UNIKSUNIKS
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA)Ketersediaan lahan menjadi kendala dalam pengembangan gambier; oleh karena itu, diperlukan pendekatan alternatif dengan memanfaatkan lahan bekas tambang batu bara. Lahan bekas tambang batu bara dapat direhabilitasi melalui aplikasi Jamur Mikoriza Arbuskular (JMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi interaksi jenis dan dosis JMA, serta mengidentifikasi jenis dan dosis JMA yang optimal untuk pertumbuhan bibit gambier. Desain penelitian yang digunakan adalah Rancangan Percobaan Faktorial (CRD) dengan dua faktor. Faktor pertama terdiri dari tiga jenis JMA: Acaulospora sp, Glomus sp, dan Gigaspora sp. Faktor kedua berkaitan dengan dosis JMA, yaitu 0 g/bibit, 5 g/bibit, 10 g/bibit, 15 g/bibit, dan 20 g/bibit. Variabel yang diamati meliputi analisis kimia tanah, tinggi bibit, jumlah daun, dan rasio kerucut akar. Hasil menunjukkan tidak adanya interaksi signifikan antara jenis dan dosis JMA terhadap pertumbuhan bibit gambier. Namun, jenis JMA Glomus sp pada dosis 20 g/bibit terbukti paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan bibit gambier di lahan bekas tambang batu bara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis JMA yang optimal adalah Glomus sp dan dosis JMA yang optimal adalah 20 g/bibit untuk meningkatkan pertumbuhan bibit gambier di lahan bekas tambang batu bara.Hal ini dibuktikan oleh peningkatan tinggi bibit, jumlah daun, dan rasio kerucut akar yang teramati.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh jenis JMA lainnya seperti Acaulospora sp dan Gigaspora sp pada dosis yang berbeda untuk membandingkan efektivitasnya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang aplikasi JMA terhadap kualitas tanah dan pertumbuhan tanaman di lahan bekas tambang. Selanjutnya, studi tentang interaksi antara JMA dengan faktor lingkungan seperti pH tanah dan ketersediaan nutrisi dapat dikembangkan untuk memahami mekanisme peningkatan pertumbuhan lebih mendalam.
| File size | 219.23 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNITAS PDGUNITAS PDG Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota terdapat FMA jenis Glomus sp, Acaulospora sp. , dan Gigaspora sp. , danHasil penelitian menunjukkan bahwa di Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota terdapat FMA jenis Glomus sp, Acaulospora sp. , dan Gigaspora sp. , dan
UNIKSUNIKS Corn is one of the food crops cultivated in Indonesia. Efforts to increase corn production can be done in various ways, one of which is by artificial crossbreeding.Corn is one of the food crops cultivated in Indonesia. Efforts to increase corn production can be done in various ways, one of which is by artificial crossbreeding.
UNIKSUNIKS The total phenol content was analyzed using the Folin-Ciocalteau method using the Smart Spectro tool. The growth rate of Ganoderma colonies was measuredThe total phenol content was analyzed using the Folin-Ciocalteau method using the Smart Spectro tool. The growth rate of Ganoderma colonies was measured
UNIKSUNIKS Sulfur (S) merupakan nutrisi esensial bagi pertumbuhan tanaman, penting untuk sintesis protein, fungsi enzim, dan produksi klorofil. Pada tanah tropikaSulfur (S) merupakan nutrisi esensial bagi pertumbuhan tanaman, penting untuk sintesis protein, fungsi enzim, dan produksi klorofil. Pada tanah tropika
UNIKSUNIKS Namun, usia panen padi yang terpapar 300 Gy lebih lama dibandingkan tanpa radiasi. Sebaliknya, panjang daun bendera pada tanaman padi yang diradiasi 300Namun, usia panen padi yang terpapar 300 Gy lebih lama dibandingkan tanpa radiasi. Sebaliknya, panjang daun bendera pada tanaman padi yang diradiasi 300
UNIKSUNIKS The parameters observed included survival rate, height growth, diameter growth, dry weight of the plants, and root-to-crown ratio. The findings indicatedThe parameters observed included survival rate, height growth, diameter growth, dry weight of the plants, and root-to-crown ratio. The findings indicated
UNIKSUNIKS The spacing between the rows of bait wood was set at 30 cm, while the distance between individual bait wood columns was 60 cm. A descriptive method wasThe spacing between the rows of bait wood was set at 30 cm, while the distance between individual bait wood columns was 60 cm. A descriptive method was
UNIKSUNIKS Penelitian ini mengkaji pengaruh komposisi media tanam yang berbeda serta penerapan pupuk organik cair yang dihasilkan dari telur siput apel emas terhadapPenelitian ini mengkaji pengaruh komposisi media tanam yang berbeda serta penerapan pupuk organik cair yang dihasilkan dari telur siput apel emas terhadap
Useful /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Solusi yang diusulkan meliputi peningkatan komunikasi stakeholder, pengembangan usaha kreatif, penguatan kepengurusan, serta kolaborasi dengan alumni danSolusi yang diusulkan meliputi peningkatan komunikasi stakeholder, pengembangan usaha kreatif, penguatan kepengurusan, serta kolaborasi dengan alumni dan
YANAYANA The research findings recommend the need for improved inter-institutional coordination, equitable distribution of human resources, and accelerated developmentThe research findings recommend the need for improved inter-institutional coordination, equitable distribution of human resources, and accelerated development
UNIKSUNIKS Jenis tanah yang diamati di setiap area perkebunan termasuk pasir hitam, pasir putih, dan tanah berbatu dengan komposisi pasir hitam yang dominan. PengendalianJenis tanah yang diamati di setiap area perkebunan termasuk pasir hitam, pasir putih, dan tanah berbatu dengan komposisi pasir hitam yang dominan. Pengendalian
UNIKSUNIKS A Completely Randomized Design (CRD) was employed, consisting of five treatment factors: Control (NPK), Polyhalite at 25% combined with KCl at 75%, PolyhaliteA Completely Randomized Design (CRD) was employed, consisting of five treatment factors: Control (NPK), Polyhalite at 25% combined with KCl at 75%, Polyhalite