EDUPEDEDUPED

Journal of Literature Language and Academic StudiesJournal of Literature Language and Academic Studies

Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman siswa dalam kegiatan klub berbicara publik terkait tantangan dan strategi yang mereka hadapi. Penelitian ini menggunakan metode naratif sebagai metode penelitian. Data penelitian diperoleh dari wawancara mendalam dan jurnal mingguan siswa. Peserta dalam penelitian ini adalah dua siswa yang merupakan siswa paling aktif dalam klub berbicara publik di sekolah menengah atas swasta Islam di Indonesia. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman siswa mengenai tantangan yang dihadapi dalam berbicara publik adalah masalah linguistik dan non-linguistik. Masalah linguistik yang dihadapi siswa adalah pengucapan, tata bahasa, dan kosakata. Selain itu, masalah non-linguistik yang dihadapi siswa terdiri dari kecemasan dan kurangnya kepercayaan diri. Strategi yang digunakan oleh siswa untuk mengatasi tantangan dalam berbicara publik adalah memahami materi, menghafal beberapa kosakata baru, berlatih dengan teman dan meminta umpan balik, serta berlatih sendiri di depan cermin. Penelitian ini terbatas dalam lokasi, jumlah peserta, dan jenis instrumen penelitian. Disarankan untuk penelitian selanjutnya agar dapat melakukan penelitian serupa dengan mengubah tingkat peserta dan menambahkan variasi instrumen penelitian.

Berdasarkan temuan data dan diskusi, penulis menyimpulkan bahwa pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam berbicara publik adalah masalah linguistik dan non-linguistik.Masalah linguistik yang dihadapi oleh Ali dan Tasya adalah kekurangan kosakata dan pengucapan.Sementara itu, Tasya memiliki masalah lain dengan tata bahasa.Selain itu, masalah non-linguistik yang dihadapi oleh Ali dan Tasya adalah kurangnya kepercayaan diri dan kecemasan.Strategi yang digunakan oleh Ali dan Tasya adalah memahami materi, meningkatkan penguasaan kosakata, membaca buku atau referensi untuk meningkatkan penguasaan materi.Sebelum presentasi di atas panggung, strategi Ali adalah meminta teman-temannya untuk mengevaluasi persiapan sebelum menuju panggung.Ali menjelaskan bahwa hal ini dapat digunakan sebagai patokan persiapan sebelum berbicara di depan banyak orang.Selain itu, Tasya menggunakan strategi berlatih berbicara publik di depan cermin.Hal ini digunakan oleh Tasya sebagai strategi untuk mengevaluasi gesturnya sendiri dan meminimalkan kesalahan.Penelitian ini menunjukkan bahwa Ali dan Tasya mengungkapkan pengalaman mereka mengenai tantangan dan strategi selama keterlibatan mereka dalam kegiatan berbicara publik.Cerita pengalaman mereka berfungsi sebagai situs naratif di mana anggota klub berbicara publik di sekolah asrama Islam dapat mengatasi berbagai tantangan dengan merumuskan beberapa strategi yang mereka gunakan selama partisipasi mereka dalam kegiatan berbicara publik.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Mengembangkan penelitian dengan mengubah tingkat peserta menjadi siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, untuk melihat perbedaan tantangan dan strategi dalam berbicara publik di setiap jenjang.. . 2. Menambah variasi instrumen penelitian dengan menggunakan metode observasi langsung di kelas atau klub berbicara publik untuk mengamati interaksi dan dinamika antara siswa dan instruktur, serta untuk mengidentifikasi tantangan dan strategi yang mungkin tidak terungkap dalam wawancara atau jurnal.. . 3. Melakukan penelitian kolaboratif dengan melibatkan siswa dari berbagai latar belakang budaya dan bahasa ibu untuk mengeksplorasi tantangan dan strategi yang unik dalam berbicara publik lintas budaya. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana perbedaan budaya dan bahasa mempengaruhi pengalaman berbicara publik dan strategi yang digunakan oleh siswa.. . Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang pengalaman siswa dalam berbicara publik, tantangan yang mereka hadapi, dan strategi yang mereka gunakan untuk mengatasinya. Penelitian ini juga dapat membantu mengembangkan metode pengajaran dan pelatihan berbicara publik yang lebih efektif dan inklusif.

  1. An Interdisciplinary Perspective Of Mental Health Problems : A Review | Journal of Literature Language... doi.org/10.56855/jllans.v2i1.276An Interdisciplinary Perspective Of Mental Health Problems A Review Journal of Literature Language doi 10 56855 jllans v2i1 276
  2. Important Aspect For Bilingual Application To Early Childhood | Journal of Literature Language and Academic... journals.eduped.org/index.php/J-LLANS/article/view/275Important Aspect For Bilingual Application To Early Childhood Journal of Literature Language and Academic journals eduped index php J LLANS article view 275
  3. Teaching Speaking Skills Communicatively to Promote Education 4.0: Review | Journal of Literature Language... journals.eduped.org/index.php/J-LLANS/article/view/606Teaching Speaking Skills Communicatively to Promote Education 4 0 Review Journal of Literature Language journals eduped index php J LLANS article view 606
Read online
File size398.24 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test