INDOCHEMBULLINDOCHEMBULL

Oxygenius: Journal Of Chemistry EducationOxygenius: Journal Of Chemistry Education

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran kimia dengan mengusung pendekatan kontekstual pada materi ikatan kimia. Model pengembangan yang digunakan adalah 4‑D Thiagarajan dengan tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), serta penyebaran (disseminate). Pada tahap pendefinisian, dilakukan analisis awal, analisis kebutuhan peserta didik, analisis tugas, analisis konsep, serta analisis tujuan pembelajaran. Informasi dari tahap ini digunakan untuk merancang media pembelajaran. Media dirancang menggunakan PowerPoint, dikonversi ke format HTML5 dengan HTML5Point, dan diubah menjadi file APK menggunakan Web APK 2 Builder. Hasilnya adalah aplikasi pembelajaran bernama “Ikatan Kimia. Pada tahap pengembangan, dilakukan validasi dan instrumen penilaian dari Sriadhi. Berdasarkan uji validitas, media memperoleh skor rata‑rata 4,72 untuk aspek isi materi dan 4,25 untuk aspek konstruksi media, sehingga mendapat kategori “Sangat Layak untuk diujicobakan. Uji coba terbatas menunjukkan respon positif dari guru dan peserta didik, dengan skor rata‑rata keseluruhan masing‑masing sebesar 4,83 dan 4,54 yang termasuk dalam kategori akseptansi “Sangat Tinggi. Pada tahap penyebaran, aplikasi dibagikan kepada guru kimia farmasi di SMK Yadika Manado melalui Google Drive dan WhatsApp. Dengan demikian, aplikasi “Ikatan Kimia layak digunakan sebagai media pembelajaran kontekstual pada materi ikatan kimia.

Aplikasi “Ikatan Kimia berhasil dikembangkan dengan model 4‑D Thiagarajan dan terbukti layak secara validitas (skor rata‑rata 4,72 untuk isi materi dan 4,25 untuk konstruksi media).Uji coba terbatas menunjukkan respon sangat positif dari guru dan siswa, dengan nilai rata‑rata masing‑masing 4,83 dan 4,54, masuk kategori “Sangat Tinggi.Secara keseluruhan, aplikasi tersebut memenuhi kriteria kelayakan sebagai media pembelajaran kontekstual dan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang ikatan kimia.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana integrasi fitur augmented reality (AR) dalam aplikasi “Ikatan Kimia mempengaruhi pemahaman konsep ikatan kovalen pada siswa SMK, dengan menggunakan desain eksperimen quasi‑experimental. Selain itu, studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak penggunaan aplikasi berbasis kontekstual terhadap motivasi belajar kimia selama satu tahun ajaran penuh, serta mengidentifikasi faktor‑faktor yang memoderasi efektivitasnya. Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan versi aplikasi yang mendukung pembelajaran kolaboratif melalui modul multiplayer, kemudian menguji apakah interaksi antar siswa meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah dalam topik ikatan kimia.

Read online
File size1.15 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test