UNIMUNIM

PRIVE: Jurnal Riset Akuntansi dan KeuanganPRIVE: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan

Konsep fair value pada laporan keuangan dapat meningkatkan tingkat relevansi dari laporan keuangan, akan tetapi didalam penerapannya diperlukan estimasi atau judgement seseorang yang lebih mungkin untuk condong kearah sifat yang subjektif dan dapat menimbulkan pihak lain bertindak fraud. Penetapan nilai wajar yang didasarkan pada estimasi atau judgement seseorang merupakan celah untuk dilakukannya fraud, yaitu celah untuk meningkatkan atau menurunkan nilai dalam pelaporannya ketika seorang penilai (appraisal) atau auditor melakukan pengukuran. Tujuan dari terlaksananya penelitian ini yaitu ingin diketahuinya perihal yang menyebabkan fair value dapat berpotensi fraud pada Laporan Keuangan. Pendekatan penelitian ini merupakan pendekatan dengan cara kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah fair value dapat berpotensi fraud pada Laporan Keuangan. Hal ini terjadi apabila tidak tersedianya harga kini atas suatu asset atau property yang menyebabkan gagalnya dalam menerapkan Fair Value (nilai wajar) sehingga penilaiannya menjadi kurang andal.

Analisis menunjukkan bahwa fair value berpotensi menjadi sumber fraud pada laporan keuangan ketika tidak tersedia harga pasar atau nilai kini aset dan liabilitas, sehingga penerapan fair value menjadi tidak andal.Ketidakhadiran harga pasar memaksa manajemen membuat perkiraan dan asumsi yang kurang tepat, menciptakan celah bagi manipulasi nilai.Akibatnya, praktik tersebut dapat menimbulkan volatilitas dalam laporan keuangan perusahaan.

Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan model kuantitatif yang mengukur hubungan antara kesalahan estimasi fair value dan tingkat risiko fraud pada laporan keuangan, sehingga memberikan alat ukur yang lebih objektif bagi auditor. Selain itu, dilakukan studi perbandingan regulasi dan kebijakan penerapan fair value di beberapa negara untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat meminimalkan potensi fraud, serta menilai pengaruh konteks hukum terhadap efektivitas pengendalian. Selanjutnya, penelitian eksperimental dapat mengevaluasi peran independensi pihak ketiga (appraisal) dalam proses penilaian fair value, dengan membandingkan hasil penilaian yang dilakukan oleh tim internal versus tim eksternal dalam kondisi pasar yang berbeda, guna menilai dampaknya terhadap keandalan laporan keuangan.

  1. Akuntansi Nilai Wajar: Perdebatan yang Tidak Berujung | Fajriana | Assets: Jurnal Akuntansi dan Pendidikan.... e-journal.unipma.ac.id/index.php/assets/article/view/3486Akuntansi Nilai Wajar Perdebatan yang Tidak Berujung Fajriana Assets Jurnal Akuntansi dan Pendidikan e journal unipma ac index php assets article view 3486
Read online
File size238.58 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test