ATIDEWANTARAATIDEWANTARA

SINGKERRUSINGKERRU

Program pengabdian ini dilaksanakan di Desa Kambo, Palopo, untuk meningkatkan nilai tambah sirup kecombrang (patikala) melalui klasterisasi UMKM, pelatihan pengemasan, dan pemasaran digital. Kegiatan mencakup pelatihan teknik pengemasan higienis, desain label, serta optimalisasi media sosial seperti WhatsApp Business dan Facebook Marketplace. Program ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga dan anggota kelompok wanita tani. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan dalam pengemasan serta kemampuan membuat dan mengelola akun bisnis digital. Sebuah klaster usaha kecil terbentuk dan berkomitmen untuk memproduksi sirup secara rutin. Kegiatan ini memperkuat peran masyarakat dalam kewirausahaan lokal berbasis potensi daerah.

Kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa pelatihan klasterisasi, pengemasan, dan pemasaran digital mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal.Klaster usaha sirup patikala Desa Kambo menjadi contoh pemberdayaan berbasis potensi daerah yang dapat direplikasi di wilayah lain.Disarankan kegiatan lanjutan seperti pendampingan legalitas produk dan pelatihan branding.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak pendampingan legalitas produk, seperti sertifikasi dan perizinan, terhadap akses pasar dan peningkatan pendapatan UMKM sirup kecombrang. Selanjutnya, studi tentang strategi branding yang melibatkan storytelling dan indikasi geografis dapat dievaluasi mengenai persepsi konsumen dan kesediaan membayar yang lebih tinggi. Selain itu, evaluasi skala luas pelatihan pemasaran digital dengan penggunaan platform e‑commerce dan aplikasi mobile dapat menilai keberlanjutan serta efektivitas jangka panjang dalam memperluas jangkauan pemasaran di beberapa desa sekaligus.

Read online
File size288.48 KB
Pages3
DMCAReport

Related /

ads-block-test