PRINPRIN

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatNusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Masalah pembuangan sampah di pesisir Bali harus dilihat sebagai krisis ekologi yang tidak dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Artikel ini membahas tentang pembuatan film dokumenter Apocalyptic Tides sebagai alat advokasi dan edukasi yang mengangkat isu ini dengan gaya dokumenter ekspositoris dengan menonjolkan unsur puisi dan pertunjukan. Metode observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur dengan para aktivis dan akademisi serta dokumentasi visual juga digunakan dalam penelitian ini, diikuti dengan analisis dan penyusunan informasi dengan bantuan alat editing non-linear dengan menggunakan perangkat lunak Adobe Premiere Pro. Film ini dibuat dengan narasi tematik yang menunjukkan proses sampah dari hulu ke hilir dan bagaimana dampaknya terhadap ekologi serta pemikiran-pemikiran mengenai kesadaran ekologis. Teknik penyuntingan non-linear diterapkan untuk mengatur footage sesuai dengan gema emosional dan skema makna, bukan urutan kronologis, sehingga menciptakan alur cerita yang merangsang secara intelektual dan reflektif. Apocalyptic Tides membuktikan kekuatan film dokumenter untuk menjembatani kesenjangan antara seni, ilmu pengetahuan, dan advokasi dalam hal menciptakan masyarakat yang berwawasan ekologi.

Melalui pendekatan ekspositori yang dipadukan dengan elemen puitis dan performatif, dokumenter ini tidak hanya menyajikan data dan fakta tentang krisis sampah kiriman di pesisir Bali, tetapi juga membangun pengalaman menonton yang kontemplatif dan menggugah kesadaran ekologis.Penerapan teknik non-linear editing memungkinkan penyusunan narasi yang lebih fleksibel dan berbasis emosi, yang pada akhirnya memperkuat daya tarik dan efektivitas pesan yang disampaikan.Hasil dari proses produksi ini menunjukkan bahwa dokumenter dapat berfungsi sebagai ruang artikulasi bagi komunitas lokal dalam menyuarakan realitas sosial dan ekologis yang mereka alami.

Berdasarkan latar belakang permasalahan sampah kiriman di Bali, metode penelitian yang digunakan dalam pembuatan film dokumenter, serta keterbatasan data yang diperoleh, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas berbagai teknik penyuntingan film dokumenter dalam meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat, dengan membandingkan dampak film yang menggunakan pendekatan non-linear editing dengan film yang menggunakan pendekatan kronologis. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih jauh motivasi dan perilaku masyarakat dalam membuang sampah, serta faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang memengaruhi perilaku tersebut. Ketiga, penelitian interdisipliner yang melibatkan ahli komunikasi, lingkungan, dan sosial dapat dilakukan untuk mengembangkan strategi komunikasi yang lebih efektif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, dengan mempertimbangkan karakteristik audiens yang beragam.

  1. FILM DOKUMENTER SEBAGAI MEDIA INFORMASI KOMPETENSI KEAHLIAN SMK NEGERI 11 SEMARANG | Pixel :Jurnal Ilmiah... doi.org/10.51903/pixel.v13i2.322FILM DOKUMENTER SEBAGAI MEDIA INFORMASI KOMPETENSI KEAHLIAN SMK NEGERI 11 SEMARANG Pixel Jurnal Ilmiah doi 10 51903 pixel v13i2 322
Read online
File size432.87 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test