ITATSITATS
Journal of Applied Sciences, Management and Engineering TechnologyJournal of Applied Sciences, Management and Engineering TechnologyPenggunaan teknologi seperti sistem manajemen pakan otomatis membantu menciptakan kenyamanan dalam memberi makan ayam secara teratur dan optimal. Kebanyakan peternak ayam di desa memiliki aktivitas lain seperti bekerja, sehingga mereka dapat lalai atau lupa memberi makan ternak mereka. Masalah ini menyebabkan banyak peternak gagal dalam beternak. Oleh karena itu, lahir ide untuk membuat sistem pakan ayam otomatis berbasis mikrokontroler ESP8266 yang dapat memberikan pakan secara otomatis dan teratur. Sistem ini menggunakan RTC (real time clock) sebagai input timer untuk menjalankan sistem, dan setelah waktu tertentu, ESP8266 akan memerintahkan motor DC untuk memutar sekrup spiral yang akan membawa pakan dari hopper ke tiga kontainer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa waktu pemberian makan selama 3 menit 40 detik menghasilkan 700 gram pakan, dengan kontainer pertama berisi 300 gram, kontainer kedua 200 gram, dan kontainer ketiga 200 gram.
Setelah melakukan penelitian melalui desain, pengembangan, dan pengujian sistem pakan ayam otomatis berbasis mikrokontroler, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Spesifikasi desain, dimensi dan kapasitas hopper yang diperoleh adalah panjang 400 mm, lebar 42 mm, dan tinggi 301 mm.Hopper ini dapat menampung 8,4 kg pakan.Untuk sistem konveyor, dipilih sekrup konveyor tanpa poros dengan kapasitas 16 kg/jam.Untuk mendistribusikan 700 gram pakan per sesi, sekrup membutuhkan waktu 3 menit 40 detik untuk mendistribusikan pakan ke setiap kontainer.Dalam merancang kontroler, spesifikasi komponen dan jumlah komponen yang digunakan adalah sebagai berikut.NodeMcu ESP8266, RTC DS3231, relay 5V 1 channel, step down Sy8205, motor servo MG966R, motor DC, LCD DSP-0012, adaptor 12 V, kabel male to female, kabel Awg 24, dan CCTV IPC-V380-E27-30.Dari 10 uji coba dengan waktu bervariasi untuk mencapai 700 gram pakan per sesi, hasil dari uji P7-P10 menunjukkan rata-rata pakan yang dikeluarkan adalah 710 gram.Waktu yang diperlukan adalah 3 menit 40 detik, yang dipilih sebagai durasi optimal karena keluaran pakan mendekati target 700 gram.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk mengembangkan sistem pakan otomatis yang lebih canggih dengan menambahkan fitur-fitur seperti pengukuran berat badan ayam secara otomatis, pemantauan kesehatan ayam, dan sistem pemberitahuan jika ada masalah. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan desain dan efisiensi sistem, serta mengeksplorasi penggunaan teknologi lain seperti AI untuk meningkatkan akurasi dan kinerja sistem. Dengan demikian, sistem pakan otomatis dapat menjadi lebih cerdas dan efisien, serta membantu peternak dalam mengelola pakan ayam dengan lebih baik.
| File size | 438.75 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSERAUNSERA Kegiatan KKM ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara mahasiswa dan pelaku UMKM mampu menghasilkan dampak positif yang nyata.melalui pengembanganKegiatan KKM ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara mahasiswa dan pelaku UMKM mampu menghasilkan dampak positif yang nyata.melalui pengembangan
ILMUBERSAMAILMUBERSAMA Sistem ini memanfaatkan data rating pengguna terhadap film untuk memprediksi kemungkinan ketertarikan pengguna terhadap film lain yang belum ditonton.Sistem ini memanfaatkan data rating pengguna terhadap film untuk memprediksi kemungkinan ketertarikan pengguna terhadap film lain yang belum ditonton.
UNSERAUNSERA Justifikasi persoalan perioritas dikembangkan dengan optimalisasi potensi melalui pemberdayaan masyarakat melalui dukungan program Pengabdian Kepada MasyarakatJustifikasi persoalan perioritas dikembangkan dengan optimalisasi potensi melalui pemberdayaan masyarakat melalui dukungan program Pengabdian Kepada Masyarakat
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Dengan demikian, penulis tertarik untuk melakukan penelitian terkait apa saja potensi kesalahan (human error) yang terjadi dari setiap tahap pekerjaan,Dengan demikian, penulis tertarik untuk melakukan penelitian terkait apa saja potensi kesalahan (human error) yang terjadi dari setiap tahap pekerjaan,
UNIMALUNIMAL Kinetika reaksi hidrolisis kulit pisang awak menggunakan katalis H2SO4 mengikuti reaksi orde satu, pengaruh suhu terhadap konstanta kecepatan reaksi mengikutiKinetika reaksi hidrolisis kulit pisang awak menggunakan katalis H2SO4 mengikuti reaksi orde satu, pengaruh suhu terhadap konstanta kecepatan reaksi mengikuti
POLIGONPOLIGON Pengujian alat dilakukan mulai Oktober 2018 sampai Juli 2019 di Laboratorium Mesin Umum dan Welding Politeknik Gorontalo. Hasil percobaan menunjukkan bahwaPengujian alat dilakukan mulai Oktober 2018 sampai Juli 2019 di Laboratorium Mesin Umum dan Welding Politeknik Gorontalo. Hasil percobaan menunjukkan bahwa
POLIGONPOLIGON Hasil penelitian menunjukan bahwa rancang bangun alat penggilingan cabai menggunkan motor listrik. Diketahui bahwa hasil pembuatan konstruksi alat peggilingHasil penelitian menunjukan bahwa rancang bangun alat penggilingan cabai menggunkan motor listrik. Diketahui bahwa hasil pembuatan konstruksi alat peggiling
POLIGONPOLIGON Para petani kacang tanah dalam proses pengupasan masih menggunakan cara tradisional yakni mengupas kacang tanah dengan cara dikupas dengan tangan secaraPara petani kacang tanah dalam proses pengupasan masih menggunakan cara tradisional yakni mengupas kacang tanah dengan cara dikupas dengan tangan secara
Useful /
UNIMALUNIMAL Pengujian kadar kafein dalam kopi dilakukan dengan metode Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 275 nm. Berdasarkan uji organoleptik, kopi ArabikaPengujian kadar kafein dalam kopi dilakukan dengan metode Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 275 nm. Berdasarkan uji organoleptik, kopi Arabika
UNIMALUNIMAL Pada penelitian ini yang divariasiakan adalah volume bioaktivator effective mikroorganisme (EM-4) dan Tricoderma sp dan Gliocladium sp (TRICO G) yaituPada penelitian ini yang divariasiakan adalah volume bioaktivator effective mikroorganisme (EM-4) dan Tricoderma sp dan Gliocladium sp (TRICO G) yaitu
UNSIQUNSIQ (1) Kotoran ternak sapi dapat dimanfaatkan menjadi produk yang berdaya guna dan mempunyai nilai ekonomi diantaranya sebagai biogas dan pupuk organik. (2)(1) Kotoran ternak sapi dapat dimanfaatkan menjadi produk yang berdaya guna dan mempunyai nilai ekonomi diantaranya sebagai biogas dan pupuk organik. (2)
UNSIQUNSIQ PMV hanya cocok untuk ruang yang berventilasi buatan (AC). Salah satu ruang laboratorium komputer di SMK 1 Wonosobo menggunakan gabungan ventilasi alamiPMV hanya cocok untuk ruang yang berventilasi buatan (AC). Salah satu ruang laboratorium komputer di SMK 1 Wonosobo menggunakan gabungan ventilasi alami