LARISMALARISMA

Holistic ScienceHolistic Science

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis Pemerintah Indonesia yang diluncurkan pada tahun 2025 dengan tujuan meningkatkan status gizi sekaligus kualitas pendidikan siswa. Minat belajar sebagai salah satu faktor penting dalam keberhasilan pendidikan sangat dipengaruhi oleh kondisi fisiologis, motivasi, dan kesiapan belajar siswa, yang erat kaitannya dengan pemenuhan gizi harian. Berbagai penelitian dalam satu dekade terakhir menunjukkan bahwa program pemberian makanan bergizi di sekolah berkontribusi positif terhadap kehadiran, keterlibatan, dan capaian akademik siswa, meskipun besaran dampaknya bervariasi. Selain itu, penelitian terbaru menegaskan bahwa ketidakamanan pangan berhubungan negatif dengan motivasi belajar anak, sehingga program seperti MBG dapat menjadi solusi untuk meningkatkan minat belajar melalui pengurangan hambatan gizi dan pangan. Program MBG berpotensi besar meningkatkan minat belajar siswa melalui jalur gizi, motivasi, dan faktor sosial-ekonomi. Namun, bukti empiris langsung tentang minat belajar masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian lapangan yang mengukur indikator minat belajar secara langsung (misalnya keterlibatan, motivasi intrinsik, dan rasa senang belajar) sangat diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas program ini.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan intervensi strategis untuk meningkatkan status gizi dan kualitas pendidikan.Penelitian menunjukkan bahwa program pemberian makanan bergizi di sekolah berkontribusi pada peningkatan kesiapan belajar, kehadiran, keterlibatan, dan motivasi siswa.Ketidakamanan pangan dapat menghambat minat belajar, dan program MBG berpotensi mengurangi hambatan tersebut.Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dampak MBG secara langsung terhadap minat belajar siswa dan implementasinya di berbagai konteks wilayah Indonesia.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi adalah mengkaji secara mendalam dampak Program MBG terhadap indikator minat belajar siswa, seperti motivasi intrinsik, rasa senang belajar, dan keterlibatan aktif di kelas, melalui metode kuantitatif dan kualitatif yang komprehensif. Selanjutnya, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitas Program MBG, seperti kualitas menu makanan, frekuensi penyajian, integrasi dengan edukasi gizi, dan dukungan dari pihak sekolah dan keluarga. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas Program MBG dengan program pemberian makanan di sekolah di negara lain, dengan mempertimbangkan perbedaan konteks sosial, ekonomi, dan budaya, guna memperoleh pembelajaran yang berharga untuk meningkatkan kualitas program di Indonesia.

  1. Impact of School Feeding Programs on Student Attendance and Performance in Ghana | African Journal of... doi.org/10.47604/ajep.2522Impact of School Feeding Programs on Student Attendance and Performance in Ghana African Journal of doi 10 47604 ajep 2522
  2. Universal Free School Meals and School and Student Outcomes: A Systematic Review | Public Health | JAMA... jamanetwork.com/journals/jamanetworkopen/fullarticle/2822155Universal Free School Meals and School and Student Outcomes A Systematic Review Public Health JAMA jamanetwork journals jamanetworkopen fullarticle 2822155
  3. Food insecurity and school performance among the left-behind children in rural China: Depression and... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0143034319869048Food insecurity and school performance among the left behind children in rural China Depression and journals sagepub doi 10 1177 0143034319869048
Read online
File size371.1 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test