UMBUMB
SINERGISINERGIPenelitian ini mengkaji UMKM tahu di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. Observasi menunjukkan adanya kesenjangan antara produksi tahu dengan persyaratan Good Manufacturing Practices (GMP). Jumlah adopsi prosedur produksi makanan yang tepat oleh sektor tahu terhadap Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 75/M-IND/PER/7/2010 ditentukan menggunakan pendekatan GMP. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan produk industri tahu dan memberikan rekomendasi perbaikan. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data meliputi wawancara terbuka terkait aspek GMP, kuesioner yang terdiri dari 11 aspek pemeriksaan, observasi langsung di 21 UMKM dengan menandai kondisi lokasi, peralatan produksi, dan bahan yang digunakan, serta mengikuti proses pengolahan, dilanjutkan dengan pencarian penyimpangan dari aspek GMP dan perbandingan dengan tinjauan pustaka, dokumentasi data yang diperlukan terkait penilaian GMP, dan pencarian pustaka yang relevan. Menurut evaluasi, 12 UMKM dengan rentang nilai 41% hingga 60% masuk ke dalam kategori tidak memenuhi persyaratan. Kriteria kedua adalah sangat tidak memadai, dengan rentang nilai 21% hingga 40% untuk lima UMKM. Selain itu, kriteria cukup memenuhi dengan rentang nilai 61% hingga 80% untuk empat UMKM. Evaluasi 11 aspek GMP dilakukan pada 21 UMKM. Aspek lokasi memiliki persentase 71% dalam kategori cukup memadai, aspek bangunan dengan persentase 11% dalam kategori kritis, aspek sanitasi dengan persentase 40% dalam kategori sangat kurang memadai, aspek mesin dan peralatan dengan persentase 80% dalam kategori cukup memadai, aspek bahan dengan persentase 100% dalam kategori memadai, dan aspek pengawasan dengan persentase 40% dalam kategori sangat kurang memadai.
Penilaian UMKM di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara menunjukkan bahwa 12 UMKM masuk ke dalam kriteria tidak memenuhi persyaratan, dengan rentang nilai 41% hingga 60%.Kriteria kedua adalah sangat tidak memadai, dengan rentang nilai 21% hingga 40% untuk lima UMKM.Selain itu, kriteria cukup memenuhi dengan rentang nilai 61% hingga 80% terpenuhi oleh empat UMKM.Hasil penilaian 11 aspek GMP pada 21 UMKM menunjukkan bahwa beberapa aspek telah terpenuhi, cukup terpenuhi, tidak terpenuhi, sangat kurang terpenuhi, dan kritis.Aspek dengan penilaian tertinggi pada setiap aspek akan menjadi fokus penelitian ini untuk perbaikan.Hasil penilaian menunjukkan bahwa masih banyak aspek GMP yang belum diterapkan oleh UMKM tahu.Ada beberapa rekomendasi perbaikan yang diberikan kepada UMKM tahu di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, yaitu.(a) UMKM mengetahui perlu meningkatkan keamanan makanan dengan Pedoman Cara Pembuatan Makanan Olahan yang Baik (CPPOB).(b) Peningkatan keamanan makanan dapat didukung dengan melakukan evaluasi berkala menggunakan pedoman GMP.dan (c) Diharapkan UMKM mampu dan bersedia untuk menerapkan rekomendasi perbaikan yang telah diberikan.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas penerapan rekomendasi perbaikan yang telah diberikan kepada UMKM tahu. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak penerapan rekomendasi perbaikan terhadap kualitas dan keamanan produk tahu. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan antara produksi tahu dengan persyaratan GMP, serta mencari solusi untuk mengatasi kesenjangan tersebut. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keamanan produk tahu, serta mendukung pertumbuhan industri tahu di daerah tersebut.
- Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1755-1315/890/1/012050Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1755 1315 890 1 012050
- Good Manufacturing Practice (GMP) in Tofu MSMEs in North Aceh | Erliana | SINERGI. good practice tofu... publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/sinergi/article/view/21352Good Manufacturing Practice GMP in Tofu MSMEs in North Aceh Erliana SINERGI good practice tofu publikasi mercubuana ac index php sinergi article view 21352
| File size | 328.7 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ILMUBERSAMAILMUBERSAMA Platform ini diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif sehingga dapat lebih mudah mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan minat mereka.Platform ini diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif sehingga dapat lebih mudah mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan minat mereka.
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Oleh karena itu, faktorial 2 x 3 x 3 digunakan sebagai design eksperimen. Eksperimen direplikasi sebanyak dua kali. Gaya tekan dan momen torsi yang minimumOleh karena itu, faktorial 2 x 3 x 3 digunakan sebagai design eksperimen. Eksperimen direplikasi sebanyak dua kali. Gaya tekan dan momen torsi yang minimum
UnwahasUnwahas Minyak alpukat berpotensi sebagai zat aktif kosmetik dengan konsentrasi 3 hingga 20%. Sebagai simpulan, minyak alpukat berpotensi untuk dikembangkan sebagaiMinyak alpukat berpotensi sebagai zat aktif kosmetik dengan konsentrasi 3 hingga 20%. Sebagai simpulan, minyak alpukat berpotensi untuk dikembangkan sebagai
UPIUPI Penelitian ini mengkaji efektivitas perangkat ultrasonik frekuensi tunggal dalam inaktivasi sel bakteri. Sebuah perangkat ultrasonik berbiaya rendah denganPenelitian ini mengkaji efektivitas perangkat ultrasonik frekuensi tunggal dalam inaktivasi sel bakteri. Sebuah perangkat ultrasonik berbiaya rendah dengan
ABDIMASABDIMAS The curriculum that includes business management, marketing, and information technology has been proven to meet the specific needs of rural entrepreneurs.The curriculum that includes business management, marketing, and information technology has been proven to meet the specific needs of rural entrepreneurs.
ABDIMASABDIMAS Pengemasan merupakan bagian penting dalam proses produksi karena berfungsi untuk meningkatkan kualitas dan keamanan, terutama dalam produk pangan. PenelitianPengemasan merupakan bagian penting dalam proses produksi karena berfungsi untuk meningkatkan kualitas dan keamanan, terutama dalam produk pangan. Penelitian
BSIBSI Tahapan pengabdian dimulai dengan koordinasi bersama mitra untuk menentukan alat dan bahan vital dalam produksi. Selanjutnya, dilakukan pengadaan alatTahapan pengabdian dimulai dengan koordinasi bersama mitra untuk menentukan alat dan bahan vital dalam produksi. Selanjutnya, dilakukan pengadaan alat
4141 Penelitian ini terdiri dari dua tahapan, yaitu survei lokasi dan pengambilan data. Data yang dikumpulkan berupa data primer melalui metode wawancara, partisipasiPenelitian ini terdiri dari dua tahapan, yaitu survei lokasi dan pengambilan data. Data yang dikumpulkan berupa data primer melalui metode wawancara, partisipasi
Useful /
ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER Studi ini memperluas implikasi kebijakan, menyarankan integrasi bahan yang berpusat pada keluarga ke dalam kurikulum anak usia dini dan merekomendasikanStudi ini memperluas implikasi kebijakan, menyarankan integrasi bahan yang berpusat pada keluarga ke dalam kurikulum anak usia dini dan merekomendasikan
UPIUPI Untuk mengatasi masalah ini, inisiatif CDIO dianggap sebagai alat ideal untuk memastikan keberhasilan akreditasi. Standar CDIO, silabus, kurikulum teknik,Untuk mengatasi masalah ini, inisiatif CDIO dianggap sebagai alat ideal untuk memastikan keberhasilan akreditasi. Standar CDIO, silabus, kurikulum teknik,
4141 254.000. Secara keseluruhan, dari pendapatan dan pengeluaran dapat disimpulkan bahwa Nilai Tukar Nelayan (NTN) Desa Aron Tunggai > 1,85, yang berarti bahwa254.000. Secara keseluruhan, dari pendapatan dan pengeluaran dapat disimpulkan bahwa Nilai Tukar Nelayan (NTN) Desa Aron Tunggai > 1,85, yang berarti bahwa
UNMUNM From the investigation of Judes life, the authors suggest that English teachers can facilitate discussions on the advantages and challenges of migration,From the investigation of Judes life, the authors suggest that English teachers can facilitate discussions on the advantages and challenges of migration,