IJNMSIJNMS

International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)

Hospitalisasi adalah proses di mana seseorang harus dirawat di rumah sakit untuk pengobatan hingga diperbolehkan pulang. Proses ini sering menyebabkan stres dan kecemasan, terutama pada anak-anak, karena mereka harus beradaptasi dengan lingkungan asing, terpisah dari keluarga, dan menjalani pengobatan medis. Tujuan penelitian ini adalah menentukan pengaruh biblioterapi dengan buku cerita bergambar dalam mengurangi tingkat kecemasan anak di Ruang Lily Anwar Medika Hospital, Sidoarjo. Desain penelitian menggunakan eksperimen semi dengan desain pre-test-post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak yang dirawat di Ruang Lily Anwar Medika Hospital. Sampel diambil menggunakan teknik sampling accidental, mendapatkan 37 responden. Alat penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil uji Wilcoxon mendapatkan nilai p 0,000 <0,05, yang berarti biblioterapi secara signifikan mengurangi kecemasan. Biblioterapi dengan buku bergambar sangat efektif dalam mengurangi kecemasan anak karena teks dan ilustrasi dalam buku menarik dan memberikan distraksi yang dapat mengurangi kecemasan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa biblioterapi dengan buku bergambar efektif dalam mengurangi tingkat kecemasan anak.Biblioterapi membantu anak mengelola kecemasan melalui diskusi cerita dan karakternya.Metode ini merupakan media visual yang efektif karena gambar membantu anak memahami cerita dengan lebih mudah.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang biblioterapi pada kecemasan anak setelah perawatan. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara jenis biblioterapi berbeda, seperti buku interaktif versus buku tradisional, untuk mengevaluasi efektivitasnya. Penelitian juga dapat fokus pada kelompok usia anak yang berbeda atau lingkungan rumah sakit yang berbeda untuk memahami variabilitas respons terhadap metode ini. Penelitian ini dapat mengembangkan pendekatan yang lebih personalisasi berdasarkan kebutuhan spesifik anak. Selain itu, perlu dikaji bagaimana kombinasi biblioterapi dengan metode terapi lain, seperti musik atau seni, dapat meningkatkan hasil pengurangan kecemasan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran orang tua dalam memperkuat efek biblioterapi melalui dukungan emosional dan partisipasi aktif selama proses pengobatan. Kajian ini dapat memberikan wawasan baru tentang strategi pengelolaan kecemasan yang lebih holistik untuk anak-anak yang dirawat di rumah sakit. Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan faktor budaya dan lingkungan sosial yang mungkin memengaruhi respons anak terhadap biblioterapi. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan program terapi yang lebih efektif dan adaptif.

Read online
File size364.5 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test