MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA

Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira CendikiaJurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia

Penyakit tidak menular (PTM) adalah penyakit yang tidak dapat ditularkan yang terjadi akibat perubahan fungsi organ manusia karena pengaruh beberapa faktor seperti usia, fisiologis, psikologis, aktivitas, pola makan, dan lingkungan. Tingginya angka mortilitas dan morbiditas akibat PTM seperti diabetes, stroke, penyakit jantung, kanker, dan penyakit pernapasan kronis diperkirakan akan terus bertambah di seluruh dunia, terutama pada negara – negara berkembang dengan penghasilan menengah kebawah. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mendeteksi secara dini riwayat penyakit tidak menular dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Kegiatan ini meliputi penyuluhan di awal sesi dan praktik pemeriksaan secara langsung, adapun pemeriksaan yang disediakan antara lain pemeriksaan antropometri (berat badan, tinggi badan, lingkar perut, lingkar lengan), tekanan darah, gula darah sewaktu (GDS), asam urat dan skrining PTM. Kegiatan dilaksanakan pada hari sabtu 10 februari 2024. Lokasi kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di gedung IPHI desa Lorog, Tawangsari. Kegiatan ini diikuti oleh 135 peserta. Hasil pemeriksaan kesehatan peserta mengalami hipertensi, 8% memiliki gula darah tinggi, dan 40,7% peserta memiliki riwayat asam urat. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk deteksi dini PTM.

Dengan diadakannya kegiatan “PATIN ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mendeteksi secara dini riwayat penyakit tidak menular mulai meningkat.Dari prosesi kegiatan yang terlaksana dapat dilihat bahwa semangat dan antusiasme masyarakat dinilai baik, dari adanya kegiatan seperti ini tenaga kesehatan mampu terbantu menggali pengetahuan dan persepsi masyarakat terhadap tema yang diangkat, dalam hal ini adalah kesadaran pemeriksaan kesehatan secara rutin.Diharapkan untuk kegiatan seperti ini akan tetap diadakan secara berkala oleh tenaga medis di Puskesmas dengan berkolaborasi dengan perangkat desa setempat, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses tempat pemeriksaan kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas program deteksi dini PTM. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam memeriksakan kesehatan secara rutin, sehingga intervensi dapat dirancang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari program pemeriksaan kesehatan rutin terhadap penurunan angka kejadian dan komplikasi PTM. Ketiga, penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory dapat digunakan untuk memahami pengalaman masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan dan mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi, sehingga dapat dirumuskan strategi untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan.

  1. Skrining Kesehatan Upaya Deteksi Dini Penyakit tidak Menular pada Lansia Kalurahan Wonolelo, Bantul |... doi.org/10.47575/apma.v4i1.509Skrining Kesehatan Upaya Deteksi Dini Penyakit tidak Menular pada Lansia Kalurahan Wonolelo Bantul doi 10 47575 apma v4i1 509
  2. Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Deteksi Dini Penyakit... doi.org/10.30659/ijocs.2.1.19-26Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Deteksi Dini Penyakit doi 10 30659 ijocs 2 1 19 26
Read online
File size358.69 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test