ITKESWHSITKESWHS

Abdimas MedikaAbdimas Medika

Penyakit degeneratif kronis seperti diabetes mellitus (DM) sering asimptomatik sehingga deteksi dini melalui pemeriksaan glukosa darah menjadi penting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menyelenggarakan pemeriksaan glukosa darah di Plaza Mulia Samarinda pada 28 April 2019 dengan metode random sampling terhadap 128 pengunjung. Hasil menunjukkan 32 orang (25%) mengalami hiperglikosa: laki-laki 21 (65,6%) dan perempuan 11 (34,4%). Kelompok usia terbanyak mengalami glukosa tinggi adalah dewasa akhir 11 (33,3%). Kegiatan ini efektif sebagai upaya skrining untuk mendeteksi DM secara dini dan mendesak masyarakat untuk rutin memeriksa glukosa darah sejak usia remaja akhir.

Pemeriksaan glukosa darah di Plaza Mulia Samarinda menunjukkan prevalensi hiperglikosa lebih tinggi pada laki-laki (65,6%) dibanding perempuan (34,4%).Peningkatan kadar glukosa mulai terdeteksi sejak usia remaja akhir, dengan kelompok dewasa aktil paling banyak terpapar (33,3%).Edukasi dan skrining rutin menjadi penting untuk mencegah komplikasi diabetes.

Bagaimana efektivitas program reminder digital melalui pesan singkat dalam meningkatkan kepatuhan remaja akhir melakukan pemeriksaan glukosa darah rutin setiap tiga bulan? Apakah pelatihan edukator sebaya (peer educator) dapat menurunkan risiko diabetes pada keluarga pasien DM melalui pendekatan edukasi gaya hidup? Bagaimana model pos pemeriksaan glukosa darah berbasis komunitas yang dapat diintegrasikan dengan donor darah bulanan agar menjangkau warga di wilayah peri-urban Samarinda?.

  1. #anak usia sekolah#anak usia sekolah
  2. #penyuluhan kesehatan#penyuluhan kesehatan
Read online
File size586.78 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2c8
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test