UMLAUMLA
SURYA: Jurnal Media Komunikasi Ilmu KesehatanSURYA: Jurnal Media Komunikasi Ilmu KesehatanRisky sexual behavior among adolescents is a significant public health concern due to its potential long-term consequences, such as unintended pregnancies, sexually transmitted infections, and psychological disorders. Spirituality and religiosity are believed to influence the likelihood of such behavior. This study aims to examine the relationship between spirituality with risky sexual behavior among adolescents. This research employed a descriptive analytic design with a cross-sectional approach. The population consisted of 864 adolescents, totaling 369 respondents selected using cluster sampling. Data were collected through SISRI-24 and Sexual Behavior questionnaire and analyzed using Spearman Rho correlation test via SPSS. The research results show that almost half of respondents are 17 years old (45,8%) and most of them are female (68,6%) and almost all of them are not dating (85,4). The findings revealed that the majority of adolescents had a middle level of spirituality (63.1%) and risky sexual behavior were categorized as low (94,6%). There was a very strong and significant relationship was found between spirituality and risky sexual behavior (p = 0.001; r = -0.887), indicating that higher levels of religiosity are associated with a lower tendency to engage in risky sexual behavior.
The results suggest that spirituality serves as a strong protective factor against risky sexual behaviour among adolescents.Religion-based interventions may serve as strategic approaches in efforts to prevent risky sexual behaviour in adolescents.This study has limitations, particularly its cross-sectional design, which precludes direct causal analysis.Further research involving spiritual intelligence interventions is essential for preventing risky sexual behavior in adolescents.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk menggali lebih lanjut bagaimana remaja menginternalisasi nilai-nilai spiritual dan bagaimana nilai-nilai tersebut memengaruhi pengambilan keputusan terkait perilaku seksual mereka. Penelitian ini dapat menggunakan metode wawancara mendalam atau focus group discussion untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif. Kedua, penelitian longitudinal diperlukan untuk menguji hubungan sebab-akibat antara spiritualitas dan perilaku seksual berisiko pada remaja. Penelitian ini dapat mengikuti kelompok remaja dari waktu ke waktu untuk melihat bagaimana perubahan tingkat spiritualitas mereka berkorelasi dengan perubahan perilaku seksual mereka. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas program berbasis spiritualitas dalam mengurangi perilaku seksual berisiko pada remaja. Program ini dapat mencakup pendidikan agama, konseling spiritual, atau kegiatan kelompok yang bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual remaja. Penelitian ini akan memberikan bukti empiris tentang bagaimana spiritualitas dapat digunakan sebagai alat untuk mencegah perilaku seksual berisiko dan meningkatkan kesehatan seksual remaja.
- Hubungan Spiritualitas dan Self Control dengan Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja di SMAN 3 Kota Sukabumi... doi.org/10.62094/jhs.v13i2.187Hubungan Spiritualitas dan Self Control dengan Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja di SMAN 3 Kota Sukabumi doi 10 62094 jhs v13i2 187
- Adolescent Premarital Sexual Behavior: A Narrative Review of Challenges, and the Vital Role of Comprehensive... e-journal.unair.ac.id/JPS/article/view/53690Adolescent Premarital Sexual Behavior A Narrative Review of Challenges and the Vital Role of Comprehensive e journal unair ac JPS article view 53690
- A Correlation Study between Spirituality and Risky Sexual Behavior in Adolescents | SURYA: Jurnal Media... doi.org/10.38040/js.v17i2.1286A Correlation Study between Spirituality and Risky Sexual Behavior in Adolescents SURYA Jurnal Media doi 10 38040 js v17i2 1286
- Predicting Factors of Pre-coital and Sexual Behaviors among Thai Muslim Adolescents: A Cross-sectional... doi.org/10.60099/prijnr.2024.262660Predicting Factors of Pre coital and Sexual Behaviors among Thai Muslim Adolescents A Cross sectional doi 10 60099 prijnr 2024 262660
| File size | 319.78 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Sekitar 43,55% perempuan muda telah menjadi ibu sebelum usia 21 tahun, terutama di wilayah pedesaan dengan akses pendidikan terbatas (2). Selain itu, tercatatSekitar 43,55% perempuan muda telah menjadi ibu sebelum usia 21 tahun, terutama di wilayah pedesaan dengan akses pendidikan terbatas (2). Selain itu, tercatat
SARI MUTIARASARI MUTIARA Dermatitis Atopik (DA) merupakan penyakit kulit kronis pruritus yang menimbulkan beban psikososial signifikan pada anak‑anakan dan keluarga, serta menurunkanDermatitis Atopik (DA) merupakan penyakit kulit kronis pruritus yang menimbulkan beban psikososial signifikan pada anak‑anakan dan keluarga, serta menurunkan
IAIN SUIAIN SU The findings indicate that the phenomenon of sex in the car is generally classified as a jarīmah tazīr, the imposition of which falls under the discretionaryThe findings indicate that the phenomenon of sex in the car is generally classified as a jarīmah tazīr, the imposition of which falls under the discretionary
JCEHJCEH Perilaku seksual berisiko pada remaja di Puskesmas dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, pengaruh teman sebaya, dan paparan media. Faktor paling dominanPerilaku seksual berisiko pada remaja di Puskesmas dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, pengaruh teman sebaya, dan paparan media. Faktor paling dominan
UNBITAGOUNBITAGO Pembahasan menegaskan pentingnya pemanfaatan strategis media sosial melalui penguatan literasi kesehatan digital, pendekatan sensitif konteks sosial budaya,Pembahasan menegaskan pentingnya pemanfaatan strategis media sosial melalui penguatan literasi kesehatan digital, pendekatan sensitif konteks sosial budaya,
UNSURUNSUR Remaja merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan mampu melanjutkan pembangunan nasional secara berkelanjutan. Salah satu tantangan yang dihadapiRemaja merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan mampu melanjutkan pembangunan nasional secara berkelanjutan. Salah satu tantangan yang dihadapi
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Namun, banyak permasalahan di luar kendali individu seperti warga binaan yang melebihi kapasitas lembaga pemasyarakatan serta kurangnya tenaga kesehatanNamun, banyak permasalahan di luar kendali individu seperti warga binaan yang melebihi kapasitas lembaga pemasyarakatan serta kurangnya tenaga kesehatan
UNTAG SMDUNTAG SMD Religiusitas mempunyai hubungan negatif dengan gaya hidup hedonisme pada remaja, yang berarti semakin baik religiusitas, semakin menurun gaya hidup hedonisme.Religiusitas mempunyai hubungan negatif dengan gaya hidup hedonisme pada remaja, yang berarti semakin baik religiusitas, semakin menurun gaya hidup hedonisme.
Useful /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Tuntutan pekerjaan seperti target waktu, kepadatan lalu lintas, dan tekanan konsumen berpotensi menimbulkan stres kerja. Penelitian ini bertujuan untukTuntutan pekerjaan seperti target waktu, kepadatan lalu lintas, dan tekanan konsumen berpotensi menimbulkan stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk
SARI MUTIARASARI MUTIARA Pengumpulan data menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk keluhan MSDs dan Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk penilaian postur. AnalisisPengumpulan data menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk keluhan MSDs dan Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk penilaian postur. Analisis
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan pengaruh persentase populasi terinfeksi Covid-19 dan indikator ketahanan pangan dalam Kabupaten Bandung menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk memodelkan pengaruh persentase populasi terinfeksi Covid-19 dan indikator ketahanan pangan dalam Kabupaten Bandung menggunakan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Upaya yang dilakukan, yaitu dengan beternak, serta pelatihan dalam pembuatan produk olahan dari hasil pertanian, misalnya dengan membuat keripik ubi danUpaya yang dilakukan, yaitu dengan beternak, serta pelatihan dalam pembuatan produk olahan dari hasil pertanian, misalnya dengan membuat keripik ubi dan