UNIRAYAUNIRAYA
Jurnal Panah HukumJurnal Panah HukumAnak merupakan suatu harapan sebuah keluarga yang kelak menjadi keturanan serta masa depan, oleh karenanya harus dibina, dididik, dijaga dan dibentuk baik mental maupun karakternya. Kemudian anak juga merupakan generasi penerus dari hasil persetubuhan pria dan wanita baik dalam ikatan perkawinan maupun diluar perkawinan. Akibat dari kurangnya pengawasan terhadap anak, tidak jarang ditemukan anak menjadi korban dan pelaku tindak pidana. Salah satu bentuk tindak pidana yang sering dialami oleh anak adalah tindak pidana persetubuhan. Berdasarkan latar belakang tersebut penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul Analisis Hukuman Kepada Anak Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Memaksa Anak Melakukan Persetubuhan (studi putusan nomor 5/Pid.Sus.Anak/2017/PN Trt). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan metode pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan analitis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan data serta menganalisis data sekunder yang terdiri atas bahan primer, bahan sekunder, dan bahan tersier. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif yang bersifat deskriptif dan penarikan kesimpulan dilakukan dengan metode deduktif.
Berdasarkan penelitian dan pembahasan, pemidanaan kepada anak pelaku tindak pidana kekerasan yang memaksa melakukan persetubuhan didasarkan pada pernyataan perdamaian yang disepakati oleh keluarga, sehingga menjadi alasan utama hakim menjatuhkan sanksi tindakan kepada Dony Manalu.Putusan tersebut mencerminkan penerapan nilai‑nilai restorative justice.Oleh karena itu, pertimbangan hakim seharusnya memperhatikan keadilan yang seimbang bagi korban dan pelaku.
Penelitian lanjutan dapat menyelidiki secara empiris bagaimana penerapan restorative justice dalam kasus anak pelaku persetubuhan mempengaruhi proses rehabilitasi jangka panjang baik bagi korban maupun pelaku, dengan mengumpulkan data longitudinal dari lembaga rehabilitasi dan survei persepsi korban. Selanjutnya, analisis perbandingan antara sanksi tindakan dan sanksi pidana pada anak berusia di atas empat belas tahun dalam konteks UU SPPA perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yuridis dan non‑yuridis yang memengaruhi keputusan hakim, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih proporsional. Terakhir, kajian komparatif mengenai persepsi keluarga korban dan pelaku terhadap keadilan dalam putusan yang melibatkan perjanjian perdamaian dapat menilai tingkat kepuasan dan dampak sosial, yang selanjutnya dapat membantu menyempurnakan mekanisme mediasi dalam sistem peradilan anak.
| File size | 605.29 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Ex‑situ landfarming terbukti paling mahal dan membutuhkan area kompensasi dua kali lipat, menjadikannya pilihan paling tidak efektif secara ekonomi danEx‑situ landfarming terbukti paling mahal dan membutuhkan area kompensasi dua kali lipat, menjadikannya pilihan paling tidak efektif secara ekonomi dan
UNIRAYAUNIRAYA Kreditur adalah pihak yang memiliki tagihan kepada pihak lain atas properti atau layanan jasa yang diberikannya dimana diperjanjikan bahwa pihak keduaKreditur adalah pihak yang memiliki tagihan kepada pihak lain atas properti atau layanan jasa yang diberikannya dimana diperjanjikan bahwa pihak kedua
UNIRAYAUNIRAYA Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa, kewenangan Kepala Desa dalam pemberhentian perangkat desa (studi putusan nomor 75/G/2020/PTUN.Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa, kewenangan Kepala Desa dalam pemberhentian perangkat desa (studi putusan nomor 75/G/2020/PTUN.
UNIRAYAUNIRAYA Anak di bawah umur didakwa, dituntut, dan dihukum melakukan pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP, padahal anak tidak mengetahuiAnak di bawah umur didakwa, dituntut, dan dihukum melakukan pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP, padahal anak tidak mengetahui
UNIRAYAUNIRAYA Oleh karena itu, para pelaku ditetapkan bersalah. Dalam putusan nomor 314/Pid. Sus/2017/PN Bls, majelis hakim tidak menerapkan pidana kumulatif sepertiOleh karena itu, para pelaku ditetapkan bersalah. Dalam putusan nomor 314/Pid. Sus/2017/PN Bls, majelis hakim tidak menerapkan pidana kumulatif seperti
UNIRAYAUNIRAYA Salah satu bentuk perkawinan yang menyalahi hukum adat yaitu membawa lari perempuan yang terjadi di Desa Hilifalago. Pada kasus tersebut, pelaku dikenakanSalah satu bentuk perkawinan yang menyalahi hukum adat yaitu membawa lari perempuan yang terjadi di Desa Hilifalago. Pada kasus tersebut, pelaku dikenakan
UNIRAYAUNIRAYA Pasal 19 Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1961 menyatakan jual beli tanah harus dibuktikan dengan akta yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).Pasal 19 Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1961 menyatakan jual beli tanah harus dibuktikan dengan akta yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).
UNIRAYAUNIRAYA Inspektorat Daerah Kabupaten Nias Selatan memiliki peran strategis dalam mengawasi pengelolaan keuangan desa, namun efektivitasnya masih terbatas olehInspektorat Daerah Kabupaten Nias Selatan memiliki peran strategis dalam mengawasi pengelolaan keuangan desa, namun efektivitasnya masih terbatas oleh
Useful /
IPBIPB Persepsi wisatawan terhadap kondisi pariwisata tergolong cukup baik, dengan beberapa catatan perbaikan pada berbagai penilaian. Wisata alam memiliki potensiPersepsi wisatawan terhadap kondisi pariwisata tergolong cukup baik, dengan beberapa catatan perbaikan pada berbagai penilaian. Wisata alam memiliki potensi
AKPERAKPER Masa remaja merupakan fase kritis yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang saling berinteraksi dan memengaruhi perilaku kesehatan.Masa remaja merupakan fase kritis yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang saling berinteraksi dan memengaruhi perilaku kesehatan.
AKPERAKPER Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Pencegahan stunting sejak remaja sangat pentingStunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Pencegahan stunting sejak remaja sangat penting
EDUPARTNEREDUPARTNER Dengan pendekatan kuantitatif melalui metode survei terhadap 48 responden, penelitian ini menguji pengaruh persepsi kegunaan, kemudahan penggunaan, kepercayaan,Dengan pendekatan kuantitatif melalui metode survei terhadap 48 responden, penelitian ini menguji pengaruh persepsi kegunaan, kemudahan penggunaan, kepercayaan,