UMSUMS
Forum GeografiForum GeografiEkspansi jaringan tide gauge di sepanjang pantai sangat penting untuk memantau dinamika permukaan laut dengan lebih baik. Urgensi ini telah diperburuk oleh perubahan iklim, terutama selama dua dekade terakhir. Namun, pendensitasian tetap menjadi tugas yang menantang karena kurangnya keterjangkauan sensor, terutama di Global Selatan. Selain itu, persyaratan presisi dan akurasi 1 cm yang ditetapkan oleh Global Sea Level Observing System (GLOSS) terlalu membatasi, terutama untuk sensor tide gauge berbiaya rendah. Di sini, kami mengevaluasi kinerja tide gauge DIY berbiaya rendah dalam memenuhi standar ini. Tiga set pengamatan permukaan laut dari IR-TIDES, sensor tide gauge DIY yang diamati pada tahun 2016 dan 2018, dikenakan pengujian kinerja dalam hal presisi dan akurasi dibandingkan dengan model tide global dan dua tide gauge yang sudah mapan. Ketiga set data diperkirakan memiliki standar deviasi 8 cm sebagai metrik untuk tingkat presisi. Dalam hal akurasi, set data IR-TIDES memiliki standar deviasi 25 cm dan koefisien korelasi 0,616. Secara keseluruhan, IR-TIDES menunjukkan presisi yang memadai sambil masih kurang akurasi, sebagian memenuhi standar kualitas GLOSS. Temuan ini dapat memperkuat tingkat kepercayaan terhadap tide gauge DIY berbiaya rendah, terutama untuk digunakan sebagai sensor cadangan dan redundan untuk stasiun tide gauge yang sudah mapan setelah mengatasi keterbatasannya.
Kemajuan tide gauge berbiaya rendah dan akurat sangat mendasar untuk meningkatkan pemantauan permukaan laut, terutama di wilayah dengan sumber daya terbatas.Studi ini menyajikan tide gauge DIY berbiaya rendah yang disebut IR-TIDES yang menunjukkan konsistensi data yang kuat.Meskipun IR-TIDES menawarkan kinerja yang menjanjikan dalam hal parameter data konsisten, tingkat akurasinya saat ini berada di bawah standar GLOSS 1 cm.Namun, IR-TIDES memiliki potensi untuk digunakan sebagai sensor redundan untuk stasiun tide gauge yang sudah mapan, terutama setelah menerapkan koreksi kesalahan skala menggunakan pengujian de Casteele.Penelitian lebih lanjut untuk mengatasi batasan ini akan bermanfaat untuk pendensitasian stasiun tide gauge dengan sensor yang terjangkau.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk meningkatkan kinerja dan kegunaan tide gauge berbiaya rendah seperti IR-TIDES. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mengurangi sumber-sumber kesalahan sistematis pada IR-TIDES, terutama yang berkaitan dengan kalibrasi sensor dan pengaruh kondisi lingkungan seperti gelombang dan arus. Kedua, pengembangan algoritma koreksi data yang lebih canggih, seperti menggunakan data altimetri satelit atau model pasang surut, dapat meningkatkan akurasi pengukuran IR-TIDES. Ketiga, perlu dilakukan pengujian lapangan yang lebih ekstensif di berbagai lokasi dan kondisi laut untuk memvalidasi kinerja IR-TIDES dan mengidentifikasi potensi adaptasi atau modifikasi desain yang diperlukan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan tide gauge berbiaya rendah dapat menjadi alat yang efektif dan terpercaya untuk memantau permukaan laut dan mendukung studi perubahan iklim di wilayah pesisir Indonesia.
- Assessment of Low-Cost Tide Gauges to Meet GLOSS 1-cm Precision and Accuracy Standards: A Case Study... doi.org/10.23917/forgeo.v38i2.5182Assessment of Low Cost Tide Gauges to Meet GLOSS 1 cm Precision and Accuracy Standards A Case Study doi 10 23917 forgeo v38i2 5182
- NHESS - GPS-controlled tide gauges in Indonesia – a German contribution to Indonesia's Tsunami... doi.org/10.5194/nhess-11-731-2011NHESS GPS controlled tide gauges in Indonesia Ae a German contribution to Indonesias Tsunami doi 10 5194 nhess 11 731 2011
- Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/824/1/012066Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human iopscience iop article 10 1088 1755 1315 824 1 012066
- Tide gauges and Geodesy: a secular synergy illustrated by three present-day case studies. tide gauges... doi.org/10.1016/j.crte.2006.07.006Tide gauges and Geodesy a secular synergy illustrated by three present day case studies tide gauges doi 10 1016 j crte 2006 07 006
| File size | 997.46 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA RSKD Dadi Prov Sul-Sel telah mengalami kejadian kebakaran pada tahun 2015 dan tahun 2016 diakibatkan karena adanya puntung rokok dan korsleting listrik.RSKD Dadi Prov Sul-Sel telah mengalami kejadian kebakaran pada tahun 2015 dan tahun 2016 diakibatkan karena adanya puntung rokok dan korsleting listrik.
IUQIBOGORIUQIBOGOR Studi ini bertujuan merekonstruksi model kepemimpinan dayah yang berbasis ketangguhan melalui sintesis kritis dari literatur yang ada. Metode penelitianStudi ini bertujuan merekonstruksi model kepemimpinan dayah yang berbasis ketangguhan melalui sintesis kritis dari literatur yang ada. Metode penelitian
MALAHAYATIMALAHAYATI Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian berupa pretes-postest with control group. PopulasiJenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian berupa pretes-postest with control group. Populasi
KIPMIKIPMI These QDs exhibited promising antibacterial activity against both E. aureus, and their integration with ZnO photocatalysts significantly enhanced the degradationThese QDs exhibited promising antibacterial activity against both E. aureus, and their integration with ZnO photocatalysts significantly enhanced the degradation
ITNITN Penambahan minyak kemiri terhadap biodiesel minyak jelantah memberikan pengaruh yang nyata terhadap profil nyala api, viskositas, LHV, dan HHV. PenambahanPenambahan minyak kemiri terhadap biodiesel minyak jelantah memberikan pengaruh yang nyata terhadap profil nyala api, viskositas, LHV, dan HHV. Penambahan
UNESAUNESA Media yang dikembangkan telah melalui penilaian validator dan dinyatakan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwaMedia yang dikembangkan telah melalui penilaian validator dan dinyatakan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
UMSUMS Analisis menunjukkan bahwa model optimal untuk penentuan lokasi di wilayah otonom sangat bergantung pada tujuan pengelolaan sampah yang jelas, sehinggaAnalisis menunjukkan bahwa model optimal untuk penentuan lokasi di wilayah otonom sangat bergantung pada tujuan pengelolaan sampah yang jelas, sehingga
LMULMU Dari hasil penelitian didapatkan lokasi yang memenuhi ketiga aspek tersebut dimana elevasinya lebih tinggi 4 m dari bibir sungai. Hasil kegiatan telahDari hasil penelitian didapatkan lokasi yang memenuhi ketiga aspek tersebut dimana elevasinya lebih tinggi 4 m dari bibir sungai. Hasil kegiatan telah
Useful /
IUQIBOGORIUQIBOGOR Dengan menganalisis argumen ini melalui penyelidikan kualitatif yang ketat, artikel ini berkontribusi pada diskursus teoritis tentang organisasi pembelajaranDengan menganalisis argumen ini melalui penyelidikan kualitatif yang ketat, artikel ini berkontribusi pada diskursus teoritis tentang organisasi pembelajaran
UNPUNP Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas VIII MTsN 2 Pasaman memiliki profil gaya belajar yang beragam dengan kecenderungan dominan pada gaya belajarPenelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas VIII MTsN 2 Pasaman memiliki profil gaya belajar yang beragam dengan kecenderungan dominan pada gaya belajar
POLIBATAMPOLIBATAM YouTube data indicated solid engagement, with a CTR of 4. 39% and an average watch duration of 2 minutes and 44 seconds. The integration of audience perception,YouTube data indicated solid engagement, with a CTR of 4. 39% and an average watch duration of 2 minutes and 44 seconds. The integration of audience perception,
UMSUMS DCP ini mampu menangkap fenomena El Niño‑Southern Oscillation (ENSO) yang memengaruhi frekuensi gelombang panas di Asia Tenggara selama tahun hinggaDCP ini mampu menangkap fenomena El Niño‑Southern Oscillation (ENSO) yang memengaruhi frekuensi gelombang panas di Asia Tenggara selama tahun hingga