UNIMUNIM

IJCDE (Indonesian Journal of Community Diversity and Engagement)IJCDE (Indonesian Journal of Community Diversity and Engagement)

Tujuan pelatihan pengembangan ekonomi produktif (PEA) yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lamongan adalah untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga. Pelatihan ini diikuti oleh 45 peserta yang terdiri dari kepala keluarga perempuan, perempuan dengan aktivitas ekonomi produktif, dan korban kekerasan dalam rumah tangga. Metode pelatihan meliputi ceramah, tanya jawab, dan praktik pembuatan kue. Hasil pelatihan mencakup peningkatan kesadaran peserta untuk mengelola aktivitas ekonomi produktif di tingkat keluarga dan kelompok, penerapan strategi pemasaran yang tepat untuk kelangsungan usaha, serta peningkatan keterampilan pembuatan kue.

Pelatihan pengembangan ekonomi produktif yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lamongan memberikan manfaat signifikan bagi peserta, terutama bagi mereka yang ingin memulai atau mengembangkan usaha.Keberhasilan usaha mereka memerlukan penerapan langsung keterampilan yang diperoleh, penyebaran hasil pelatihan ke tingkat kelompok desa, serta evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas pelatihan.Selain itu, diperlukan dukungan dari lembaga terkait untuk membuka akses informasi pemasaran produk hasil pelatihan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang pelatihan ini terhadap peningkatan penghasilan keluarga di Lamongan. Peneliti juga bisa membandingkan efektivitas berbagai metode pelatihan, seperti kombinasi teori dan praktik langsung, terhadap peningkatan keterampilan peserta. Selain itu, studi lebih lanjut bisa fokus pada pengembangan model bisnis berkelanjutan berbasis sumber daya lokal yang ramah lingkungan, terutama untuk peserta yang memiliki usaha kecil menengah. Penelitian tentang peran media sosial dalam promosi produk hasil pelatihan juga relevan, mengingat kebutuhan peserta untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Kajian tentang hambatan psikologis dan sosial yang dihadapi perempuan dalam pengembangan usaha juga penting untuk mengidentifikasi solusi yang lebih inklusif. Terakhir, penelitian bisa mengevaluasi kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi perempuan secara komprehensif.

Read online
File size658.74 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test