STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG
EconBank: Journal of Economics and BankingEconBank: Journal of Economics and BankingPenelitian ini menganalisis apakah digitalisasi memperkecil atau memperbesar ketimpangan jam kerja antara laki-laki dan perempuan di Indonesia. Dengan menggunakan data Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) 2023 dan pendekatan Oaxaca–Blinder Decomposition, studi ini membandingkan kesenjangan jam kerja pada kelompok pekerja digital dan non-digital. Hasil menunjukkan bahwa kesenjangan jam kerja di sektor digital relatif lebih kecil dan sebagian besar dapat dijelaskan oleh perbedaan karakteristik individu, seperti pendidikan, pekerjaan formal, dan pelatihan. Sementara itu, di sektor non-digital, sebagian besar kesenjangan bersifat tidak terjelaskan, mencerminkan kuatnya pengaruh norma sosial dan bias struktural. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi berpotensi mendorong inklusi perempuan dalam dunia kerja jika disertai kebijakan afirmatif yang memperkuat akses terhadap teknologi dan pelatihan. Sebaliknya, sektor non-digital tetap membutuhkan reformasi struktural yang lebih menyeluruh untuk mencapai kesetaraan gender dalam jam kerja.
Penelitian ini menunjukkan bahwa digitalisasi memiliki potensi besar dalam mengurangi kesenjangan gender dalam jam kerja di Indonesia.Melalui analisis dekomposisi Oaxaca–Blinder, ditemukan bahwa kesenjangan jam kerja antara laki-laki dan perempuan lebih kecil dalam sektor digital dan sebagian besar dapat dijelaskan oleh karakteristik yang dapat diamati.Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem kerja digital cenderung lebih inklusif terhadap perempuan, terutama mereka yang memiliki akses terhadap pendidikan, pelatihan, dan kesempatan kerja formal.Sebaliknya, kesenjangan jam kerja di sektor non-digital jauh lebih besar dan didominasi oleh faktor-faktor yang tidak dapat dijelaskan, yang menunjukkan pengaruh yang berkelanjutan dari norma sosial, peran gender tradisional, dan diskriminasi tersembunyi yang tidak tertangkap dalam data pasar kerja standar.Temuan ini menekankan kebutuhan akan reformasi struktural yang ditargetkan dan intervensi kebijakan afirmatif dalam sektor non-digital.
Untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam ekonomi digital, perlu ada strategi pengembangan tenaga kerja yang berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui pelatihan keterampilan, akses yang lebih baik terhadap teknologi, dan penciptaan pengaturan kerja yang lebih fleksibel dan adil. Kebijakan yang responsif terhadap gender dan adaptif secara digital akan menjadi kunci dalam menciptakan pasar kerja yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak digitalisasi terhadap kesetaraan gender dalam hal upah dan kesempatan kerja, serta mengeksplorasi strategi intervensi kebijakan yang efektif untuk mengurangi kesenjangan gender dalam jam kerja di sektor non-digital.
| File size | 380.77 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKBARSTIKBAR Data demografi, termasuk usia, jenis kelamin, agama, tingkat pendidikan, dan wilayah, dianalisis. Tingkat depresi, kecemasan, dan stres diukur menggunakanData demografi, termasuk usia, jenis kelamin, agama, tingkat pendidikan, dan wilayah, dianalisis. Tingkat depresi, kecemasan, dan stres diukur menggunakan
UPI YAIUPI YAI Implikasinya, film berpotensi menjadi alat edukasi untuk mendorong kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan dalam masyarakat. Film Losmen Bu BrotoImplikasinya, film berpotensi menjadi alat edukasi untuk mendorong kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan dalam masyarakat. Film Losmen Bu Broto
SAINTISPUBSAINTISPUB Struktur dan faktor institusional juga dapat mempengaruhi perbedaan gender dalam penerapan nilai-nilai Islam terkait lingkungan. Dalam banyak pengaturanStruktur dan faktor institusional juga dapat mempengaruhi perbedaan gender dalam penerapan nilai-nilai Islam terkait lingkungan. Dalam banyak pengaturan
KALBISKALBIS Hasil uji-t menunjukkan bahwa semua variabel independen memiliki pengaruh signifikan terhadap Perceived enjoyment. Sementara itu, uji regresi sederhanaHasil uji-t menunjukkan bahwa semua variabel independen memiliki pengaruh signifikan terhadap Perceived enjoyment. Sementara itu, uji regresi sederhana
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Penelitian ini membahas tentang bagaimana konsep kesetaraan gender dalam fikih perempuan menurut Husein Muhammad. Dan membahas tentang bagaimana relevansiPenelitian ini membahas tentang bagaimana konsep kesetaraan gender dalam fikih perempuan menurut Husein Muhammad. Dan membahas tentang bagaimana relevansi
STIE MCESTIE MCE Metode analisis yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA) dan uji beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbukti ada pengaruh antaraMetode analisis yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA) dan uji beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbukti ada pengaruh antara
UEUUEU Pengalaman kerja dan kepribadian maskulin tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas audit. Kualitas audit utamanya ditentukan oleh kompetensiPengalaman kerja dan kepribadian maskulin tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas audit. Kualitas audit utamanya ditentukan oleh kompetensi
ITEKES BALIITEKES BALI Selama proses tersebut akan terjadi perubahan dalam bersikap, berperilaku, serta perubahan sosial. Saat ini perilaku menyimpang seperti seksual pranikahSelama proses tersebut akan terjadi perubahan dalam bersikap, berperilaku, serta perubahan sosial. Saat ini perilaku menyimpang seperti seksual pranikah
Useful /
STIKBARSTIKBAR Hasilnya, Pemerintah Indonesia menyatakan komitmen untuk mengadopsi PCV secara nasional dan menandatangani kesepakatan dengan UNICEF untuk pengadaan vaksinHasilnya, Pemerintah Indonesia menyatakan komitmen untuk mengadopsi PCV secara nasional dan menandatangani kesepakatan dengan UNICEF untuk pengadaan vaksin
KALBISKALBIS Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran melalui endorsement influencer untuk meningkatkan brand awareness S-Grow. StrategiTujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran melalui endorsement influencer untuk meningkatkan brand awareness S-Grow. Strategi
KALBISKALBIS Faktor-faktor ini dipilih sebagai variabel independen karena potensi dampaknya terhadap kinerja pegawai, yang merupakan variabel dependen. Peneliti menggunakanFaktor-faktor ini dipilih sebagai variabel independen karena potensi dampaknya terhadap kinerja pegawai, yang merupakan variabel dependen. Peneliti menggunakan
KALBISKALBIS Penelitian ini menggunakan kerangka penelitian kualitatif dengan metodologi penelitian artistik yang berfokus pada proses penciptaan karya. Digital narrativePenelitian ini menggunakan kerangka penelitian kualitatif dengan metodologi penelitian artistik yang berfokus pada proses penciptaan karya. Digital narrative