PUSKOMCERIAPUSKOMCERIA

Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan TeknologiPena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Tanaman obat keluarga adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Pemanfaatan Tanaman obat keluarga (TOGA) umumnya untuk pengobatan secara umum seperti batuk, dan sakit perut. Penanaman tanaman obat di pekarangan selain untuk obat, juga dapat digunakan dengan baik sebagai penghias pekarangan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemahaman masyarakat dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga di Desa Pacar Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini berfokus pada identifikasi jenis-jenis tanaman obat keluarga yang umum digunakan, bagian tanaman yang dimanfaatkan, dan cara penggunaan tanaman obat keluarga (TOGA). Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini adalah purposive sampling, dan kuesioner yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari beberapa pertanyaan semi terbuka yaitu multiple choice dan essay. Hasil pada penelitian ini menunjukkan semua responden pernah melakukan pengobatan menggunakan TOGA, sebanyak 51% responden menggunakan TOGA untuk mengobati penyakit flu/batuk, jangka waktu dalam pengobatan yaitu 1 minggu bahkan lebih dari 1 minggu dengan tingkat efektivitas mencapai 85%. Mayoritas responden yang menggunakan jahe sebanyak 51%, sereh 18%, dan kunyit 14%. Informasi tentang TOGA sebagian diperoleh dari media sosial 41%, dan warisan keluarga secara turun temurun sebanyak 39%. Bagian TOGA yang paling umum digunakan yaitu rimpang 75%, dan keamanan penggunaan aman jika digunakan secara tepat. Sebagian besar responden mendapatkan TOGA dengan membeli dan aturan penggunaannya 2-3 kali sehari, dengan cara pengolahannya direbus, dirajang, dan diparut.

Masyarakat Desa Pacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan menggunakan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai alternatif pengobatan.Jahe, kunyit, dan sereh adalah tanaman yang paling umum digunakan untuk meningkatkan imunitas tubuh.Penggunaan TOGA umumnya dilakukan dengan mengolah bagian rimpang, daun, dan batang tanaman.TOGA digunakan untuk mengobati flu/batuk selama 3 hari hingga 1 minggu dengan tingkat efektivitas 85%.Informasi tentang TOGA diperoleh melalui media sosial atau warisan keluarga.TOGA dianggap aman jika digunakan secara benar, dan sebagian besar masyarakat membeli tanaman tersebut.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas spesifik tanaman TOGA seperti jahe dan kunyit dalam mengatasi kondisi kesehatan tertentu. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan TOGA dalam masyarakat. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan metode pemanfaatan TOGA yang lebih inovatif, seperti kombinasi dengan teknologi modern, untuk meningkatkan efektivitas dan keamanan pengobatan tradisional.

Read online
File size341.72 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test