YBPINDOYBPINDO
Jurnal Pengabdian Cendikia NusantaraJurnal Pengabdian Cendikia NusantaraKesehatan ibu nifas merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan kualitas pelayanan kesehatan di suatu daerah. Di Nagari Rimbo Binuang, Kecamatan Pasaman, masih terdapat beberapa kendala dalam pemenuhan layanan kesehatan dasar bagi ibu nifas, termasuk kurangnya pengetahuan tentang perawatan bayi dan kelengkapan imunisasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu nifas melalui pemeriksaan fisik dan penyuluhan kesehatan, serta memastikan kelengkapan imunisasi balita dan bayi. Kegiatan dilakukan secara langsung pada pasien nifas dengan pendekatan kunjungan rumah dan posyandu ekstra. Penyuluhan kesehatan dilakukan oleh Dosen, sedangkan pemeriksaan fisik dilakukan oleh mahasiswi Akbid Pasbar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penjemputan dan pendampingan pasien secara langsung efektif dalam meningkatkan kepatuhan ibu nifas terhadap jadwal imunisasi anak. Perawatan tali pusat bayi juga mengalami perbaikan setelah penyuluhan dan bimbingan langsung, meskipun terdapat tantangan seperti ketidaklengkapan dokumen kesehatan dan preferensi pribadi orang tua dalam memilih tempat imunisasi. Penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan fisik yang dilakukan secara intensif dan personal mampu meningkatkan kesadaran dan tindakan ibu nifas terhadap kesehatan diri dan bayinya. Diperlukan upaya berkelanjutan dan kolaborasi dengan fasilitas kesehatan setempat untuk mengatasi kendala yang ada dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Nagari Rimbo Binuang.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Nagari Rimbo Binuang menyoroti pentingnya upaya dalam meningkatkan kesehatan ibu nifas dan bayi.Meskipun menghadapi tantangan seperti rendahnya partisipasi dalam imunisasi dan perawatan tali pusat yang belum optimal, kegiatan ini memberikan gambaran tentang perlunya edukasi yang lebih intensif dan kolaborasi yang erat antara penyedia layanan kesehatan dan komunitas lokal.Evaluasi terus-menerus diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas upaya dalam meningkatkan pemahaman dan praktek kesehatan dasar di wilayah ini.
Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, beberapa ide penelitian lanjutan dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai faktor-faktor sosio-ekonomi dan budaya yang mempengaruhi tingkat partisipasi ibu nifas dalam program imunisasi di Nagari Rimbo Binuang. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi efektivitas modul penyuluhan kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat setempat, termasuk penggunaan media visual dan bahasa yang mudah dipahami. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas pendekatan kunjungan rumah dengan pendekatan posyandu dalam meningkatkan kepatuhan ibu nifas terhadap jadwal imunisasi dan perawatan tali pusat, serta mengidentifikasi strategi yang paling optimal untuk diterapkan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Nagari Rimbo Binuang, serta wilayah lain dengan karakteristik serupa.
| File size | 329.51 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIHWDURISTAIHWDURI Berdasarkan pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pendampingan, penyuluhan, dan pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan danBerdasarkan pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pendampingan, penyuluhan, dan pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Masalah kesehatan gigi dan mulut paling banyak dialami oleh anak usia 6-12 tahun. Penyebab yang sangat mendasar adalah kurangnya kesadaran diri sendiriMasalah kesehatan gigi dan mulut paling banyak dialami oleh anak usia 6-12 tahun. Penyebab yang sangat mendasar adalah kurangnya kesadaran diri sendiri
UNDIKMAUNDIKMA Kegiatan ini dihadiri sebanyak 140 penyintas diantaranya 50 orang mengalami hipertensi 1, 2 dan sistolik, dengan faktor risiko usia kebanyakan paruh baya,Kegiatan ini dihadiri sebanyak 140 penyintas diantaranya 50 orang mengalami hipertensi 1, 2 dan sistolik, dengan faktor risiko usia kebanyakan paruh baya,
ITSCIENCEITSCIENCE d 08.45 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 88 orang siswa kelas X, XI dan XII SMA Negeri 7 Padangsidimpuan dengan metode ceramah. Kegiatan berlangsung secarad 08.45 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 88 orang siswa kelas X, XI dan XII SMA Negeri 7 Padangsidimpuan dengan metode ceramah. Kegiatan berlangsung secara
AHMAREDUCAHMAREDUC Tahap keenam 21-22 Desember 2022, seremonial dies natalis Akbid Menara Primadani VX berupa sabutan Direktur, persembahan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM),Tahap keenam 21-22 Desember 2022, seremonial dies natalis Akbid Menara Primadani VX berupa sabutan Direktur, persembahan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM),
ITKESWHSITKESWHS Penyakit yang telah menelan 53.292 korban jiwa di seluruh dunia hingga 3 April 2020 ini telah menimbulkan banyak kekhawatiran di kalangan masyarakat. SetiapPenyakit yang telah menelan 53.292 korban jiwa di seluruh dunia hingga 3 April 2020 ini telah menimbulkan banyak kekhawatiran di kalangan masyarakat. Setiap
ITKESWHSITKESWHS Penyakit degeneratif kronis seperti diabetes mellitus (DM) sering asimptomatik sehingga deteksi dini melalui pemeriksaan glukosa darah menjadi penting.Penyakit degeneratif kronis seperti diabetes mellitus (DM) sering asimptomatik sehingga deteksi dini melalui pemeriksaan glukosa darah menjadi penting.
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Tujuan utama kesehatan reproduksi adalah menyediakan layanan kesehatan reproduksi yang komprehensif bagi individu dan pasangan mereka, khususnya remaja,Tujuan utama kesehatan reproduksi adalah menyediakan layanan kesehatan reproduksi yang komprehensif bagi individu dan pasangan mereka, khususnya remaja,
Useful /
UPNVJUPNVJ Melalui penelitian ini, peneliti berhasil untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menjelaskan problematika dalam perkembangan Artificial Intelligence yangMelalui penelitian ini, peneliti berhasil untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menjelaskan problematika dalam perkembangan Artificial Intelligence yang
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Sebelum edukasi, hanya 40% siswa yang memahami cara mencuci tangan dengan benar, sedangkan setelah edukasi, persentase ini meningkat menjadi 90%. SelainSebelum edukasi, hanya 40% siswa yang memahami cara mencuci tangan dengan benar, sedangkan setelah edukasi, persentase ini meningkat menjadi 90%. Selain
IAINPTKIAINPTK Oleh karena itu, artikel ini berargumentasi bahwa sentralisasi pengelolaan zakat oleh negara kurang tepat karena tidak mempertimbangkan praktik zakat yangOleh karena itu, artikel ini berargumentasi bahwa sentralisasi pengelolaan zakat oleh negara kurang tepat karena tidak mempertimbangkan praktik zakat yang
YBPINDOYBPINDO Masyarakat Tembesi lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah dengan benar. Masyarakat Tembesi mempunyai pengetahuan baruMasyarakat Tembesi lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah dengan benar. Masyarakat Tembesi mempunyai pengetahuan baru