STTDBSTTDB

JUS TEKNO (Jurnal Sains dan Teknologi)JUS TEKNO (Jurnal Sains dan Teknologi)

Motor stepper NEMA 23 merupakan salah satu jenis motor yang banyak digunakan dalam aplikasi kontrol presisi, seperti pada sistem otomasi dan robotika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan arah dan kecepatan motor stepper menggunakan kontrol analog dan digital, serta menganalisis keefektifan kedua metode tersebut. Pada kontrol analog, pengaturan arah dilakukan melalui saklar toggle yang secara manual mengubah logika sinyal pada pin DIR driver DM542. Sementara itu, pada kontrol digital, arah putaran motor diatur secara otomatis melalui program Arduino menggunakan logika HIGH dan LOW pada pin yang sama. Kecepatan motor diatur melalui frekuensi pulsa pada pin PUL , yang diprogram untuk menghasilkan langkah motor stabil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol digital memiliki tingkat presisi dan stabilitas yang lebih tinggi dibandingkan kontrol analog, terutama pada kecepatan tinggi (300 RPM). Pada kecepatan rendah hingga sedang (100–200 RPM), kedua metode memberikan performa yang relatif stabil, dengan kontrol analog lebih sederhana untuk diimplementasikan namun kurang efisien untuk aplikasi otomatisasi. Selain itu, integrasi layar LCD I2C digunakan untuk menampilkan status motor dan informasi real-time kepada pengguna. Penelitian ini membuktikan bahwa kontrol digital lebih unggul dalam aplikasi yang memerlukan presisi tinggi dan otomatisasi, sedangkan kontrol analog lebih cocok untuk pengujian atau pembelajaran dasar motor stepper. Sistem yang dirancang mampu memberikan pengaturan yang fleksibel, dengan potensi pengembangan lebih lanjut untuk aplikasi di bidang industri dan Pendidikan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kontrol digital memberikan presisi dan efisiensi yang lebih tinggi dalam pengaturan arah dan kecepatan motor stepper NEMA 23 dibandingkan kontrol analog.Kontrol analog lebih cocok untuk aplikasi sederhana atau demonstrasi, sementara kontrol digital ideal untuk aplikasi otomatisasi yang membutuhkan akurasi tinggi.Penggunaan Arduino dan driver DM542 memungkinkan pengaturan yang fleksibel dan terprogram, membuka potensi pengembangan lebih lanjut untuk berbagai aplikasi industri dan pendidikan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan pengembangan lebih lanjut pada sistem kontrol motor stepper ini. Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai optimasi parameter driver DM542, seperti konfigurasi microstepping, untuk mengurangi getaran pada kecepatan tinggi dan meningkatkan akurasi posisi. Kedua, integrasi sensor umpan balik, seperti encoder, dapat meningkatkan presisi kontrol dengan memberikan informasi posisi motor secara real-time. Ketiga, pengembangan antarmuka pengguna berbasis web atau aplikasi mobile akan memudahkan pemantauan dan pengendalian motor secara jarak jauh, serta memungkinkan pengumpulan data untuk analisis kinerja yang lebih mendalam. Pengembangan ini akan memperluas aplikasi sistem kontrol motor stepper ini ke berbagai bidang, termasuk robotika, otomasi industri, dan sistem kendali presisi lainnya.

Read online
File size965.24 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test