UNIPASBYUNIPASBY
Jurnal Manajemen dan BisnisJurnal Manajemen dan BisnisDi dunia ini, setiap karyawan perlu memiliki keterampilan dan kemampuan yang memadai agar dapat bekerja dan menyelesaikan berbagai tugas yang diberikan. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting yang harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi perusahaan. Oleh karena itu, manajemen sumber daya manusia merupakan perencanaan kegiatan untuk memperoleh, mengembangkan, menjaga, dan memanfaatkan tenaga kerja untuk memajukan perusahaan. Organisasi juga harus memperhatikan kebutuhan dan kesejahteraan karyawan. Salah satu faktor pendukung adalah karakteristik pribadi dan pengalaman kerja yang dapat meningkatkan etos kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengalaman kerja terhadap etos kerja karyawan PT. Rhino Rope Access Indonesia di Surabaya menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian terdiri dari 50 karyawan, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang valid dan reliabel. Analisis data meliputi uji klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kerja dan lingkungan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap etos kerja karyawan. Pengalaman kerja yang baik dapat meningkatkan etos kerja, dan lingkungan kerja yang aman dan nyaman dapat meningkatkan motivasi karyawan.
Pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja.Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja.Pengalaman kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh terhadap etos kerja karyawan PT.Hasil pengujian ini membuktikan bahwa pengalaman kerja dan lingkungan kerja memiliki kontribusi positif dan signifikan dalam mempengaruhi tingkat etos kerja karyawan.
Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan memperluas cakupan variabel yang mempengaruhi etos kerja, seperti kepemimpinan, motivasi, atau budaya organisasi, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif. Selain itu, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman karyawan terkait faktor-faktor yang mempengaruhi etos kerja mereka. Penelitian lebih lanjut juga dapat berfokus pada pengaruh moderasi atau mediasi dari variabel lain, seperti karakteristik individu (usia, pendidikan, jenis kelamin) atau karakteristik pekerjaan (jenis pekerjaan, tingkat tanggung jawab) terhadap hubungan antara pengalaman kerja, lingkungan kerja, dan etos kerja. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi perusahaan dalam merancang strategi pengelolaan sumber daya manusia yang efektif untuk meningkatkan etos kerja dan kinerja karyawan.
| File size | 598.3 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPASBYUNIPASBY Digital marketing ini pun mempermudah komunikasi antara produsen, pemasar dan konsumen atau pembeli dalam kegiatan jual beli. Digital marketing juga dapatDigital marketing ini pun mempermudah komunikasi antara produsen, pemasar dan konsumen atau pembeli dalam kegiatan jual beli. Digital marketing juga dapat
UNIPASBYUNIPASBY The data in this study were taken using a questionnaire to 50 respondents who were taken using purposive sampling. The data were analyzed using multipleThe data in this study were taken using a questionnaire to 50 respondents who were taken using purposive sampling. The data were analyzed using multiple
UNIPASBYUNIPASBY Motivasi, loyalitas, dan komitmen organisasi secara simultan memberikan pengaruh signifikan terhadap semangat kerja. Penelitian ini juga memiliki keterbatasan,Motivasi, loyalitas, dan komitmen organisasi secara simultan memberikan pengaruh signifikan terhadap semangat kerja. Penelitian ini juga memiliki keterbatasan,
UNIPASBYUNIPASBY Pada keadaan pandemic, lapangan pekerjaan membuat sumber daya manusia kian kemerosotan berbondong – bondong dalam meningkatkan kemampuan dasarnya sebagaiPada keadaan pandemic, lapangan pekerjaan membuat sumber daya manusia kian kemerosotan berbondong – bondong dalam meningkatkan kemampuan dasarnya sebagai
UNIPASBYUNIPASBY Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai di UPT-P3TKI Disnakertrans Provinsi JawaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai di UPT-P3TKI Disnakertrans Provinsi Jawa
IICETIICET Akan tetapi akan lebih bagus jika motivasi ini muncul dari dalam diri siswa sendiri. Jika motivasi itu muncul dari diri siswa maka siswa akan lebih semangatAkan tetapi akan lebih bagus jika motivasi ini muncul dari dalam diri siswa sendiri. Jika motivasi itu muncul dari diri siswa maka siswa akan lebih semangat
UMSBUMSB Analisa data secara univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kecemasan sebelum intervensi adalah 2,93 dan sesudahAnalisa data secara univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kecemasan sebelum intervensi adalah 2,93 dan sesudah
UMSBUMSB Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode praexperiment one group pre post test. Teknik pengambilan sampelPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode praexperiment one group pre post test. Teknik pengambilan sampel
Useful /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan energi surya dengan aliran alami dapat mempercepat laju penguapan secara efektif. Hasil eksperimen rata-rataHasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan energi surya dengan aliran alami dapat mempercepat laju penguapan secara efektif. Hasil eksperimen rata-rata
UNIPASBYUNIPASBY Akibatnya, kesadaran merek yang dibangun melalui konten kreatif tidak hanya meningkatkan pengenalan merek tetapi juga membentuk loyalitas pelanggan jangkaAkibatnya, kesadaran merek yang dibangun melalui konten kreatif tidak hanya meningkatkan pengenalan merek tetapi juga membentuk loyalitas pelanggan jangka
IICETIICET Perilaku phubbing dapat ditemukan di dalam berbagai setting interaksi individu. Pada mahasiswa perilaku ini dapat ditemukan dalam setting keluarga, saatPerilaku phubbing dapat ditemukan di dalam berbagai setting interaksi individu. Pada mahasiswa perilaku ini dapat ditemukan dalam setting keluarga, saat
UMSBUMSB Hasil: dalam penelitian ini responden paling banyak memiliki pengetahuan baik sejumlah 86 responden (86%), responden paling banyak dikategorikan normalHasil: dalam penelitian ini responden paling banyak memiliki pengetahuan baik sejumlah 86 responden (86%), responden paling banyak dikategorikan normal