PROVISIPROVISI

Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan BisnisJurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan koperasi modern di Indonesia dalam mengelola sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya berorientasi pada efisiensi ekonomi, tetapi juga mempertahankan nilai-nilai kolektif seperti kebersamaan, partisipasi, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model manajemen SDM berbasis nilai kolektif dalam konteks koperasi modern. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential exploratory, di mana pendekatan kualitatif studi kasus multipel menjadi metode utama dan data kuantitatif digunakan secara terbatas sebagai pendukung. Studi dilakukan pada tiga koperasi, yaitu Kospin Jasa, Kopkun Cooperative, dan Koperasi Setia Kawan. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik thematic analysis dengan bantuan NVivo 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kolektif dioperasionalkan secara konkret dalam sistem rekrutmen, pelatihan, dan evaluasi kinerja SDM, serta didukung oleh indikator numerik berupa Indeks Kolektivitas dan indikasi peningkatan produktivitas internal rata-rata sebesar 22%. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai kolektif dapat diformulasikan sebagai komponen struktural dalam model manajemen SDM koperasi modern, yang berkontribusi pada penguatan kinerja dan keberlanjutan organisasi.

Berdasarkan hasil analisis empiris pada tiga koperasi studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa internalisasi nilai kolektif meliputi kebersamaan, partisipasi anggota, dan tanggung jawab bersama terintegrasi secara nyata dalam praktik manajemen sumber daya manusia koperasi modern.Temuan kualitatif menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut dioperasionalkan melalui mekanisme rekrutmen partisipatif, sistem penghargaan berbasis tim, dan pelatihan kolaboratif.Temuan ini diperkuat oleh indikator numerik pendukung berupa Indeks Kolektivitas (IK) dan indikasi peningkatan produktivitas internal rata-rata sebesar 22%, yang secara deskriptif menunjukkan kecenderungan hubungan positif antara tingkat internalisasi nilai kolektif dan kinerja koperasi.Kontribusi teoretis utama penelitian ini terletak pada pergeseran posisi nilai kolektif dari konsep normatif menjadi komponen struktural dalam model manajemen SDM koperasi.Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai sosial dapat dioperasionalkan secara sistematis dan dianalisis secara empiris melalui pendekatan mixed methods eksploratif, sehingga memperkaya literatur manajemen koperasi yang selama ini lebih menekankan aspek finansial dan kelembagaan.Secara praktis, hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa pengembangan koperasi modern perlu menempatkan nilai kolektif sebagai bagian integral dari desain manajemen SDM, sejajar dengan digitalisasi dan profesionalisasi organisasi.Pengurus koperasi disarankan untuk mengembangkan sistem pelatihan, evaluasi kinerja, dan insentif yang berbasis partisipasi kolektif, sementara pembuat kebijakan dapat menggunakan temuan ini sebagai dasar untuk merancang program pembinaan koperasi yang menekankan penguatan kapasitas sosial organisasi.Dengan demikian, nilai kolektif berfungsi bukan hanya sebagai fondasi etis, tetapi sebagai instrumen manajerial yang mendukung kinerja dan keberlanjutan koperasi.

Saran penelitian lanjutan yang baru berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan dalam paper ini adalah: . . 1. Mengembangkan model manajemen sumber daya manusia koperasi yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti rekrutmen, pelatihan, evaluasi kinerja, dan insentif yang berbasis partisipasi kolektif. Model ini dapat menjadi panduan strategis bagi pengurus koperasi dalam merancang kebijakan pengelolaan SDM yang berorientasi pada kesejahteraan anggota tanpa kehilangan daya saing ekonomi.. . 2. Melakukan studi longitudinal untuk menilai keberlanjutan dampak nilai kolektif terhadap kinerja koperasi dalam jangka panjang. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengamati koperasi yang telah menerapkan model manajemen SDM berbasis nilai kolektif dan mengukur kinerjanya secara berkala selama beberapa tahun. Hasil penelitian ini akan memberikan wawasan lebih dalam tentang efektivitas model tersebut dalam meningkatkan kinerja dan keberlanjutan koperasi.. . 3. Memperluas variasi konteks koperasi dengan memasukkan variabel eksternal seperti regulasi dan dukungan kebijakan. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menganalisis bagaimana kebijakan pemerintah dan regulasi yang berkaitan dengan koperasi mempengaruhi penerapan nilai kolektif dan kinerja koperasi. Hasil penelitian ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran kebijakan dalam mendukung atau menghambat penerapan nilai kolektif dalam koperasi.

  1. Strategi Peningkatan Kapasitas Manajerial dan Kepemimpinan: Mendukung Daya Saing Koperasi Bina Warga... pkm.lpkd.or.id/index.php/AksiSosial/article/view/971Strategi Peningkatan Kapasitas Manajerial dan Kepemimpinan Mendukung Daya Saing Koperasi Bina Warga pkm lpkd index php AksiSosial article view 971
  2. Artificial Intelligence in Education Management: A Systematic Review of Decision Support Systems for... doi.org/10.51903/jtie.v4i3.430Artificial Intelligence in Education Management A Systematic Review of Decision Support Systems for doi 10 51903 jtie v4i3 430
Read online
File size560.71 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test