimal dan aman, sekaligus menilai keberlanjutan manfaat, potensi efek samping jangka panjang, dan faktor kepatuhan remaja terhadap konsumsi rutin. Ketiga, disarankan untuk melakukan penyelidikan mendalam mengenai mekanisme farmakologis kunyit asam pada tingkat seluler atau molekuler. Ini meliputi identifikasi senyawa aktif spesifik dari kunyit dan asam jawa yang bertanggung jawab atas efek antibakteri atau antijamur, serta bagaimana senyawa tersebut bekerja melawan patogen penyebab keputihan. Memahami mekanisme ini akan memberikan dasar ilmiah yang lebih kokoh dan membuka peluang untuk pengembangan produk alami yang lebih terstandardisasi. Saran-saran ini bertujuan untuk membangun pemahaman yang lebih komprehensif dan mendorong aplikasi praktis yang lebih luas dari kunyit asam sebagai terapi pelengkap.

  1. Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober | Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran. vol oktober fakumi... fmj.fk.umi.ac.id/index.php/fmj/issue/view/14Vol 2 No 10 2022 Oktober Fakumi Medical Journal Jurnal Mahasiswa Kedokteran vol oktober fakumi fmj fk umi ac index php fmj issue view 14
  2. Daya Hambat Ekstrak Kunyit (Curcucma domestica Val) Terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia... doi.org/10.33096/fmj.v2i10.127Daya Hambat Ekstrak Kunyit Curcucma domestica Val Terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia doi 10 33096 fmj v2i10 127
Read online
File size320.74 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test