UNIMAUNIMA
KOMPETENSIKOMPETENSITujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan Word Cards mampu meningkatkan kosakata siswa. Siswa di SMP NEGERI 6 KAKAS pada tahun akademik 2019/2020 dipilih sebagai subjek studi, khususnya kelas tujuh yang terdiri dari 18 siswa. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan satu kelompok pre-test dan post-test. Penelitian ini terdiri dari lima pertemuan. Pertama peneliti memberikan pretest, kemudian perlakuan, dan terakhir posttest. Teknik dalam mengumpulkan data menggunakan tes sebagai instrumen dalam bentuk tes cocokan yang terdiri dari 25 soal. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa Word Cards efektif dalam meningkatkan kosakata siswa di mana post-test lebih tinggi dari pre-test. Nilai rata-rata pre-test adalah 8,27 dan nilai rata-rata post-test adalah 14,61. Dapat dikatakan bahwa Word Card dianggap efektif untuk meningkatkan kosakata siswa.
Setelah menganalisis data, ditemukan bahwa kosakata siswa pada post-test lebih tinggi daripada pre-test.Hal ini berarti siswa dapat meningkatkan kosakata mereka dengan menggunakan Word Cards.Dapat dilihat dari rata-rata skor siswa untuk tes kosakata pada pre-test (T1) adalah 8,27, dan tes kosakata pada post-test (T2) adalah 14,61.Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Word Cards dianggap efektif untuk meningkatkan kosakata siswa.Siswa menentukan kata dengan maknanya dengan menggunakan kata dalam kartu, akhirnya meningkatkan rata-rata kata dalam bermain, siswa dapat menebak dengan benar, siswa menulis kata-kata dalam bermain menebak kata dalam proses belajar mengajar.Penggunaan kata dalam kalimat sederhana dengan menggunakan tebakan dari guru membuat kartu kata.Akhirnya juga meningkatkan kartu kata menjadi kata sederhana, siswa berlatih menggunakan kata sederhana yang bisa mereka tebak apakah benar atau salah maknanya.
Penelitian lanjutan dapat menggali media alternatif selain Word Cards untuk meningkatkan kosakata, seperti penggunaan teknologi digital atau gambar interaktif. Selain itu, perlu diteliti dampak jangka panjang penggunaan Word Cards terhadap kemampuan siswa dalam berkomunikasi secara umum, bukan hanya pada tes tertentu. Terakhir, penelitian dapat mengkaji integrasi Word Cards dengan metode pembelajaran lain, seperti pembelajaran berbasis proyek atau kolaboratif, untuk melihat efektivitasnya dalam konteks pembelajaran yang lebih kompleks.
| File size | 291.77 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA Beberapa masalah berbicara di SMKN 1 Kersana, Kabupaten Brebes menarik perhatian peneliti untuk melakukan penelitian ini sebagai upaya untuk membantu siswaBeberapa masalah berbicara di SMKN 1 Kersana, Kabupaten Brebes menarik perhatian peneliti untuk melakukan penelitian ini sebagai upaya untuk membantu siswa
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Peningkatan ini tercermin dalam proses pembelajaran maupun hasil belajar. Sepanjang proses, siswa menunjukkan fokus, antusiasme, dan partisipasi yang lebihPeningkatan ini tercermin dalam proses pembelajaran maupun hasil belajar. Sepanjang proses, siswa menunjukkan fokus, antusiasme, dan partisipasi yang lebih
USIUSI Data dikumpulkan melalui pre‑test dan post‑test, dan analisis statistik menunjukkan rata‑rata skor meningkat sebesar 14 poin, standar deviasi 71,Data dikumpulkan melalui pre‑test dan post‑test, dan analisis statistik menunjukkan rata‑rata skor meningkat sebesar 14 poin, standar deviasi 71,
UNDIKSHAUNDIKSHA Sehingga, dapat disimpulkan bahwa media flashcard digital dinilai layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran siswa untuk meningkatakn penguasaan kosakataSehingga, dapat disimpulkan bahwa media flashcard digital dinilai layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran siswa untuk meningkatakn penguasaan kosakata
UNWAHAUNWAHA Hasil dari validator ahli materi didapatkan sebesar 82,5% dan 90% dalam kategori Sangat Setuju. Selain itu, hasil dari validator ahli media didapatkanHasil dari validator ahli materi didapatkan sebesar 82,5% dan 90% dalam kategori Sangat Setuju. Selain itu, hasil dari validator ahli media didapatkan
JURNALBKJURNALBK Hal ini ditunjukkan oleh data bahwa nilai 31,77 mengindikasikan korelasi yang sangat tinggi antara penguasaan kosakata dan pemahaman membaca. PerhitunganHal ini ditunjukkan oleh data bahwa nilai 31,77 mengindikasikan korelasi yang sangat tinggi antara penguasaan kosakata dan pemahaman membaca. Perhitungan
STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA Penelitian menunjukkan bahwa melalui dongeng Thumbelina dan Pinocchio, siswa menjadi lebih mudah memahami materi, memperbanyak kosakata, serta lebih aktifPenelitian menunjukkan bahwa melalui dongeng Thumbelina dan Pinocchio, siswa menjadi lebih mudah memahami materi, memperbanyak kosakata, serta lebih aktif
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Guru juga diberikan kuesioner untuk mengetahui persepsi mereka terhadap penggunaan TPR dan YouTube; hasilnya menunjukkan bahwa pengetahuan mereka tentangGuru juga diberikan kuesioner untuk mengetahui persepsi mereka terhadap penggunaan TPR dan YouTube; hasilnya menunjukkan bahwa pengetahuan mereka tentang
Useful /
UNDIKSHAUNDIKSHA Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA sebanyak 70 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan dataSampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA sebanyak 70 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data
UNDIKSHAUNDIKSHA Abstrak ini menjelaskan penelitian tentang dampak media sosial pada perilaku konsumen, termasuk faktor utama seperti pengaruh iklan daring, endorsmentAbstrak ini menjelaskan penelitian tentang dampak media sosial pada perilaku konsumen, termasuk faktor utama seperti pengaruh iklan daring, endorsment
UNDIKSHAUNDIKSHA Tidak ditemukan perbedaan signifikan pada rasio keuangan CR, DER, TATO, ROA, dan ROE sebelum dan sesudah akuisisi. Akuisisi yang dilakukan oleh perusahaanTidak ditemukan perbedaan signifikan pada rasio keuangan CR, DER, TATO, ROA, dan ROE sebelum dan sesudah akuisisi. Akuisisi yang dilakukan oleh perusahaan
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Sampah sisa makanan merupakan penyumbang terbesar di Indonesia yakni sekitar 40%, sampah kayu/ranting/daun sebesar 17%, plastik sebesar 16%, kertas sebesarSampah sisa makanan merupakan penyumbang terbesar di Indonesia yakni sekitar 40%, sampah kayu/ranting/daun sebesar 17%, plastik sebesar 16%, kertas sebesar