LAKASPIALAKASPIA
Jurnal Ilmiah Guru MadrasahJurnal Ilmiah Guru MadrasahPerkembangan ilmu pengetahuan kontemporer menimbulkan perbedaan orientasi nilai antara tradisi Barat dan Islam. Ilmu Barat menekankan objektivitas, netralitas nilai, dan aspek teknis-empiris, sedangkan tradisi Islam mengintegrasikan nilai moral, spiritual, dan tujuan kemaslahatan (maqāṣid al-syarīah). Perbedaan ini memiliki implikasi signifikan terhadap Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya dalam pembentukan karakter, etika, dan spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep aksiologi ilmu dalam perspektif Barat dan Islam serta menilai implikasinya terhadap praktik PAI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melibatkan seleksi literatur primer dan sekunder yang relevan mengenai filsafat ilmu Barat dan Islam, aksiologi ilmu, serta pendidikan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dan komparatif untuk menafsirkan orientasi nilai, tujuan ilmu, serta implikasi pendidikan dari kedua tradisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ilmu Barat awalnya menekankan netralitas nilai dan objektivitas, namun pemikiran kontemporer mulai menekankan integrasi etika dan nilai moral. Sebaliknya, ilmu dalam tradisi Islam secara konsisten mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman empiris dengan orientasi moral, spiritual, dan kemaslahatan. Temuan ini menegaskan bahwa PAI sebaiknya dikembangkan secara holistik, mencakup aspek kognitif, etis, dan spiritual, sehingga peserta didik tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga bermoral dan bertanggung jawab sosial. Kebaruan artikel ini terletak pada analisis komparatif antara paradigma aksiologi Barat dan Islam untuk memperkuat praktik PAI sebagai wahana pembentukan karakter dan filter moral terhadap ilmu serta teknologi modern.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa aksiologi ilmu dalam tradisi Barat cenderung menekankan netralitas nilai, objektivitas, dan pendekatan teknis-empiris, sementara tradisi Islam mengintegrasikan dimensi moral, spiritual, dan intelektual dengan landasan tauhid dan maqāṣid al-syarīah.Perbedaan mendasar ini berimplikasi pada orientasi pendidikan, di mana PAI perlu dikembangkan secara holistik dengan mengintegrasikan aspek kognitif, etis, dan spiritual.Dengan demikian, PAI dapat membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan bertanggung jawab secara sosial, serta menjadi filter nilai terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang telah ada, beberapa ide penelitian baru dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana implementasi kurikulum PAI yang terintegrasi dengan nilai-nilai aksiologis Islam dapat meningkatkan karakter moral dan spiritual siswa di berbagai jenjang pendidikan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas pendekatan PAI yang berbasis aksiologi Islam dengan pendekatan pendidikan karakter lainnya dalam membentuk perilaku etis dan tanggung jawab sosial siswa. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan guru PAI yang mampu menginternalisasi dan mengaplikasikan prinsip-prinsip aksiologi Islam dalam proses pembelajaran, sehingga guru dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat fondasi moral dan spiritual pendidikan Islam di Indonesia, serta menghasilkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
- Teknologi Sebagai Kegiatan Manusia Dalam Era Modern Kehidupan Masyarakat | Saturnus: Jurnal Teknologi... journal.arteii.or.id/index.php/Saturnus/article/view/157Teknologi Sebagai Kegiatan Manusia Dalam Era Modern Kehidupan Masyarakat Saturnus Jurnal Teknologi journal arteii index php Saturnus article view 157
- Transformasi Pendidikan Abad 21 dalam Merealisasikan Sumber Daya Manusia Unggul Menuju Indonesia Emas... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/5030Transformasi Pendidikan Abad 21 dalam Merealisasikan Sumber Daya Manusia Unggul Menuju Indonesia Emas jbasic index php basicedu article view 5030
- Aksiologi: Peran Filsafat Ilmu Dalam Transformasi Nilai Dalam Masyarakat | Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial,... penerbitadm.pubmedia.id/index.php/iso/article/view/2512Aksiologi Peran Filsafat Ilmu Dalam Transformasi Nilai Dalam Masyarakat Jurnal ISO Jurnal Ilmu Sosial penerbitadm pubmedia index php iso article view 2512
- Landasan Filosofis-Teologis dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam | AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan... ejournal.insuriponorogo.ac.id/index.php/almikraj/article/view/4204Landasan Filosofis Teologis dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam AL MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan ejournal insuriponorogo ac index php almikraj article view 4204
| File size | 347.28 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUMS Metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konsep negara kesejahteraan. Hasil penelitian menunjukkanMetode yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konsep negara kesejahteraan. Hasil penelitian menunjukkan
UMSUMS Selain itu, perjanjian ini dapat menimbulkan kerugian bagi semua pihak yang terlibat, termasuk warga negara asing yang kehilangan haknya dan warga negaraSelain itu, perjanjian ini dapat menimbulkan kerugian bagi semua pihak yang terlibat, termasuk warga negara asing yang kehilangan haknya dan warga negara
LAKASPIALAKASPIA Penelitian ini bertujuan mengkaji posisi sentral akal (aql) dalam sistem teologi dan filsafat pemikiran Abduh serta implikasinya terhadap reformasi pemikiran,Penelitian ini bertujuan mengkaji posisi sentral akal (aql) dalam sistem teologi dan filsafat pemikiran Abduh serta implikasinya terhadap reformasi pemikiran,
LAKASPIALAKASPIA Artikel ini membahas pemikiran filsafat klasik Barat, khususnya Plato, dalam konteks pembangunan karakter dan pengetahuan manusia. Plato menekankan pendidikanArtikel ini membahas pemikiran filsafat klasik Barat, khususnya Plato, dalam konteks pembangunan karakter dan pengetahuan manusia. Plato menekankan pendidikan
LAKASPIALAKASPIA Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kegiatan ekstrakurikuler sebagai sarana mengembangkan potensi, minat, dan karakter siswa, termasuk melaluiPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kegiatan ekstrakurikuler sebagai sarana mengembangkan potensi, minat, dan karakter siswa, termasuk melalui
LAKASPIALAKASPIA Pendidikan Islam bertujuan mengembangkan peserta didik secara holistik yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta pembinaan iman, akhlak,Pendidikan Islam bertujuan mengembangkan peserta didik secara holistik yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta pembinaan iman, akhlak,
LAKASPIALAKASPIA Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan digital dalam pemanfaatan AI di bidang pendidikan, dengan fokus pada tantangan aksesibilitas dan implikasinyaArtikel ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan digital dalam pemanfaatan AI di bidang pendidikan, dengan fokus pada tantangan aksesibilitas dan implikasinya
UNSURUNSUR Penilaian kinerja yaitu evaluasi sistematis dalam memahami kinerja dan kemampuan karyawan, sehingga fakultas dapat merencanakan kenaikan gaji, promosi,Penilaian kinerja yaitu evaluasi sistematis dalam memahami kinerja dan kemampuan karyawan, sehingga fakultas dapat merencanakan kenaikan gaji, promosi,
Useful /
LAKASPIALAKASPIA These tendencies are reflected in careful wording, controlled intonation, and the management of interpersonal distance and eye contact, particularly inThese tendencies are reflected in careful wording, controlled intonation, and the management of interpersonal distance and eye contact, particularly in
LAKASPIALAKASPIA Dalam konteks tersebut, memberi salam merupakan bentuk habituasi yang bernilai spiritual dan sosial karena mengandung doa, penghormatan, serta etika dalamDalam konteks tersebut, memberi salam merupakan bentuk habituasi yang bernilai spiritual dan sosial karena mengandung doa, penghormatan, serta etika dalam
LAKASPIALAKASPIA Kajian agama dalam tradisi akademik Barat menempatkannya sebagai fenomena sosial-psikologis yang lahir dari sejarah dan rasionalitas manusia. Sebaliknya,Kajian agama dalam tradisi akademik Barat menempatkannya sebagai fenomena sosial-psikologis yang lahir dari sejarah dan rasionalitas manusia. Sebaliknya,
UNSURUNSUR Data dalam jumlah besar dapat digunakan untuk mengidentifikasi suatu pola tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah mahasiswa baru yangData dalam jumlah besar dapat digunakan untuk mengidentifikasi suatu pola tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah mahasiswa baru yang