UM SURABAYAUM SURABAYA
THE JOURNAL OF MUHAMMADIYAH MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGISTTHE JOURNAL OF MUHAMMADIYAH MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGISTPengujian untuk penentuan nilai SPF dihitung dari tujuh preparasi sunblock dan merek sunscreen yang dianalisis menggunakan pelarut etanol 96% dan kloroform, berkisar dari 17,21-26,88. Hasil perhitungan sampel VA-14 memiliki nilai SPF terendah (SPF = 17,21) dan sampel ES-30 memiliki hasil perhitungan nilai SPF terbesar dari tujuh sampel (SPF ES-30 = 26,88). Ketujuh sampel adalah sampel yang memiliki merek terkenal di Indonesia. Dari tujuh sampel kosmetik, enam sampel memiliki % recovery sesuai dengan standar antara 80-120%, tetapi satu produk, yaitu SA-35, memiliki tingkat recovery sebesar 73,23%. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa secara keseluruhan jenis krim adalah m/a, aroma, warna dari putih susu, coklat muda, dan hijau muda. Nilai pH antara 6,8-7,5 sesuai dengan standar kualitas preparasi tabir surya dalam SNI 16-4399-1966, nilai pH untuk preparasi tabir surya adalah 4,5-8,0. Dengan demikian, hasil pH ketujuh sampel masih dalam batas standar yang baik untuk preparasi krim.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketujuh sampel kosmetik memiliki tekstur lembut, aroma yang wangi, dan secara keseluruhan meresap di kulit dengan warna bervariasi.Nilai pH sampel berada dalam rentang 6,8-7,8 yang sesuai standar.Hasil perhitungan nilai SPF berkisar antara 17,21-26,88, dengan enam sampel memiliki % recovery sesuai standar dan satu sampel menunjukkan % recovery sebesar 73,23%.
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan metode penentuan SPF dengan memodifikasi pelarut yang digunakan, mengingat basis kosmetik tidak hanya terdiri dari fase air tetapi juga fase minyak. Penggunaan kombinasi pelarut polar dan nonpolar dapat meningkatkan kelarutan bahan aktif dan memberikan hasil SPF yang lebih akurat. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan formulasi tabir surya yang lebih stabil dan efektif dengan mempertimbangkan interaksi antara bahan aktif dan komponen tambahan lainnya seperti emolien dan pengemulsi. Terakhir, penting untuk melakukan studi komparatif terhadap berbagai metode pengujian SPF, termasuk metode in vitro dan in vivo, untuk memvalidasi hasil dan memastikan keandalan data yang diperoleh, serta mempertimbangkan perbedaan karakteristik kulit individu dalam menentukan efektivitas perlindungan tabir surya.
| File size | 388.09 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMMANUNIMMAN Metode yang digunakan penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium yang bertujuan untuk menghasilkan sediaan liposom krim ekstrak daunMetode yang digunakan penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium yang bertujuan untuk menghasilkan sediaan liposom krim ekstrak daun
UMSIDAUMSIDA Substitusi susu dengan bubuk kacang hijau dalam formulasi bubur instan secara nyata memengaruhi karakteristik organoleptik (tekstur) dan nilai gizi (kadarSubstitusi susu dengan bubuk kacang hijau dalam formulasi bubur instan secara nyata memengaruhi karakteristik organoleptik (tekstur) dan nilai gizi (kadar
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil: Ekstrak buah kiwi (Actinidia deliciosa) dapat diformulasikan menjadi sediaan sunscreen spray gel yang stabil dan memenuhi persyaratan dengan variasiHasil: Ekstrak buah kiwi (Actinidia deliciosa) dapat diformulasikan menjadi sediaan sunscreen spray gel yang stabil dan memenuhi persyaratan dengan variasi
STIKESALFATAHSTIKESALFATAH Penggunan clay mask sebagai perawatan tambahan kulit secara optimal agar dapat mencapai kondisi kulit yang sehat. Senyawa dalam daun pepaya dan bunga telangPenggunan clay mask sebagai perawatan tambahan kulit secara optimal agar dapat mencapai kondisi kulit yang sehat. Senyawa dalam daun pepaya dan bunga telang
APPISIAPPISI Salah satu inovasi dalam pengembangan produk pangan sehat adalah pengembangan muffin berbahan dasar tepung jagung sebagai alternatif dari tepung terigu.Salah satu inovasi dalam pengembangan produk pangan sehat adalah pengembangan muffin berbahan dasar tepung jagung sebagai alternatif dari tepung terigu.
APPISIAPPISI Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan lembar observasiPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan lembar observasi
UNIKSUNIKS Nilai rata-rata hasil penilaian uji ranking terhadap warna 1,76, rasa 2,21, aroma 1,97, tekstur 2,21 dan tingkat kesukaan 2,18. Perlakuan terbaik dariNilai rata-rata hasil penilaian uji ranking terhadap warna 1,76, rasa 2,21, aroma 1,97, tekstur 2,21 dan tingkat kesukaan 2,18. Perlakuan terbaik dari
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Sukodono Kab. Sidoarjo. Penelitian dilakukan pada tanggal 7 dan 13 Mei 2013 dengan pendekatan deskriptif. Variabel penelitian adalah kejadian obesitasSukodono Kab. Sidoarjo. Penelitian dilakukan pada tanggal 7 dan 13 Mei 2013 dengan pendekatan deskriptif. Variabel penelitian adalah kejadian obesitas
Useful /
UMBJMUMBJM Kadar flavonoid total diukur dengan spektrofotometri UV‑Vis pada panjang gelombang 425 nm menggunakan kuersetin sebagai standar. Hasilnya menunjukkanKadar flavonoid total diukur dengan spektrofotometri UV‑Vis pada panjang gelombang 425 nm menggunakan kuersetin sebagai standar. Hasilnya menunjukkan
UMBJMUMBJM Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antibakteri sabun cair antiseptik yang diformulasikan dengan kombinasi ekstrak biji pepaya dan daun sirihPenelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antibakteri sabun cair antiseptik yang diformulasikan dengan kombinasi ekstrak biji pepaya dan daun sirih
CAHAYA ICCAHAYA IC Model-model ini meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman konsep sains, sekaligus mendorong perilaku positif seperti toleransi dan kerjasama. StudiModel-model ini meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman konsep sains, sekaligus mendorong perilaku positif seperti toleransi dan kerjasama. Studi
STIKESGHSBYSTIKESGHSBY Fenomena ini ditinjau dari psikologis, emosional, spiritual, dan fisik yang timbul karena rangsangan yang disampaikan saraf di serviks dan segmen bawahFenomena ini ditinjau dari psikologis, emosional, spiritual, dan fisik yang timbul karena rangsangan yang disampaikan saraf di serviks dan segmen bawah