PNLPNL
Jurnal PolimesinJurnal PolimesinPengelolaan limbah pertanian merupakan masalah lingkungan yang mendesak, karena metode pembuangan tradisional seperti pembakaran berkontribusi terhadap polusi. Penelitian ini mengeksplorasi pembuatan dan evaluasi papan tanpa pengikat yang terbuat dari serat bagasse tebu, yang menghilangkan kebutuhan pengikat sintetis. Serat bagasse diproses pada ukuran mesh 20 dan 40, kemudian dipres panas pada suhu 190°C dengan tekanan 9,6 MPa selama 15 dan 25 menit, mencapai ketebalan target 10 mm. Sifat fisik dan mekanis, termasuk kepadatan, penyerapan air, pembengkakan tebal, Modulus of Rupture (MOR), dan Modulus of Elasticity (MOE), dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa ukuran partikel dan waktu penekanan mempengaruhi sifat papan. Sampel E25 (40 mesh, penekanan 25 menit) menunjukkan kinerja tertinggi dengan kepadatan 0,52 g/cm³, MOR 2,69 MPa, MOE 293,82 MPa, penyerapan air 134,66%, dan pembengkakan tebal 16,80%. Temuan ini menunjukkan bahwa optimasi ukuran partikel dan kondisi penekanan meningkatkan kekuatan dan stabilitas dimensi papan tanpa pengikat, menjadikan bagasse tebu sebagai bahan baku yang layak untuk produksi panel berkelanjutan.
Penelitian ini menghasilkan papan tanpa pengikat dari serat bagasse tebu dengan dimensi 150 × 150 × 10 mm.Hasil menunjukkan bahwa ukuran partikel dan waktu penekanan secara signifikan mempengaruhi sifat fisik dan mekanis papan.Waktu penekanan yang lebih lama dan ukuran partikel yang lebih kecil meningkatkan kepadatan, yang pada gilirannya meningkatkan ketahanan air, stabilitas dimensi, dan kekuatan mekanis.Di antara semua sampel yang diuji, E25 dengan 40 mesh dan penekanan 25 menit menunjukkan kinerja terbaik secara keseluruhan, dengan kepadatan 0,52 g/cm³, MOR 2,69 MPa, MOE 293,82 MPa, penyerapan air 134,66%, dan pembengkakan tebal 16,80%.Hasil ini mengonfirmasi bahwa optimasi parameter pembuatan dapat meningkatkan ketahanan dan integritas struktural papan tanpa pengikat, mempromosikan bagasse tebu sebagai alternatif berkelanjutan untuk bahan konstruksi ramah lingkungan.Penelitian selanjutnya harus mengeksplorasi ketahanan, faktor lingkungan, dan skalabilitas untuk aplikasi komersial.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada optimasi parameter pembuatan, seperti ukuran partikel dan waktu penekanan, untuk meningkatkan sifat fisik dan mekanis papan tanpa pengikat. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak lingkungan dan ketahanan jangka panjang dari papan tanpa pengikat ini. Terakhir, studi skalabilitas dan analisis biaya-manfaat dapat dilakukan untuk mengevaluasi potensi komersial dari penggunaan bagasse tebu sebagai bahan baku untuk produksi papan berkelanjutan.
| File size | 425.97 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Dengan semen yang dibatasi sebesar 350 kg/m3, Cement substitute dari CaCO3 sangat berperan aktif meningkatkan kuat tekan awal beton dan juga sebagai fillerDengan semen yang dibatasi sebesar 350 kg/m3, Cement substitute dari CaCO3 sangat berperan aktif meningkatkan kuat tekan awal beton dan juga sebagai filler
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Berdasarkan hasil analisis regresi data panel pada 34 provinsi di Indonesia selama periode 2019-2023, penelitian ini menyimpulkan bahwa pekerja informalBerdasarkan hasil analisis regresi data panel pada 34 provinsi di Indonesia selama periode 2019-2023, penelitian ini menyimpulkan bahwa pekerja informal
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Tujuan manajemen dapat dilihat dari tingkat yang paling rendah, yaitu tingkat personal (personal objective), naik ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu tujuanTujuan manajemen dapat dilihat dari tingkat yang paling rendah, yaitu tingkat personal (personal objective), naik ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu tujuan
STIMI BJMSTIMI BJM Tingginya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi di Indonesia, yang mencapai 11,28% untuk lulusan sarjana, menunjukkan adanya kesenjangan antara kualifikasiTingginya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi di Indonesia, yang mencapai 11,28% untuk lulusan sarjana, menunjukkan adanya kesenjangan antara kualifikasi
UMNUMN Namun, keberhasilan program sangat bergantung pada ketersediaan sumber daya, media edukasi yang sesuai, serta keterlibatan lintas sektor. Oleh karena itu,Namun, keberhasilan program sangat bergantung pada ketersediaan sumber daya, media edukasi yang sesuai, serta keterlibatan lintas sektor. Oleh karena itu,
UMSUMS Sebanyak 50 sampel diperoleh dengan metode pengambilan sampel acak untuk eksperimen. Parameter fisik dievaluasi menggunakan metode observasi. Uji tingkatSebanyak 50 sampel diperoleh dengan metode pengambilan sampel acak untuk eksperimen. Parameter fisik dievaluasi menggunakan metode observasi. Uji tingkat
BTPBTP Tingginya nilai COD yaitu Titik 1 yaitu 16 mg/L. titik 2 yaitu 12 mg/L dan titik 3 yaitu 12 mg/L yang disebabkan dari limbah domestik disekitar Danau BeratanTingginya nilai COD yaitu Titik 1 yaitu 16 mg/L. titik 2 yaitu 12 mg/L dan titik 3 yaitu 12 mg/L yang disebabkan dari limbah domestik disekitar Danau Beratan
UMBUMB Tujuan penelitian ini adalah untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat, pengelola, potensi regional, dan pendekatan desain lanskap yang berkelanjutan. TeknikTujuan penelitian ini adalah untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat, pengelola, potensi regional, dan pendekatan desain lanskap yang berkelanjutan. Teknik
Useful /
UMPOUMPO Sejak masa awal Islam hingga kini, wakaf telah berperan dalam bidang kesehatan dan tersebar di seluruh dunia Islam, antara lain di Hijaz, Syam, Mesir,Sejak masa awal Islam hingga kini, wakaf telah berperan dalam bidang kesehatan dan tersebar di seluruh dunia Islam, antara lain di Hijaz, Syam, Mesir,
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Hasil kajian mengungkap dua jalur utama eskalasi. Pertama, korban bullying berpotensi berubah menjadi pelaku kekerasan melalui mekanisme trauma aggression,Hasil kajian mengungkap dua jalur utama eskalasi. Pertama, korban bullying berpotensi berubah menjadi pelaku kekerasan melalui mekanisme trauma aggression,
STAIALANWARSTAIALANWAR Ekofeminisme memberikan lensa alternatif dengan membingkai Q. 4:1 sebagai cerminan keterkaitan dan peran timbal balik dalam penciptaan manusia, yang menegaskanEkofeminisme memberikan lensa alternatif dengan membingkai Q. 4:1 sebagai cerminan keterkaitan dan peran timbal balik dalam penciptaan manusia, yang menegaskan
UNWUNW Pengembangan kepemimpinan memerlukan pendekatan holistik melalui empat strategi utama: (1) experiential learning, (2) naratif-konstruktif, (3) permainanPengembangan kepemimpinan memerlukan pendekatan holistik melalui empat strategi utama: (1) experiential learning, (2) naratif-konstruktif, (3) permainan