UIBBCUIBBC

EduBase : Journal of Basic EducationEduBase : Journal of Basic Education

Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan konsep Ekonomi Hijau melalui Pembelajaran Berbasis Budaya di sekolah dasar Indonesia, khususnya dalam konteks budaya Jawa. Metode campuran digunakan dengan survei terhadap 200 guru di empat provinsi Jawa serta wawancara mendalam dengan 30 partisipan. Temuan kuantitatif menunjukkan pemahaman guru yang tinggi terhadap prinsip Ekonomi Hijau (M=4,12/5) namun penerapan praktisnya masih relatif lebih rendah (M=3,89), serta terdapat disparitas regional yang signifikan (F=3,864, p=0,010). Analisis kualitatif mengidentifikasi tiga tema utama: komitmen guru terhadap kepedulian lingkungan, hambatan sistemik seperti beban kurikulum dan fasilitas terbatas, serta peran praktik budaya Jawa—seperti Sedekah Bumi—in meningkatkan keterlibatan siswa. Implikasi praktis meliputi pengembangan kurikulum yang responsif budaya dan program pelatihan guru yang terarah, sementara penelitian selanjutnya diperlukan untuk menguji penerapan model ini di konteks budaya lain.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip Ekonomi Hijau dalam pendidikan dasar melalui model pembelajaran berbasis budaya memberikan strategi yang relevan konteks dan efektif untuk memajukan keberlanjutan.Guru-guru di sekolah dasar Jawa memiliki pemahaman dan komitmen kuat terhadap nilai Ekonomi Hijau, serta memanfaatkan praktik lokal seperti Sedekah Bumi, pertanian tradisional, dan cerita rakyat untuk membuat pendidikan lingkungan lebih menarik dan berakar lokal, yang meningkatkan pemahaman konseptual siswa serta memperkuat ikatan emosional dengan warisan budaya dan lingkungan.Namun, penelitian ini terbatas pada wilayah Jawa, hanya menelaah perspektif guru, serta menghadapi kendala infrastruktur, beban kurikulum, dan kurangnya dukungan institusional, sehingga temuan tidak dapat digeneralisasi ke daerah atau pemangku kepentingan lain.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti perspektif dan perilaku siswa terhadap pembelajaran Ekonomi Hijau yang berlandaskan kearifan lokal, misalnya dengan mengajukan pertanyaan: bagaimana dampak integrasi budaya Jawa terhadap sikap dan tindakan pro‑lingkungan siswa? Selain itu, diperlukan studi komparatif di wilayah Indonesia lainnya yang memiliki tradisi budaya berbeda untuk mengevaluasi adaptabilitas model tersebut, seperti: apakah pendekatan berbasis budaya di Bali atau Papua dapat menghasilkan hasil yang serupa? Selanjutnya, penelitian intervensi yang menguji pengaruh peningkatan fasilitas sekolah serta dukungan kebijakan institusional terhadap implementasi Ekonomi Hijau dapat memberikan insight praktis, contohnya: apakah penyediaan ruang hijau dan program pelatihan guru secara intensif meningkatkan efektivitas penerapan konsep keberlanjutan di kelas?.

  1. How is the Education Character Implemented? The Case Study in Indonesian Elementary School | Journal... doi.org/10.36941/jesr-2022-0029How is the Education Character Implemented The Case Study in Indonesian Elementary School Journal doi 10 36941 jesr 2022 0029
Read online
File size303.73 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test