IAISYAICHONAIAISYAICHONA

Journal of Economic and Islamic ResearchJournal of Economic and Islamic Research

Tradisi merantau di Minangkabau merupakan fenomena sosial yang telah menjadi sistem nilai, ekonomi, dan pendidikan informal dalam masyarakatnya. Praktik ini bukan hanya bentuk mobilitas sosial, tetapi juga strategi ekonomi keluarga yang didasari oleh nilai-nilai adat adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis , dengan fokus pada kontribusi perantau terhadap kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menelusuri literatur nasional dan internasional terkait peran perantau dalam pembangunan ekonomi, filantropi Islam, dan prinsip taawun (tolong-menolong). Hasil kajian menunjukkan bahwa merantau telah menjadi mekanisme sosial yang mendistribusikan kekayaan, memperkuat jaringan ekonomi, dan meningkatkan etos kerja berbasis nilai spiritual. Dari perspektif ekonomi Islam, aktivitas merantau mencerminkan penerapan prinsip keadilan distributif (masuliyyah ijtimaiyyah), serta pencapaian maslahah melalui pengelolaan rezeki yang produktif dan halal. Remitansi dan kontribusi sosial perantau menjadi wujud nyata implementasi nilai syariah dalam konteks lokal Minangkabau. Dengan demikian, tradisi merantau dapat dipahami sebagai model ekonomi moral berbasis komunitas yang mengintegrasikan adat, syariah, dan pembangunan berkelanjutan.

Tradisi merantau Minangkabau dalam perspektif ekonomi Islam mencerminkan integrasi harmonis antara adat dan syariat, di mana aktivitas sosial-budaya seperti merantau tidak hanya menjadi sarana mobilitas ekonomi, tetapi juga instrumen moral untuk membangun keadilan distributif dan kesejahteraan umat.Hasil telaah sistematis menunjukkan bahwa praktik merantau membentuk sistem ekonomi berbasis nilai spiritual melalui kerja halal, solidaritas sosial, dan filantropi produktif yang mengimplementasikan prinsip taawun, maslahah, tawazun al-maliyah, dan maqashid syariah.Perantau Minangkabau tidak hanya berperan sebagai pencari rezeki, tetapi juga sebagai agen pembangunan sosial yang menguatkan ekonomi keluarga, memperkokoh jaringan sosial, serta menumbuhkan kesadaran kolektif untuk berbagi manfaat dengan kampung halaman.Dengan demikian, tradisi merantau dapat dipahami sebagai model ekonomi moral berbasis komunitas yang sejalan dengan cita-cita ekonomi Islam menumbuhkan keseimbangan antara keberhasilan duniawi dan keberkahan ukhrawi melalui semangat kerja, solidaritas, dan tanggung jawab sosial.

Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:. . 1. Mengkaji lebih lanjut bagaimana tradisi merantau Minangkabau dapat menjadi laboratorium sosial bagi penerapan ekonomi Islam berbasis budaya. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana nilai-nilai adat seperti adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah dapat diintegrasikan dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam seperti keadilan distribusi, ukhuwah, dan maslahah.. . 2. Meneliti dinamika antara harapan sosial dan realitas ekonomi dalam tradisi merantau. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana perantau menghadapi tantangan ekonomi, keterbatasan akses modal, dan kerentanan sosial di daerah perantauan, serta bagaimana mereka menyesuaikan strategi ekonomi keluarga untuk mencapai kesejahteraan.. . 3. Menganalisis perubahan orientasi merantau dari semangat kembali membangun kampung menjadi pencarian individu atas mobilitas sosial. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana generasi muda perantau kini lebih memilih menetap di kota besar dan kurang terlibat dalam pembangunan nagari, serta implikasinya terhadap potensi ekonomi dan sosial yang dibawa oleh perantau.. . Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memahami bagaimana tradisi merantau Minangkabau berfungsi sebagai sistem sosial dan ekonomi dalam perspektif syariah, serta bagaimana praktik sosial tradisional dapat menjadi bentuk nyata dari implementasi nilai-nilai syariah dalam kehidupan ekonomi.

Read online
File size357.66 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test