ESDMESDM

JURNAL GEOLOGI KELAUTANJURNAL GEOLOGI KELAUTAN

Sebanyak 25 sampel sedimen dasar laut dari Teluk Bone bagian utara, Sulawesi Selatan telah digunakan untuk analisis foraminifera dalam kaitannya dengan jenis sedimen dan kedalaman. Hasil analisis diperoleh 97 spesies foraminifera bentik dan beberapa genera diantaranya mendominasi titik lokasi tertentu, seperti Amphistegina, Operculina, Heterolepa, Brizalina, Elphidium dan Quinqueloculina. Setiap genus mempunyai distribusi spasial tertentu sesuai habitatnya dengan beberapa anomali. Kisaran kedalaman daerah penelitian antara 23 dan 85 m dicirikan oleh kehadiran Amphistegina, Cibicides, Rotalia, Cavarotalia. Dalam kaitannya dengan kedalaman, sebaran foraminifera cenderung terakumulasi di sebelah timur daerah penelitian. Setiap satuan sedimen dicirikan oleh genus foraminifera tertentu.

Di perairan Teluk Bone bagian utara teridentifikasi 97 spesies foraminifera bentik dan beberapa genera mendominasi titik-titik lokasi seperti Amphistegina, Operculina, Heterolepa, Brizalina, Elphidium dan Quinqueloculina.Faktor kedalaman dan jenis sedimen mempengaruhi sebaran foraminiefra tertentu yang saling berkaitan dengan parameter lain yang mempengaruhi kehidupan foraminifera.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbedaan komunitas foraminifera di kedalaman lebih dalam (>1000 m) untuk memahami adaptasi spesies terhadap lingkungan ekstrem. Selain itu, studi perbandingan dengan wilayah lain seperti Paparan Sahul dapat mengungkap pola biogeografi yang lebih luas. Terakhir, penelitian tentang dampak perubahan iklim terhadap distribusi foraminifera di Teluk Bone dapat memberikan indikator ekosistem yang berkelanjutan.

Read online
File size1.9 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test