UNIMUNIM

PRIVE: Jurnal Riset Akuntansi dan KeuanganPRIVE: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan

Pengamatan bermaksud mengetahui pengaruh teori fraud pentagon yang meliputi financial target, financial stability, external pressure, ineffective monitoring, change in auditor, pergantian direksi dan dualism position terhadap fraudulent financial reporting. Pengamatan ini bersifat kuantitatif. Populasinya yakni keseluruhan perusahaan perbankan di BEI 2017-2019. Sampel diambil melalui purposive sampling didapatkan 24 perusahaan. Data sekunder berwujud annual report serta financial report dianalisis melalui analisis regresi linier berganda. Hasil pengamatan memperlihatkan financial stability, external pressure dan pergantian direksi mempengaruhi fraudulent financial reporting. Sedangkan financial target, ineffective monitoring, change in auditor dan dualism position tidak mempengaruhi fraudulent financial reporting. Secara bersamaan pengamatan ini memperlihatkan variabel financial target, financial stability, external pressure, ineffective monitoring, change in auditor, pergantian direksi dan dualism position mempengaruhi fraudulent financial reporting.

Financial target tidak mempengaruhi fraudulent financial reporting.Ineffective monitoring tidak mempengaruhi fraudulent financial reporting.Change in auditor tidak mempengaruhi fraudulent financial reporting.Dualism Position tidak mempengaruhi fraudulent financial reporting.Financial target, financial stability, external pressure, ineffective monitoring, change in auditor, pergantian direksi dan dualism position secara bersamaan mempengaruhi fraudulent financial reporting.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dengan memasukkan sektor industri lain selain perbankan untuk melihat apakah terdapat perbedaan pengaruh faktor-faktor fraud pentagon terhadap fraudulent financial reporting. Hal ini penting karena karakteristik industri yang berbeda dapat mempengaruhi insentif dan peluang terjadinya kecurangan. Kedua, penelitian dapat menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam mengenai mekanisme bagaimana faktor-faktor fraud pentagon mendorong terjadinya kecurangan laporan keuangan, serta bagaimana perusahaan merespons tekanan-tekanan tersebut. Pendekatan kualitatif dapat memberikan pemahaman yang lebih kaya dan mendalam dibandingkan dengan pendekatan kuantitatif. Ketiga, penelitian dapat menguji pengaruh faktor-faktor tata kelola perusahaan, seperti independensi dewan komisaris dan kualitas audit, terhadap hubungan antara fraud pentagon dan fraudulent financial reporting. Tata kelola perusahaan yang baik dapat menjadi mitigasi terhadap risiko kecurangan.

  1. Consideration of Fraud in a Financial Statement - Audit and Accounting Guide – Construction... doi.org/10.1002/9781119679295.ch12Consideration of Fraud in a Financial Statement Audit and Accounting Guide yAAAe Construction doi 10 1002 9781119679295 ch12
  2. FAKTOR RESIKO FRAUD TERHADAP PELAKSANAAN FRAUDULENT FINANCIAL REPORTING (BERDASARKAN PENDEKATAN CROWN’S... journals.ums.ac.id/index.php/reaksi/article/view/7809FAKTOR RESIKO FRAUD TERHADAP PELAKSANAAN FRAUDULENT FINANCIAL REPORTING BERDASARKAN PENDEKATAN CROWNAoS journals ums ac index php reaksi article view 7809
  3. Jurnal Akuntansi Trisakti. https library ipmi ac mbkm ilearn unand digilib unis akasia pengaruh fraud... e-journal.trisakti.ac.id/index.php/jat/article/view/5274Jurnal Akuntansi Trisakti https library ipmi ac mbkm ilearn unand digilib unis akasia pengaruh fraud e journal trisakti ac index php jat article view 5274
Read online
File size507.73 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test