STMIK DCISTMIK DCI
JUTEKIN (Jurnal Teknik Informatika)JUTEKIN (Jurnal Teknik Informatika)Penyakit gastritis adalah suatu kondisi peradangan pada lapisan dinding lambung yang dapat menyebabkan gejala yang tidak nyaman. Diagnosa yang tepat dan cepat sangat penting dalam penanganan penyakit ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem pakar berbasis web dengan metode forward chaining untuk mendiagnosa penyakit gastritis. Metode ini melibatkan aturan‑aturan yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber, serta basis pengetahuan ahli dalam bidang gastritis. Sistem ini dirancang untuk menerima gejala‑gejala yang dilaporkan oleh pengguna, melakukan inferensi berdasarkan aturan‑aturan yang ada, dan menghasilkan diagnosa yang sesuai. Pembuatan sistem pakar ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework CodeIgniter, database management system MySQL, dan metode forward chaining. Hasil yang diharapkan dari pembuatan sistem ini adalah jenis penyimpangan tumbuh kembang anak dan bagaimana cara menanganinya. Namun, perlu dicatat bahwa sistem ini tidak dapat menggantikan peran dokter dalam proses diagnosa, melainkan bertindak sebagai alat bantu dalam memahami gejala dan memberikan saran awal kepada pengguna.
Sistem pakar yang dikembangkan memungkinkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya mengenali penyakit gastritis.Selain itu, sistem ini memberikan panduan langkah yang tepat untuk penanganan gastritis secara efektif.
Penelitian selanjutnya dapat menguji akurasi sistem pakar dengan membandingkan hasil diagnosa terhadap data klinis nyata dari pasien gastritis, sehingga dapat menilai kehandalan dan batasannya dalam praktik medis. Selanjutnya, studi dapat mengembangkan model penalaran berbasis logika fuzzy atau probabilistik untuk menangani ketidakpastian gejala, yang diharapkan meningkatkan fleksibilitas dan keakuratan sistem dalam situasi data tidak lengkap. Akhirnya, penelitian dapat memperluas basis pengetahuan sistem untuk mencakup penyakit gastrointestinal lain, seperti ulcer peptikum dan refluks gastroesofageal, serta melakukan perbandingan kinerja antara sistem monodiseases dengan sistem multigranular dalam memberikan diagnosa komprehensif.
| File size | 605.12 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ITHBITHB Hasil pengujian sistem menunjukkan akurasi 84% dengan 21 dari 25 kasus sesuai dengan diagnosis pakar. Meskipun terdapat beberapa ketidaksesuaian, metodeHasil pengujian sistem menunjukkan akurasi 84% dengan 21 dari 25 kasus sesuai dengan diagnosis pakar. Meskipun terdapat beberapa ketidaksesuaian, metode
UMPPUMPP Penarikan kesimpulan dalam sistem pakar ini menggunakan model inferensi forward chaining dan metode depth-first search. Sistem pakar ini menampilkan pilihanPenarikan kesimpulan dalam sistem pakar ini menggunakan model inferensi forward chaining dan metode depth-first search. Sistem pakar ini menampilkan pilihan
UNDANAUNDANA Penyakit ini sering disepelekan karena gejalanya hampir sama dengan diare sehingga jika penanganannya kurang tepat bisa membahayakan nyawa pasien khususnyaPenyakit ini sering disepelekan karena gejalanya hampir sama dengan diare sehingga jika penanganannya kurang tepat bisa membahayakan nyawa pasien khususnya
BUDDHI DHARMABUDDHI DHARMA Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar diagnosis kerusakan televisi menggunakan metode Depth First Search dengan bahasa pemrogramanPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar diagnosis kerusakan televisi menggunakan metode Depth First Search dengan bahasa pemrograman
RAHARJARAHARJA Sistem pakar adalah salah satu inovasi yang berkembang pesat. Forward chaining adalah salah satu algoritma sistem pakar untuk mendapatkan kesimpulan melaluiSistem pakar adalah salah satu inovasi yang berkembang pesat. Forward chaining adalah salah satu algoritma sistem pakar untuk mendapatkan kesimpulan melalui
UNDANAUNDANA Metode VCIRS ini mampu untuk melakukan pembangunan pengetahuan, pembaruan pengetahuan serta konsultasi atau proses inferensi. Metode certainty factor sendiriMetode VCIRS ini mampu untuk melakukan pembangunan pengetahuan, pembaruan pengetahuan serta konsultasi atau proses inferensi. Metode certainty factor sendiri
IAIIIAII Ketidaktahuan masyarakat itu seperti tindakan apa yang harus segera dilakukan dan kemana seharusnya untuk mendapatkan bantuan atau pertolongan. DenganKetidaktahuan masyarakat itu seperti tindakan apa yang harus segera dilakukan dan kemana seharusnya untuk mendapatkan bantuan atau pertolongan. Dengan
GLOBALGLOBAL Penelitian ini menunjukkan bahwa pembuatan aplikasi web berbasis sistem pakar dengan metode forward chaining dapat mempercepat dan mempermudah diagnosaPenelitian ini menunjukkan bahwa pembuatan aplikasi web berbasis sistem pakar dengan metode forward chaining dapat mempercepat dan mempermudah diagnosa
Useful /
IAIIIAII Selain itu evaluasi hanya pada aspek kelebihan dan kekurangan karyawan, sehingga hasil keputusan yang diambil tidak akurat dan subjektif. Oleh karena ituSelain itu evaluasi hanya pada aspek kelebihan dan kekurangan karyawan, sehingga hasil keputusan yang diambil tidak akurat dan subjektif. Oleh karena itu
IAIIIAII Permasalahan dalam penelitian ini, banyak para investor yang tidak mampu memprediksi kenaikan dan penurunan harga saham. Proses prediksi dapat dilakukanPermasalahan dalam penelitian ini, banyak para investor yang tidak mampu memprediksi kenaikan dan penurunan harga saham. Proses prediksi dapat dilakukan
IAIIIAII Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan proses perancangan aplikasi sistem pakar dalam pengembangan karir dengan menggunakan inventory kepribadian entrepreneurship.Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan proses perancangan aplikasi sistem pakar dalam pengembangan karir dengan menggunakan inventory kepribadian entrepreneurship.
STMIK DCISTMIK DCI Penelitian ini berhasil mengembangkan model klasifikasi sentimen berbasis Naive Bayes yang dapat mengidentifikasi opini publik pada platform media sosialPenelitian ini berhasil mengembangkan model klasifikasi sentimen berbasis Naive Bayes yang dapat mengidentifikasi opini publik pada platform media sosial