UMPRUMPR
Anterior JurnalAnterior JurnalPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika resiliensi remaja broken home. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, responden utama dalam penelitian ini adalah tiga orang dengan ciri-ciri sebagai berikut: orang tua kandung bercerai dan ibu menikah lagi 2 kali dan pertengkaran orang tua terus menerus yang berdampak negatif pada remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden menunjukkan bahwa dinamika resiliensi cenderung sama yaitu pembentukan kemampuan resiliensi berdasarkan proses belajar individu dari permasalahan yang dihadapi, kemampuan individu mengevaluasi setiap tindakan yang dilakukan dan aspek spiritual yaitu mendapatkan mendekatkan diri kepada Tuhan sehingga menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman hidup. Sedangkan subjek yang memiliki kemampuan optimis dan efikasi diri yang kurang, hal ini disebabkan proses belajar individu untuk menghadapi masalah yang berkembang, ketakutan individu terhadap pengalamannya dengan keluarga broken home menyebabkan individu kesulitan untuk memiliki kemampuan optimisme dan efikasi yang baik, hal ini menyebabkan Remaja cenderung meragukan kemampuannya, berpikir bahwa masalah yang dihadapinya akan terjadi di kemudian hari.
Berdasarkan analisis dan pembahasan, remaja dengan keluarga broken home menunjukkan dinamika resiliensi sebagai berikut.(1) Regulasi emosi dilakukan dengan fokus dan tenang melalui meditasi, refleksi, atau berdoa.(2) Pengendalian impuls dilakukan dengan mempertimbangkan nilai-nilai agama sebelum bertindak.(3) Optimisme remaja tergantung pada harapan masa depan, meski ada ketakutan akan mengulangi permasalahan keluarga.(4) Kemampuan menganalisis masalah berasal dari pengalaman keluarga, tetapi fokus lebih pada perbaikan diri.(6) Efikasi diri dipengaruhi oleh keyakinan diri dan dukungan spiritual.(7) Peningkatan aspek positif melalui pembelajaran dari pengalaman keluarga.Sumber resiliensi utama adalah dukungan sosial dan spiritual.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada perbandingan dinamika resiliensi remaja antar daerah dengan kondisi sosial berbeda, serta mempelajari peran institusi pendidikan dalam membangun resiliensi remaja dengan keluarga broken home. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pengalaman keluarga broken home terhadap kesehatan mental remaja, serta mengembangkan program intervensi berbasis komunitas yang melibatkan keluarga, sekolah, dan tempat ibadah untuk memperkuat aspek spiritual dan sosial dalam pembentukan resiliensi. Penelitian juga dapat mengevaluasi efektivitas pendekatan konseling keluarga dalam membantu remaja mengelola stres dan konflik di lingkungan keluarga broken home.
| File size | 152.41 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Dengan memanfaatkan alat ini, guru dapat memantau kesejahteraan emosional siswa secara sistematis, mengurangi ketergantungan pada pengumpulan data manualDengan memanfaatkan alat ini, guru dapat memantau kesejahteraan emosional siswa secara sistematis, mengurangi ketergantungan pada pengumpulan data manual
UMPUMP Ada perbedaan signifikan dalam rata-rata area luka bakar antara kelompok, dengan kelompok 1 dan kelompok 3 menunjukkan perbedaan signifikan 0. Hasil menunjukkanAda perbedaan signifikan dalam rata-rata area luka bakar antara kelompok, dengan kelompok 1 dan kelompok 3 menunjukkan perbedaan signifikan 0. Hasil menunjukkan
YAYASANNURULYAKINYAYASANNURULYAKIN Dengan menggunakan desain kuasi‑eksperimental kuantitatif berbasis pre‑test dan post‑test serta kelompok kontrol, 16 peserta dipilih melalui purposiveDengan menggunakan desain kuasi‑eksperimental kuantitatif berbasis pre‑test dan post‑test serta kelompok kontrol, 16 peserta dipilih melalui purposive
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Dengan munculnya varian Covid yang baru yaitu Arcturus dan juga menjelang libur Lebaran 2023 kasus Covid di Indonesia mengalami kenaikan. Namun setelahDengan munculnya varian Covid yang baru yaitu Arcturus dan juga menjelang libur Lebaran 2023 kasus Covid di Indonesia mengalami kenaikan. Namun setelah
UTPUTP Terdapat pendekatan yang paling banyak digunakan dari beberapa artikel adalah CBT (Cognitive Behavior Therapy). Pendekatan tersebut terbukti menjadi salahTerdapat pendekatan yang paling banyak digunakan dari beberapa artikel adalah CBT (Cognitive Behavior Therapy). Pendekatan tersebut terbukti menjadi salah
MAHARDIKAMAHARDIKA Hasil penelitian ini terdapat hubungan strategi koping masyarakat desa gembongan mekar dalam kepatuhan menjalankan protokol kesehatan selama pandemi covidHasil penelitian ini terdapat hubungan strategi koping masyarakat desa gembongan mekar dalam kepatuhan menjalankan protokol kesehatan selama pandemi covid
UMPRUMPR Gotong royong sebagai nilai community engagement merupakan pendekatan yang digunakan dalam memahami pola pemberdayaan masyarakat desa sekaligus menjadiGotong royong sebagai nilai community engagement merupakan pendekatan yang digunakan dalam memahami pola pemberdayaan masyarakat desa sekaligus menjadi
UMPRUMPR Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku konsumtif siswa XI IPS 1 SMAN 2 Trenggalek berada pada kategori sedang dengan presentase 53%. Uji IndependentHasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku konsumtif siswa XI IPS 1 SMAN 2 Trenggalek berada pada kategori sedang dengan presentase 53%. Uji Independent
Useful /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Method: This study employed a descriptive quantitative approach and Focus Group Discussions (FGD). The research sample included Kids Club Managers, ITMethod: This study employed a descriptive quantitative approach and Focus Group Discussions (FGD). The research sample included Kids Club Managers, IT
UMPRUMPR Sumber data primer dan sekunder dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen BUMDes KebaronSumber data primer dan sekunder dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen BUMDes Kebaron
UMPRUMPR Kita tidak akan menjalankan kehidupan demokrasi jika kita lupa membayangkan Rapat Damai di Desa Tumbang Anoi menjadi titik awal bersatunya suku-suku kemungkinanKita tidak akan menjalankan kehidupan demokrasi jika kita lupa membayangkan Rapat Damai di Desa Tumbang Anoi menjadi titik awal bersatunya suku-suku kemungkinan
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil uji statistik kadar glukosa darah dengan spesimen serum dan plasma NaF menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dan diperoleh nilai signifikansiHasil uji statistik kadar glukosa darah dengan spesimen serum dan plasma NaF menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dan diperoleh nilai signifikansi