DINASTIREVDINASTIREV
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikJurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikNotaris merupakan pejabat umum yang diberi kewenangan untuk membuat akta otentik yang dalam menjalankan tugasnya dibatasi secara tegas dengan wilayah jabatan sebagaimana Pasal 18 Undang-Undang Jabatan Notaris yaitu hanya seluruh wilayah provinsi tempat kedudukannya. Namun, dalam praktiknya terjadi penyimpangan notaris membuat Perjanjian Pengikatan Jual Beli di luar wilayah jabatannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan keabsahan PPJB yang dibuat oleh notaris di luar wilayah jabatannya dan dalam memenuhi syarat sah perjanjian berdasarkan Putusan Nomor 206/Pdt.G/2020/PN Dpk, Putusan Nomor 23/Pdt/2022/PT Bdg dan Putusan Nomor 3039 K/PDT/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kasus dalam mengkaji aspek yuridis dan pertimbangan hakim berdasarkan hukum perdata dan undang-undang jabatan notaris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim pada Putusan Nomor 206/Pdt.G/2020/PN Dpk yang dikuatkan dengan Putusan Nomor 23/Pdt/2022/PT Bdg sudah tepat karena penerapan hukum sesuai dengan situasi yang faktual yaitu berfokus pada substansi perjanjian dalam proses pembuatan PPJB untuk menutupi hubungan pinjaman uang dengan jaminan sertipikat hak milik, tidak hanya proses pembuatan PPJB di luar wilayah jabatan notaris tetapi juga maksud dan tujuan pembuatan akta tidak didasarkan pada fakta yang diketahui oleh penggugat, sehingga perjanjian tersebut terdapat cacat hukum dalam proses pembuatannya karena tidak memenuhi kausa yang halal yang mengakibatkan akta tidak sah dan batal demi hukum. Sedangkan, Putusan Mahkamah Agung Nomor 3039 K/PDT/2022 hanya berfokus pada formalitas pembuatan akta dikarenakan adanya PPJB terdapat persetujuan istri memenuhi syarat sahnya perjanjian dalam Pasal 1320 KUHPerdata yang mengakibatkan akta tetap sah dan akta yang dibuat oleh notaris di luar wilayah jabatan tidak berakibat akta batal, hanya penjatuhan sanksi administratif bagi notaris.
Akta Pengikatan Jual Beli dan Akta Pengosongan yang dibuat oleh Notaris di luar wilayah jabatannya mempunyai akibat hukum yang berbeda karena perbedaan penafsiran antara putusan tingkat pertama dan banding (judex facti) dan putusan kasasi (judex juris) dalam fakta-fakta persidangan dan penerapan hukum.Pertimbangan hakim pada Putusan PN Depok Nomor 206/Pdt.G/2020/PN Dpk yang dikuatkan dengan Putusan PT Bandung Nomor 23/Pdt/2022/PT Bdg sudah tepat karena berfokus pada substansi perjanjian dan kausa yang halal.Putusan MA Nomor 3039 K/PDT/2022 lebih menekankan formalitas akta dan persetujuan istri, sehingga akta tetap sah dan hanya dikenakan sanksi administratif kepada notaris.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang telah ada, beberapa ide penelitian baru dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai dampak disparitas putusan pengadilan terhadap kepastian hukum dan kepercayaan publik terhadap akta notaris, dengan fokus pada analisis sistematis terhadap putusan-putusan terkait dan persepsi masyarakat. Kedua, penelitian dapat diarahkan untuk mengkaji efektivitas pengawasan yang dilakukan oleh Majelis Pengawas Notaris dalam mencegah pelanggaran wilayah jabatan dan memastikan kualitas pembuatan akta. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan regulasi mengenai wilayah jabatan notaris di Indonesia dengan negara-negara lain, guna mengidentifikasi praktik terbaik dan potensi perbaikan dalam sistem hukum di Indonesia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas praktik kenotariatan, memperkuat kepastian hukum, dan melindungi kepentingan masyarakat dalam transaksi properti. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta sistem hukum yang lebih adil, transparan, dan akuntabel, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
- Vol. 4 No. 4 (2024): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (Mei - Juni 2024) | Jurnal Ilmu... dinastirev.org/JIHHP/issue/view/82Vol 4 No 4 2024 JIHHP Jurnal Ilmu Hukum Humaniora dan Politik Mei Juni 2024 Jurnal Ilmu dinastirev JIHHP issue view 82
- "Kedudukan dan Akibat Hukum Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah " by Melati Pertiwi,... scholarhub.ui.ac.id/notary/vol5/iss3/3Kedudukan dan Akibat Hukum Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah by Melati Pertiwi scholarhub ui ac notary vol5 iss3 3
| File size | 291.35 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSAUINSA Sebagian melihatnya secara positif, menilai bahwa perempuan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, namun sebagian lainnya mempertanyakanSebagian melihatnya secara positif, menilai bahwa perempuan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, namun sebagian lainnya mempertanyakan
IPTSIPTS Dengan demikian diharapkan penelitian ini mampu menambah kajian ilmu pengetahuan penelitian tentang tradisi mangulosi pada masyarakat adat Batak Toba danDengan demikian diharapkan penelitian ini mampu menambah kajian ilmu pengetahuan penelitian tentang tradisi mangulosi pada masyarakat adat Batak Toba dan
IPTSIPTS Informan dalam penelitian ini meliputi kepala lingkungan, masyarakat, mahasiswa, dan anak kost. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,Informan dalam penelitian ini meliputi kepala lingkungan, masyarakat, mahasiswa, dan anak kost. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,
UNDARUNDAR Di tengah suasana tanpa norma ini terjadi peniadaan hukum, aturan seolah ditanggalkan, dan negara seakan absen kehadirannya dalam mengatur masyarakat.Di tengah suasana tanpa norma ini terjadi peniadaan hukum, aturan seolah ditanggalkan, dan negara seakan absen kehadirannya dalam mengatur masyarakat.
IJAR IAIKAPDIJAR IAIKAPD Adanya tuntutan pemegang saham untuk memperoleh return saham yang mampu mendorong manajer untuk melakukan manajemen laba. Desain penelitian yang digunakanAdanya tuntutan pemegang saham untuk memperoleh return saham yang mampu mendorong manajer untuk melakukan manajemen laba. Desain penelitian yang digunakan
OJSOJS Penelitian ini merupakan analisis deskriptif dengan pendekatan campuran (mix methoed). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi penyebaranPenelitian ini merupakan analisis deskriptif dengan pendekatan campuran (mix methoed). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi penyebaran
STAIBSLLGSTAIBSLLG Namun, pendekatan politik yang tidak mempertimbangkan nilai-nilai keagamaan seperti penolakan tegas hukum Syariah dan poligami memicu kontroversi dan reaksiNamun, pendekatan politik yang tidak mempertimbangkan nilai-nilai keagamaan seperti penolakan tegas hukum Syariah dan poligami memicu kontroversi dan reaksi
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Lembaga Wali Nanggroe merupakan organisasi independen yang tidak berada dalam rangkaian eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Ditegaskan bahwa WaliLembaga Wali Nanggroe merupakan organisasi independen yang tidak berada dalam rangkaian eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Ditegaskan bahwa Wali
Useful /
IAIN BONEIAIN BONE Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka, dimana data diperoleh melalui studi literatur yang relevan dengan pelaksanaanPenelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka, dimana data diperoleh melalui studi literatur yang relevan dengan pelaksanaan
UNDIKSHAUNDIKSHA Survei dilakukan pada 11 SMK yang terdiri dari 81 guru kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan lingkungan institusi berupa aspek kognitif,Survei dilakukan pada 11 SMK yang terdiri dari 81 guru kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan lingkungan institusi berupa aspek kognitif,
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Al-Ghazali mengklasifikasikan ilmu berdasarkan urgensi fardhu ain dan fardhu kifayah, sementara Ibn Khaldun membedakan ilmu naqliyah dan aqliyah namunAl-Ghazali mengklasifikasikan ilmu berdasarkan urgensi fardhu ain dan fardhu kifayah, sementara Ibn Khaldun membedakan ilmu naqliyah dan aqliyah namun
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah hukum normatif dan sosiologisPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah hukum normatif dan sosiologis