STPMATARAMSTPMATARAM

Journal Of Responsible TourismJournal Of Responsible Tourism

untuk mendeskripsikan potensi wisata di Desa Wisata Pengembur serta menganalisis strategi pengembangan desa wisata terhadap potensi lokal Desa Pengembur Kecamatan Pujut Lombok Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang melibatkan 12 narasumber sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi meliputi kurangnya inisiatif dan pemanfaatan potensi yang ada, yang terlihat dari kondisi 4A (aksesibilitas, atraksi, amenitas, ancillary) yang belum tersentuh. Aksesibilitas menuju desa kurang memadai, atraksi wisata fasilitas penginapan dan layanan dasar bagi wisatawan tidak tersedia, serta masyarakat dan pengelola desa belum siap dalam mengembangkan potensi wisata. Kurangnya pengetahuan dan inisiatif untuk mengenali dan mengembangkan potensi wisata, ditambah rendahnya anggaran dan kesiapan masyarakat, menjadi kendala signifikan. Rendahnya pelatihan dan edukasi pariwisata mengakibatkan kurangnya keterampilan penduduk dalam mendukung industri wisata, sehingga peluang peningkatan ekonomi desa tidak terealisasi. Penelitian ini menyoroti perlunya langkah konkret seperti pelatihan masyarakat, pengembangan inisiatif lokal, pengelolaan anggaran yang efisien, rencana strategis jangka panjang, dan pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi langkah-ini, Desa Wisata Pengembur berpotensi berkembang menjadi destinasi wisata yang kompetitif.

Perkembangan Desa Pengembur sebagai desa wisata belum memenuhi harapan karena kurangnya inisiatif dalam memanfaatkan potensi 4A.Aksesibilitas, atraksi, dan fasilitas pendukung masih belum memadai, serta masyarakat dan pengelola belum siap menerima wisatawan.Akibatnya, peluang peningkatan ekonomi desa melalui pariwisata belum terealisasi, meskipun potensinya besar untuk menjadi destinasi kompetitif.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana pelatihan berbasis komunitas mempengaruhi kesiapan masyarakat Pengembur dalam menyediakan layanan wisata, dengan mengukur perubahan kompetensi dan persepsi sebelum dan sesudah program pelatihan. Selanjutnya, studi dapat mengembangkan model manajemen pariwisata digital yang melibatkan warga lokal dalam promosi dan pemesanan online, untuk menilai efektivitas platform digital dalam meningkatkan jumlah kunjungan dan pendapatan desa. Terakhir, analisis ekonomi multiplikatif dari pengembangan ekowisata budaya, seperti wisata kerajinan gerabah dan anyaman, dapat mengidentifikasi kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan rumah tangga dan pengurangan kemiskinan, memberikan dasar kebijakan bagi investasi berkelanjutan di Desa Pengembur.

Read online
File size373.28 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test