YALAMQAYALAMQA
Al-Aqlu: Jurnal Matematika, Teknik dan SainsAl-Aqlu: Jurnal Matematika, Teknik dan SainsTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis waktu dan biaya dengan Time Schedule awal menggunakan metode Time Cost Trade Off pada Proyek Pembangunan Rumah Tinggal 2 lantai. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan penelitian ini adalah metode deskriptif dengan meneliti studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan jam kerja lembur memiliki durasi optimum selama 146 HK atau 3% yang mengakibatkan bertambahnya biaya proyek karena jam kerja lembur sebesar Rp. 2.628.281,25 sehingga biaya proyek bertambah dari Rp. 767.230.000,00 menjadi Rp. 769.858.281,25. Sedangkan untuk penambahan jumlah pekerja dengan waktu optimum selama 146 HK mengakibatkan bertambahnya biaya proyek sebesar Rp 95.000,00 sehingga biaya proyek bertambah dari Rp. 767.230.000,00 menjadi Rp. 767.325.000,00. Dari hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa penambahan pekerja lebih efisien dibandingkan penambahan jam kerja lembur dengan keuntungan biaya yang lebih besar.
Penjadwalan awal proyek rumah tinggal 2 lantai seluas 220 m2 diperkirakan memerlukan 150 hari kerja.Baik penambahan jam kerja lembur maupun penambahan tenaga kerja dapat mempercepat proyek menjadi 146 hari kerja (penurunan 3%).Penambahan jam lembur meningkatkan total biaya proyek menjadi Rp 769.281, sedangkan penambahan tenaga kerja hanya menambah biaya menjadi Rp 767.000, sehingga penambahan tenaga kerja lebih efisien secara biaya.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan metode Time Cost Trade Off pada proyek perumahan berskala lebih besar dengan variasi ukuran dan kompleksitas untuk menilai keterujian hasil pada konteks yang berbeda; selanjutnya, studi dapat mengintegrasikan model produktivitas yang memperhitungkan tingkat keahlian tenaga kerja dalam analisis TCTO, sehingga dapat mengidentifikasi kombinasi optimal antara jam lembur dan penambahan pekerja berdasarkan kompetensi; terakhir, penelitian dapat menilai dampak lingkungan dan keberlanjutan ekonomi dari pilihan antara lembur dan penambahan tenaga kerja dengan melakukan analisis siklus hidup biaya, sehingga menghasilkan pedoman keputusan yang mempertimbangkan aspek biaya, waktu, serta keberlanjutan proyek konstruksi.
| File size | 305.8 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLBENGPOLBENG Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 25 artikel ilmiah yang relevan dari Indonesia dan negara berkembang lainnya. DataMetode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 25 artikel ilmiah yang relevan dari Indonesia dan negara berkembang lainnya. Data
POLNAMPOLNAM 000,00 (Satu Miliar Tujuh Ratus Sembilan Puluh Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah). Waktu pelaksanaan pekerjaan berdasarkan CCO, dengan hasil perhitungan000,00 (Satu Miliar Tujuh Ratus Sembilan Puluh Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah). Waktu pelaksanaan pekerjaan berdasarkan CCO, dengan hasil perhitungan
UMJ PremiumUMJ Premium Salah satu permasalahan yang sering terjadi yaitu waktu keterlambatan proyek disebabkan oleh kurang tepatnya perencanaan pada proyek yang mengakibatkanSalah satu permasalahan yang sering terjadi yaitu waktu keterlambatan proyek disebabkan oleh kurang tepatnya perencanaan pada proyek yang mengakibatkan
UNSULTRAUNSULTRA Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui studi dokumen, observasi lapangan, dan analisisMetode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui studi dokumen, observasi lapangan, dan analisis
UMBJMUMBJM Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi teknis tenaga perencana dan pengawas di Dinas Pekerjaan Umum (PU)Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi teknis tenaga perencana dan pengawas di Dinas Pekerjaan Umum (PU)
POLNAMPOLNAM Sedangkan dengan penambahan 2 jam dapat menghemat waktu sebesar 6,67% dimana biaya proyek ikut tereduksi sekitar 0,17%. Sedangkan durasi optimal dan biayaSedangkan dengan penambahan 2 jam dapat menghemat waktu sebesar 6,67% dimana biaya proyek ikut tereduksi sekitar 0,17%. Sedangkan durasi optimal dan biaya
UMJ PremiumUMJ Premium Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa urutan faktor yang mempengaruhi pengguna jasa dalam menentukan pemilihan penyedia pekerjaan konstruksiBerdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa urutan faktor yang mempengaruhi pengguna jasa dalam menentukan pemilihan penyedia pekerjaan konstruksi
UPSUPS Berdasarkan analisis optimasi waktu dan biaya dengan menggunakan metode time cost trade off, dapat diperoleh beberapa kesimpulan. Pertama, total durasiBerdasarkan analisis optimasi waktu dan biaya dengan menggunakan metode time cost trade off, dapat diperoleh beberapa kesimpulan. Pertama, total durasi
Useful /
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu PT. SCN dalam meningkatkan kemampuannya dalam manajemen risiko, dengan meminimalkan risiko yang terkandungTujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu PT. SCN dalam meningkatkan kemampuannya dalam manajemen risiko, dengan meminimalkan risiko yang terkandung
YALAMQAYALAMQA Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima kategori utama kesalahan, yaitu kesalahan konseptual, kesalahan logika, kesalahan prosedural, kesalahanHasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima kategori utama kesalahan, yaitu kesalahan konseptual, kesalahan logika, kesalahan prosedural, kesalahan
YALAMQAYALAMQA Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan design penelitian one group pre-tes post-tst only. HasilMetode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan design penelitian one group pre-tes post-tst only. Hasil
UPSUPS Algoritma Naive Bayes dan Algoritma regresi logistik. Dari kedua algoritma hasil eksperimen algoritma Algoritma Naive Bayes menunjukkan tingkat akurasiAlgoritma Naive Bayes dan Algoritma regresi logistik. Dari kedua algoritma hasil eksperimen algoritma Algoritma Naive Bayes menunjukkan tingkat akurasi