UNJUNJ

JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE)JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE)

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran komik pada mata kuliah Sistem Komunikasi Optik untuk mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Elektronika Universitas Negeri Jakarta, serta menguji tingkat kelayakan berdasarkan ahli materi, ahli media dan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model Hannafin and Peck yang meliputi; 1) Analisis keperluan, 2) Desain, 3) Pengembangan dan Implementasi. Hasil pengembangan media pembelajaran komik pada mata kuliah Sistem Komunikasi optik digunakan pada materi Standar, Arsitektur dan Kalkulasi Daya GPON, Backhaul GPON untuk LTE/LTE-A, dan GPON sebagai Backhaul 5G. Hasil dari penelitian dan pengembangan yaitu 1) media pembelajaran komik pada mata kuliah Sistem Komunikasi Optik untuk mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Elektronika UNJ yang telah dikembangkan berdasarkan metode Research and Development (RnD) dengan model Hannafin and Peck. 2) Hasil uji kelayakan oleh ahli materi memperoleh persentase penilaian sebesar 81,6% artinya produk sangat layak. 3) Hasil uji kelayakan oleh ahli media memperoleh persentase penilaian sebesar 95,6% artinya produk sangat layak. 4) uji coba lapangan kepada mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Elektronika UNJ di mata kuliah Sistem Komunikasi Optik memperoleh persentase penilaian sebesar 85%. Berdasarkan kategori kelayakan, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran komik yang dikembangkan pada mata kuliah Sistem Komunikasi Optik dapat dikategorikan sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.

Penelitian ini berhasil mengembangkan media pembelajaran berupa web komik untuk mata kuliah Sistem Komunikasi Optik di Prodi Pendidikan Teknik Elektronika UNJ menggunakan metode Research and Development model Hannafin and Peck.Hasil uji kelayakan oleh ahli materi, ahli media, dan mahasiswa menunjukkan bahwa produk komik ini sangat layak digunakan, dengan persentase penilaian masing-masing 81,6%, 95,6%, dan 85%.Dengan demikian, media pembelajaran komik yang dikembangkan ini terbukti sangat efektif dan direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran Sistem Komunikasi Optik.

Penelitian ini telah berhasil membuktikan kelayakan komik sebagai media pembelajaran dalam mata kuliah Sistem Komunikasi Optik. Untuk melengkapi temuan ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga. Pertama, sangat penting untuk menguji secara empiris efektivitas media komik ini terhadap peningkatan hasil belajar dan pemahaman konsep mahasiswa. Studi lanjutan dapat dirancang dengan membandingkan kelompok yang menggunakan komik dengan kelompok kontrol, mengevaluasi peningkatan nilai atau kemampuan pemecahan masalah, misalnya dengan pertanyaan: Sejauh mana penggunaan komik dapat signifikan meningkatkan pemahaman materi GPON dan Backhaul 5G dibandingkan metode tradisional? Kedua, seiring perkembangan teknologi, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi potensi pengembangan komik pembelajaran menjadi format yang lebih interaktif. Ini bisa dengan menambahkan elemen multimedia seperti animasi, simulasi, atau kuis terintegrasi langsung dalam cerita komik, untuk menjawab: Bagaimana integrasi fitur interaktif dalam komik pembelajaran meningkatkan keterlibatan dan retensi materi pada mahasiswa teknik? Ketiga, mengingat potensi positif yang ditunjukkan, model pengembangan komik ini dapat diterapkan pada mata kuliah lain di bidang teknik yang juga menghadapi kesulitan serupa dalam penyampaian materi kompleks dan kurang ilustrasi. Ini akan memungkinkan generalisasi keberhasilan komik dan menjawab: Apakah metode pengembangan komik pembelajaran ini dapat direplikasi serta menunjukkan kelayakan dan efektivitas serupa pada mata kuliah teknik lainnya? Dengan demikian, riset masa depan dapat memperkaya pemahaman tentang peran komik dalam pendidikan teknik.

Read online
File size141.25 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test